Bola.net - Sosok Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Djohar Arifin kembali mendapatkan kecaman. Bahkan, manajer tim nasional Indonesia untuk Piala Asia 2015, Mesak Manimbor menganggap jika Djohar tidak memiliki leadership yang kuat. Sehingga, apa yang dikerjakan kerap menimbulkan kontroversial.
Contoh teranyar, kebijakan Djohar dalam melegalisasikan pembentukan Badan Tim Nasional (BTN). Nilmaizar, menjadi salah satu sosok yang bisa disebut sebagai korbannya. Pasalnya, posisinya sebagai pelatih kepala, digantikan Luis Manuel Blanco. Keputusan tersebut, begitu mendadak. Banyak pihak yang dibuat terkejut akibat Djohar tidak menjalankan mekanisme yang sebenarnya.
"Semula, mulai dari tim pelatih, pemain, hingga manajer, ditunjuk dengan baik. Yakni, melalui mekanisme rapat Komite Eksekutif (Exco). Sehingga, kalau ada pemecatan atau sudah tidak dibutuhkan lagi, seharusnya juga melalui rapat Exco," imbuh Mesak Manimbor.
Karena itu, Mesak merasa masih menjabat sebagai manajer Timnas. Sebab, dalam Surat Keterangan (SK) pengangkatan dirinya, disebutkan akan mengemban tugas higga Piala Asia dirampungkan tahun 2015.
"Sekitar seminggu lalu, Djohar menjanjikan saya masuk ke dalam kepengurusan BTN. Namun hingga kini, janji tersebut tidak terealisasi. Sampai sekarang, status saya tidak jelas. Djohar menggantung status saya. Padahal, saya tidak cari makan di PSSI atau Timnas. Justru saya yang memberi makan," pungkasnya. (esa/mac)
Contoh teranyar, kebijakan Djohar dalam melegalisasikan pembentukan Badan Tim Nasional (BTN). Nilmaizar, menjadi salah satu sosok yang bisa disebut sebagai korbannya. Pasalnya, posisinya sebagai pelatih kepala, digantikan Luis Manuel Blanco. Keputusan tersebut, begitu mendadak. Banyak pihak yang dibuat terkejut akibat Djohar tidak menjalankan mekanisme yang sebenarnya.
"Semula, mulai dari tim pelatih, pemain, hingga manajer, ditunjuk dengan baik. Yakni, melalui mekanisme rapat Komite Eksekutif (Exco). Sehingga, kalau ada pemecatan atau sudah tidak dibutuhkan lagi, seharusnya juga melalui rapat Exco," imbuh Mesak Manimbor.
Karena itu, Mesak merasa masih menjabat sebagai manajer Timnas. Sebab, dalam Surat Keterangan (SK) pengangkatan dirinya, disebutkan akan mengemban tugas higga Piala Asia dirampungkan tahun 2015.
"Sekitar seminggu lalu, Djohar menjanjikan saya masuk ke dalam kepengurusan BTN. Namun hingga kini, janji tersebut tidak terealisasi. Sampai sekarang, status saya tidak jelas. Djohar menggantung status saya. Padahal, saya tidak cari makan di PSSI atau Timnas. Justru saya yang memberi makan," pungkasnya. (esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Adu Jotos Terjadi di Registrasi KLB PSSI
Bola Indonesia 16 Maret 2013, 21:15
-
Manajer Timnas Kecewa Sikap Ketum PSSI
Tim Nasional 16 Maret 2013, 20:15
-
SOS Nilai Djohar Tidak Transparan Soal Keuangan PSSI
Bola Indonesia 16 Maret 2013, 19:49
-
SOS Nilai KLB Bukan Solusi Sengkarut Sepakbola Indonesia
Bola Indonesia 16 Maret 2013, 19:19
-
Tak Diloloskan Verifikasi, 18 Pengprov Tetap Bakal Datangi KLB PSSI
Bola Indonesia 16 Maret 2013, 19:08
LATEST UPDATE
-
Daftar 26 Pemain Timnas Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 27 Mei 2026, 09:39
-
Rashford dan Manchester United Dinilai Sudah Tak Punya Jalan Kembali
Liga Inggris 27 Mei 2026, 09:00
-
Emoh Balik ke Real Madrid, Nico Paz Pilih Bertahan di Como
Liga Italia 27 Mei 2026, 08:13
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00


























KOMENTAR