
Bola.net - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo angkat bicara. Naturalisasi Jairo Riedewald untuk Timnas Indonesia terhambat.
PSSI belum bisa memproses naturalisasi gelandang Royal Antwerp di Liga Belgia itu. Pasalnya, PSSI masih mencari celah untuk perpindahan federasi Riedewald.
Riedewald pernah membela Timnas Belanda. Ia bermain tiga kali untuk Oranje pada 2015 saat umurnya masih 19 dan 20 tahun. Keadaan ini membuat peralihan asosiasinya menjadi sulit.
Dito telah mendapatkan laporan dari Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir. Naturalisasi Riedewald yang sempat memperkuat Crystal Palace itu ditunda.
Gelandang Bertahan Idaman

Riedewald sejatinya diproyeksikan untuk menjadi gelandang bertahan Timnas Indonesia pendamping Thom Haye. Membutuhkan pemain seperti Riedewald, PSSI menaturalisasi Joey Pelupessy, yang berposisi sama.
"Untuk Jairo, Pak Erick menyampaikan bahwa paperwork ada yang belum bisa, daripada bisa bermasalah di kemudian hari. Jadi memang diputuskan tidak diproses dahulu," ujar Menpora kepada wartawan.
Riedewald merupakan pemain kenyang pengalaman di Premier League. Pesepak bola berumur 28 tahun ini punya koleksi 80 penampilan di Liga Inggris pada 2017-2024.
Mirip Maarten Paes

Di sisi lain, Erick Thohir menyamakan kasus Riedewald seperti Maarten Paes. PSSI juga memerlukan waktu selama berbulan-bulan untuk mengusahakan perpindahan federasinya.
"Untuk Jairo Riedewald, sepertinya surat-menyuratnya belum bisa sempurna karena kalau kita ingat dulu kendalanya seperti Maarten Paes, juga nyaris delapan bulan," tutur Erick Thohir.
"Jairo Riedewald sudah sangat welcome, tetapi surat-menyuratnya belum kuat. Kami sudah berdiskusi dengan beberapa lawyer, tapi belum ketemu," imbuhnya.
(Bola.net/Fitri Apriani)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Erick Thohir Beber Alasan PSSI Angkat Jordi Cruyff Sebagai Technical Advisor
Tim Nasional 25 Februari 2025, 20:59
-
Profil Jordi Cruyff: Dari Anak Johan Cruyff Hingga Technical Advisor Timnas Indonesia
Tim Nasional 25 Februari 2025, 18:05
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Galatasaray vs Juventus: Live Streaming Liga Champions di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 21:34
-
Live Streaming Dortmund vs Atalanta - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Monaco vs PSG - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Benfica vs Real Madrid - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Persib vs Ratchaburi Rabu 18 Februari 2026, Siaran Langsung RCTI dan GTV
Bola Indonesia 17 Februari 2026, 19:55
-
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions di SCTV Malam Ini, 18 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:57
-
Live Streaming Galatasaray vs Juventus - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:45
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV dan MOJI, 18-19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:33
-
Olympiacos dan Leverkusen Bukan Lawan yang Asing
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:00
-
Club Brugge yang Kuat di Kandang, Atletico Madrid yang Berpengalaman di Fase Gugur
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:29
-
Inter Milan Punya Nama Besar, tapi Bodo/Glimt Bukan Sekadar Penggembira
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:01
-
Rekor Buruk Qarabag FK, Performa Stabil Newcastle
Liga Champions 17 Februari 2026, 15:34
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48






















KOMENTAR