
Bola.net - Kembalinya nama Stefano Lilipaly ke skuad Timnas Indonesia terus menjadi topik hangat. Apalagi jelang laga krusial melawan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Kamis (9/10/2025) dini hari nanti.
Pemain berusia 34 tahun itu kini seolah menemukan kembali tempatnya di Skuad Garuda. Ia mulai menjadi langganan di bawah komando pelatih Patrick Kluivert.
Menanggapi hal ini, legenda Timnas Indonesia, Firman Utina, memberikan pandangan mendalamnya. Ia mendukung penuh pemanggilan Lilipaly dan menyebutnya sebagai keputusan yang sangat logis.
Menurut Firman, ada alasan strategis dan pembuktian kinerja di balik pemanggilan ini, bukan sekadar faktor usia. Mari kita bedah pandangan lengkap sang maestro di bawah ini.
Panggilan yang Sesuai Konsep Pelatih
Firman Utina menilai bahwa pemanggilan kembali Stefano Lilipaly bukanlah sebuah kebetulan. Keputusan ini diambil berdasarkan kesesuaian sang pemain dengan visi tim pelatih.
Menurutnya, Lilipaly sangat cocok dengan konsep permainan yang dibangun oleh Patrick Kluivert dan asistennya, Alex Pastoor. Hal ini menjadi alasan utama mengapa tenaganya masih sangat dibutuhkan.
"Bahkan Coach Alex Pastoor bisa menarik kembali Lilipaly, karena dengan catatan Lilipaly atau dengan konsepnya Alex Pastor dan Kluivert," ujar Firman kepada Bola.net.
Ketika Kinerja Bicara Lebih Keras dari Usia
Lebih lanjut, Firman Utina secara lugas menepis perdebatan mengenai usia Lilipaly. Ia menegaskan bahwa dalam sepak bola modern, usia bukanlah lagi satu-satunya tolok ukur.
Baginya, kemampuan Lilipaly untuk beradaptasi dan menjalankan strategi yang diinginkan pelatih adalah hal yang jauh lebih penting. Inilah yang membuatnya tetap relevan di level tertinggi.
"Lilipaly bisa memenuhi strategi yang dibangun oleh mereka tanpa orang di luar sana berbicara tentang umur," kata Firman.
Ia kemudian memberikan pernyataan pamungkas yang menohok. "Sepak bola bukan tentang umur, tapi sepak bola tentang bagaimana kinerja di lapangan," ucap pemain yang pernah mencatatkan 66 caps untuk Timnas Indonesia ini.
Rahasia di Balik Konsistensi Fano
Firman kemudian sedikit membocorkan rahasia di balik performa konsisten Lilipaly di usianya yang tak lagi muda. Kuncinya terletak pada kedisiplinan dan kerja keras di luar lapangan.
Menurutnya, banyak orang mungkin tidak mengetahui etos kerja yang dimiliki oleh pemain yang akrab disapa Fano itu. Ia adalah seorang profesional sejati yang selalu menjaga kondisi tubuhnya.
Kerja keras secara mandiri inilah yang menjadi fondasi konsistensinya. Ia tidak pernah berhenti berlatih untuk mempertahankan level permainannya.
"Dan orang juga tidak tahu Lilipaly di luar lapangan itu tidak hanya makan dan tidur, dia tetap berlatih karena untuk konsistensinya secara individu," imbuh Firman.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Timnas Indonesia vs Arab Saudi: Cara Nonton di HP & TV
Tim Nasional 8 Oktober 2025, 23:03
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs PSM Makassar 10 April 2026
Bola Indonesia 9 April 2026, 16:16
-
Gak Terlalu Mahal! Segini Harga Pemain Timnas Jerman Incaran MU Ini
Liga Inggris 9 April 2026, 15:56
-
Jadwal Lengkap Piala AFF U-17 2026
Tim Nasional 9 April 2026, 15:36
-
Daftar 26 Pemain Timnas Indonesia U-17 untuk Piala AFF U-17 2026
Tim Nasional 9 April 2026, 15:29
-
Hansi Flick Ambil Risiko saat 0-1, dan Hasilnya Barcelona Kalah 0-2
Liga Champions 9 April 2026, 13:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32




















KOMENTAR