
Bola.net - Pelatih Timnas Indonesia, Nil Maizar menegaskan bahwa pihaknya tidak berpikir meraih hasil draw saat menghadapi Malaysia di pertandingan terakhir Piala AFF 2012 Grup B di Stadion Bukit Jalil Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (1/12).
Hasil imbang, jika dilihat dari perolehan poin timnas saat ini, bakal cukup membawa Bambang Pamungkas dan kawan-kawan ke babak semifinal. Saat ini Timnas Garuda telah mengumpulkan empat poin dari dua pertandingan.
"Kita tak berpikir draw saat lawan Malaysia. Kita harus meraih hasil yang terbaik," kata mantan pelatih Semen Padang di sela latihan Timnas di Kuala Lumpur, Kamis.
Jika mampu menang atas tuan rumah Malaysia bisa dipastikan Indonesia akan menjadi juara Grup B dengan tujuh poin. Jumlah poin ini tidak akan terkejar oleh Singapura meski di pertandingan terakhir nanti menang atas Laos.
Guna meraih hasil maksimal di pertandingan terakhir, kata Nil Maizar, pihaknya terus memantau kondisi pemain. Apalagi saat menghadapi Singapura stamina pemain terkuras. "Saat ini kami memberi kesempatan pada pemain untuk melakukan peregangan. Mereka butuh mengembalikan stamina secepatnya," kata pria asal Sumatra Barat itu.
Usai mengalahkan Singapura, Skuad Garuda tidak langsung melakukan latihan keras. Semua pemain yang ada hanya melakukan latihan ringan dan pemain yang menjadi pemain inti saat menghadapi Singapura hanya melakukan renang. Sebelum turun menghadapi Malaysia, Timnas dijadwalkan melakoni latihan di Lapangan Inspen Selangor, Jumat (30/11). (ant/row)
Hasil imbang, jika dilihat dari perolehan poin timnas saat ini, bakal cukup membawa Bambang Pamungkas dan kawan-kawan ke babak semifinal. Saat ini Timnas Garuda telah mengumpulkan empat poin dari dua pertandingan.
"Kita tak berpikir draw saat lawan Malaysia. Kita harus meraih hasil yang terbaik," kata mantan pelatih Semen Padang di sela latihan Timnas di Kuala Lumpur, Kamis.
Jika mampu menang atas tuan rumah Malaysia bisa dipastikan Indonesia akan menjadi juara Grup B dengan tujuh poin. Jumlah poin ini tidak akan terkejar oleh Singapura meski di pertandingan terakhir nanti menang atas Laos.
Guna meraih hasil maksimal di pertandingan terakhir, kata Nil Maizar, pihaknya terus memantau kondisi pemain. Apalagi saat menghadapi Singapura stamina pemain terkuras. "Saat ini kami memberi kesempatan pada pemain untuk melakukan peregangan. Mereka butuh mengembalikan stamina secepatnya," kata pria asal Sumatra Barat itu.
Usai mengalahkan Singapura, Skuad Garuda tidak langsung melakukan latihan keras. Semua pemain yang ada hanya melakukan latihan ringan dan pemain yang menjadi pemain inti saat menghadapi Singapura hanya melakukan renang. Sebelum turun menghadapi Malaysia, Timnas dijadwalkan melakoni latihan di Lapangan Inspen Selangor, Jumat (30/11). (ant/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Erick Thohir Enggan Dicap Tak Nasionalis Bila Rekrut Andik
Tim Nasional 29 November 2012, 23:45
-
KNPI Usulkan Laga Indonesia vs Malaysia Dipindah ke Thailand
Tim Nasional 29 November 2012, 22:43
-
'Menang Dari Malaysia Adalah Harga Mati'
Tim Nasional 29 November 2012, 22:30
-
Kondisi Cusell dan Handi Ramdhan Membaik
Tim Nasional 29 November 2012, 22:00
-
'Taufiq Tampil Apik, Lini Tengah Skuad Garuda Perkasa'
Tim Nasional 29 November 2012, 18:45
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR