
Bola.net - Timo Scheunemann memiliki pendapat lain mengenai sosok di balik kemenangan Indonesia dari Singapura di ajang Piala AFF, Rabu (28/12). Menurut pemegang lisensi A kepelatihan dari UEFA ini, kemenangan Indonesia tak lepas dari gemilangnya penampilan Taufiq.
"Selain Andik (Andik Vermansyah, red), penampilan Taufiq jauh lebih baik di pertandingan ini," ujar pria yang juga merupakan Direktur Pembinaan Usia Muda PSSI ini, pada Bola.net.
"Kalau performa Taufiq lebih bagus, lini tengah kita nggak bolong. Jadi ini bukan masalah skema 4-4-2 yang dipakai pelatih," sambungnya.
Sebelumnya, sempat muncul suara miring terkait racikan skema permainan Timnas Indonesia. Skema 4-4-2 yang diracik Nil Maizar dianggap tak efektif membendung serangan lawan. Alhasil, menghadapi Laos -yang kelasnya disebut di bawah Indonesia- Irfan Bachdim dan kawan-kawan harus keteteran. Bahkan, mereka harus berjuang susah payah sebelum menahan Laos dengan skor 2-2.
Menanggapi hal tersebut, Timo menegaskan bahwa hal tersebut bukan akibat salah formasi. Menurutnya, hal ini terkait performa pemain. Bagi Timo, formasi 4-4-2 yang diterapkan Nil itu bisa berjalan jauh lebih baik. Sayang, dua pemain yang berada di posisi kunci formasi tersebut, Taufiq dan Tonnie Cusell tidak dalam performa terbaik mereka.
"Jika Taufiq lebih bugar dan Cusell bermain sedikit lebih baik lagi, formasi ini akan berjalan jauh lebih baik. Jadi, masalah utamanya bukan di formasi tapi di performa pemain," tutur mantan pelatih Persema Malang ini.[initial]
REKAMAN LENSA - GARUDA HANTAM THE LIONS (den/dzi)
"Selain Andik (Andik Vermansyah, red), penampilan Taufiq jauh lebih baik di pertandingan ini," ujar pria yang juga merupakan Direktur Pembinaan Usia Muda PSSI ini, pada Bola.net.
"Kalau performa Taufiq lebih bagus, lini tengah kita nggak bolong. Jadi ini bukan masalah skema 4-4-2 yang dipakai pelatih," sambungnya.
Sebelumnya, sempat muncul suara miring terkait racikan skema permainan Timnas Indonesia. Skema 4-4-2 yang diracik Nil Maizar dianggap tak efektif membendung serangan lawan. Alhasil, menghadapi Laos -yang kelasnya disebut di bawah Indonesia- Irfan Bachdim dan kawan-kawan harus keteteran. Bahkan, mereka harus berjuang susah payah sebelum menahan Laos dengan skor 2-2.
Menanggapi hal tersebut, Timo menegaskan bahwa hal tersebut bukan akibat salah formasi. Menurutnya, hal ini terkait performa pemain. Bagi Timo, formasi 4-4-2 yang diterapkan Nil itu bisa berjalan jauh lebih baik. Sayang, dua pemain yang berada di posisi kunci formasi tersebut, Taufiq dan Tonnie Cusell tidak dalam performa terbaik mereka.
"Jika Taufiq lebih bugar dan Cusell bermain sedikit lebih baik lagi, formasi ini akan berjalan jauh lebih baik. Jadi, masalah utamanya bukan di formasi tapi di performa pemain," tutur mantan pelatih Persema Malang ini.[initial]
REKAMAN LENSA - GARUDA HANTAM THE LIONS (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Erick Thohir Enggan Dicap Tak Nasionalis Bila Rekrut Andik
Tim Nasional 29 November 2012, 23:45
-
KNPI Usulkan Laga Indonesia vs Malaysia Dipindah ke Thailand
Tim Nasional 29 November 2012, 22:43
-
'Menang Dari Malaysia Adalah Harga Mati'
Tim Nasional 29 November 2012, 22:30
-
Kondisi Cusell dan Handi Ramdhan Membaik
Tim Nasional 29 November 2012, 22:00
-
'Taufiq Tampil Apik, Lini Tengah Skuad Garuda Perkasa'
Tim Nasional 29 November 2012, 18:45
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Takjub dengan Momen Arsenal Angkat Trofi Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 13:14
-
Menanti Dinasti Arsenal di Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 12:40
-
Melihat di Balik Proses Perginya Pep Guardiola dari Manchester City
Liga Inggris 25 Mei 2026, 11:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR