
Bola.net - Perhatian publik kembali menyasar ke kiper Timnas Indonesia, Andritany Ardhiyasa. Komentar negatif bermunculan menyusul performa buruk yang ia tunjukkan saat Skuat Garuda bertemu Malaysia di laga kualifikasi Piala Dunia 2022, Kamis (5/9/2019).
Gawang Timnas Indonesia kebobolan tiga kali dalam pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, itu. Selain itu, pasukan Simon McMenemy juga takluk 2-3 dari Malaysia.
Ini artinya dalam tiga laga terakhir, Timnas Indonesia sudah kebobolan tujuh gol. Sebelumnya, ketika melawan Vanuatu pada 15 Juni lalu, gawang Timnas Indonesia yang dikawal Andritany memang clean sheet.
Tapi, melihat kualitas Vanuatu, tentu kita sepakat clean sheet dalam pertandingan itu tak istimewa. Gawang Tim Garuda benar-benar diuji saat berhadapan dengan Yordania.
Andritany kebobolan empat gol setelah Timnas Indonesia takluk 1-4 dari Yordania pada 11 Juni 2019. Kebobolan tujuh gol dari tiga pertandingan terakhir Timnas Indonesia, posisi Andritany mungkin perlu dipertimbangkan.
Kemarin malam, Andritany dianggap berperan dalam dua gol terakhir Malaysia ke gawangnya. Sebelum Syafiq Ahmad menjebol gawang Timnas Indonesia pada menit ke-66, terjadi kemelut di depan gawang akibat Andritany salah antisipasi sehingga tidak mampu menangkap bola hasil sepak pojok Malaysia.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Blunder
Ketika crossing dikirimkan untuk disundul Syafiq Ahmad, posisi Andritany malah di belakang penyerang Malaysia itu. Kemudian, saat gol ketiga Malaysia melalui Mohamadou Sumareh, Andritany tampak gagap menghalau crossing mendatar lawan.
Kiper Persija Jakarta itu menjulurkan kaki untuk menghalau, tapi tidak mengenai bola. Dalam posisinya yang buruk, Andritany tidak mampu lagi memblok tendangan Sumareh pada menit ke- 90+7.
Setelah pertandingan usai, warganet Indonesia pencinta Timnas pun ramai-ramai menyalahkan Andritany, karena dianggap kerap melakukan blunder dalam pertandingan kontra Malaysia. Tidak sedikit yang meminta Andritany diistirahatkan dan memberi kesempatan kepada kiper lain.
Kiper Lain
Di bangku cadangan, ada Angga Saputra dan Teja Pakualam, yang posisinya juga kiper. Angga Saputra tampil bagus bersama Tira Persikabo musim ini, sehingga mungkin layak mendapat kesempatan pada laga kualifikasi Piala Dunia 2022 berikutnya melawan Thailand pada 10 September nanti.
Sumber: Liputan6.com/Penulis Windi Wicaksono/Editor Achmad Yani Yustiawan
Published: 6 September 2019
Baca Juga:
- Kerusuhan Suporter, Paguyuban Suporter Timnas Indonesia Minta Maaf
- KPSN: Kerusuhan Oknum Suporter Timnas Indonesia Memalukan
- PSSI Minta Suporter Introspeksi Jelang Timnas Indonesia Vs Thailand
- Ratu Tisha: PSSI Pasrah Disanksi FIFA
- Minta Maaf ke Malaysia, Menpora Minta Kepolisian Mengusut Kerusuhan Suporter
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alberto Goncalves, Pemain Naturalisasi Terbaik di Timnas Indonesia
Tim Nasional 7 September 2019, 23:41
-
Thailand dan Masalah Satu Striker Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia
Tim Nasional 7 September 2019, 23:13
-
Otavio Dutra Bersabar Jadi Pendukung Timnas Indonesia
Tim Nasional 7 September 2019, 23:03
-
Faktor Nonteknis di Balik Kekalahan Timnas Indonesia dari Malaysia
Tim Nasional 7 September 2019, 22:42
-
Suporter Belum Dewasa, Indonesia Belum Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20?
Tim Nasional 7 September 2019, 22:32
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko 10 Juli 2026
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:10
-
Belgia Sindir Donald Trump dan FIFA Usai Singkirkan Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:06
-
Amerika Serikat Kesulitan Mengimbangi Permainan Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:40
-
Azzedine Ounahi, Bocah Casablanca yang Kini Jadi Harapan Maroko
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:29
-
Bagaimana Didier Deschamps Mengubah Wajah Prancis
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:23
-
Portugal Kini Menatap Masa Depan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 16:23
-
Kekuatan Belgia Memang di Atas Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 15:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR