
Bola.net - Timnas Irak memiliki kenangan manis dengan Indonesia. Pada 29 Juli 2007, Irak berhasil menjuarai Piala Asia 2007 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat.
Dalam pertandingan final yang digelar di SUGBK itu, Irak mengalahkan Arab Saudi. Tim berjuluk Singa Mesopotamia tersebut menang dengan skor tipis 1-0.
Younis Mahmoud menjadi pencetak gol kemenangan Irak. Golnya pada menit ke-73 tidak mampu disamakan sampai pertandingan bubar.
Ketika itu, Irak ditangani pelatih asal Portugal, Jorvan Vieira. Ia beradu taktik dengan arsitek Arab Saudi dari Brasil, Helio Cezar Pinto.
Sepanjang sejarah, baru kali itu Irak menjadi kampiun Piala Asia. Oleh karenanya, Indonesia selalu ada dalam memori penggawa sepak bola Irak dari generasi ke generasi.
Perjalanan dari Fase Grup
#OnThisDay in 2007, the first-ever multi host AFC Asian Cup kicks off in Thailand! pic.twitter.com/hfVahUSZEj
— #AsianCup2023 (@afcasiancup) July 7, 2019
Piala Asia 2007 berlangsung di empat negara yaitu Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Vietnam. Namun, partai perebutan peringkat ketiga dan final digelar di Jakarta.
Pada babak penyisihan, Younis Mahmoud Cs tergabung dalam Grup A yang bermain di Bangkok. Fase grup dilalui Irak lewat persaingan ketat.
Pada matchday pertama, Irak bermain imbang 1-1 dengan tuan rumah Thailand. Lalu pada laga kedua, Singa Mesopotamia menang 3-1 atas Australia.
Pada pertandingan ketiga, Irak bermain seri 0-0 dengan Oman. Total, lima poin dikumpulkan tim asuhan Jorvan Vieira itu untuk lolos ke babak delapan besar sebagai juara Grup A.
Dalam babak perempat final, Irak bertemu Vietnam. Pertandingan masih berlangsung di Bangkok, dan Irak menang 2-0 lewat dwigol Younis Mahmoud.
Melaju ke babak semifinal, Irak menghadapi Korea Selatan. Laga berlangsung sengit sampai waktu normal 2x45 menit berakhir sama kuat 0-0, dan skor itu bertahan hingga 2x15 menit perpanjangan waktu.
Pertandingan lantas diteruskan dengan babak adu penalti. Irak dalam drama tos-tosan ini menang 4-3 di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia.
Kemudian di pertandingan final seperti kita ketahui Irak tampil di Jakarta. Lawannya adalah Arab Saudi dan Singa Mesopotamia berhasil menang 1-0.
Sundulan Mengunci Kemenangan
When a dream became reality.#OnThisDay in 2007, #Iraq were crowned Champions of Asia against all odds! 🏆🇮🇶 pic.twitter.com/RNpSLljp8O
— Iraq National Team (@IraqNT_EN) July 29, 2020
Gol yang mengantarkan Irak menjadi juara tercipta lewat sundulan. Younis Mahmoud berhasil menanduk bola kiriman sepak pojok dari Hawar Mulla Mohammed.
Setelah unggul 1-0, Irak langsung mengunci rapat permainan. Mereka bermain lebih ke dalam untuk menahan gempuran bertubi-tubi dari Arab Saudi.
Setelah melalui banyak momen-momen dramatis di menit-menit terakhir, Irak akhirnya memastikan tampil sebagai juara. Peluit panjang dari wasit Mark Sheild asal Australia menandakan Singa Mesopotamia berhasil meraih trofi juara Piala Asia untuk pertama kalinya.
Di akhir turnamen, Younis Mahmoud terpilih sebagai pemain terbaik. Ia juga berbagi gelar top skor dengan pemain Jepang, Naohiro Takahara.
Bagi Jorvan Vieira, keberhasilan mengantar Irak juara jadi momen terakhir sebagai pelatih kepala. Ia memutuskan mundur sebagai juru taktik Irak karena merasa telah mencapai puncak prestasi di Asia.
Era Setelah Juara

Setelah keluar sebagai juara Piala Asia 2007, Irak hingga kini belum pernah lolos ke Piala Dunia. Mereka terakhir kali bermain dalam turnamen sepak bola paling bergengsi di muka bumi itu pada 1986.
Di Piala Asia, Irak juga belum mampu mengulang prestasi pada 2007. Dalam penyelenggaraan edisi 2011, 2015, dan 2019, Irak paling bagus hanya menempati peringkat keempat, bahkan di 2019 hanya sampai babak 16 besar.
Di Piala Asia 2023 yang akan berlangsung pada Januari hingga Februari 2024, Irak juga lolos ke putaran final. Patut ditunggu bagaimana hasilnya.
Adapun saat ini, Irak sedang berjuang untuk mengulang lolos ke Piala Dunia. Indonesia jadi salah satu lawan Irak pada putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Grup F.
Jadwal Grup F November 2023

Kamis, 16 November 2023
- 18:00 WIB - Filipina vs Vietnam
- 21:45 WIB - Irak vs Timnas Indonesia - RCTI
Selasa, 21 November 2023
- 18:00 WIB - Filipina vs Timnas Indonesia - RCTI
- 19:00 WIB - Vietnam vs Irak
(Bola.net/Fitri Apriani)
Jangan Lewatkan!
- Daftar Nomor Punggung Timnas Indonesia Vs Irak: Adam Alis No 10, Egy Maulana Vikri Out!
- Jadwal Negara ASEAN di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Hari Ini: Siapa Lawan Vietnam dan Malaysia?
- Jadwal Lengkap Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Bulan Ini, 16-22 November 2023
- Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Irak di RCTI Hari Ini, Kamis 16 November 2023
- Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Momen-momen Menarik Irak vs Timnas Indonesia: Gol Debut Pattynama, Ada yang Diem-dieman
Tim Nasional 16 November 2023, 23:54
-
Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026: Irak 5-1 Timnas Indonesia
Tim Nasional 16 November 2023, 23:39
-
Pakai Baju Batik, Ragnar Oratmangoen Nonton Timnas Indonesia U-17 di Stadion GBT
Galeri 16 November 2023, 21:26
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Lecce vs Roma - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 6 Januari 2026, 17:00
-
AC Milan Cari Bek Baru, Nathan Ake Jadi Peluang atau Sekadar Mimpi?
Liga Italia 6 Januari 2026, 15:28
-
Prediksi West Ham vs Nottingham Forest 7 Januari 2026
Liga Inggris 6 Januari 2026, 15:19
-
Luapan Emosi Gonzalo Garcia Usai Cetak Hattrick di Laga Madrid vs Betis
Liga Spanyol 6 Januari 2026, 14:57
-
Prediksi Pisa vs Como 6 Januari 2026
Liga Italia 6 Januari 2026, 14:43
-
Sebut Wasit Mafia, Fabio Capello Buru-buru Beri Klarifikasi Penting
Liga Italia 6 Januari 2026, 14:13
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40





















KOMENTAR