Nilai Pasar Skuad Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Siapa Lebih Mahal?

Nilai Pasar Skuad Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Siapa Lebih Mahal?
Selebrasi gol Ragnar Oratmangoen pada laga Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 (c) Budy Santoso

Bola.net - Final FIFA ASEAN Cup 2026 mempertemukan Timnas Indonesia dengan Thailand dalam duel perebutan gelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) malam WIB. Kedua tim menjadi wakil terbaik dari masing-masing grup dan kini hanya berjarak satu pertandingan dari trofi.

Indonesia melaju ke partai puncak dengan status juara Grup A setelah mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan. Thailand juga menyandang predikat juara Grup B dengan torehan enam poin dari fase grup.

Pertemuan kedua tim tidak hanya menarik dari sisi rekam jejak dan kekuatan di lapangan. Nilai pasar skuad Indonesia dan Thailand juga memiliki perbedaan yang cukup mencolok berdasarkan data Transfermarkt.

Skuad Garuda datang dengan total market value yang jauh lebih tinggi dibandingkan Thailand. Lantas, seberapa besar perbedaan nilai pasar kedua finalis FIFA ASEAN Cup 2026?

1 dari 3 halaman

Skuad Indonesia Punya Market Value Rp396,9 Miliar

Pemain Timnas Indonesia melakukan selebrasi dalam pertandingan melawan Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026, Kamis (1/10/2026) malam WIB. (c) KLY/Budy Santoso

Pemain Timnas Indonesia melakukan selebrasi dalam pertandingan melawan Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026, Kamis (1/10/2026) malam WIB. (c) KLY/Budy Santoso

Total nilai pasar pemain Indonesia yang tampil di FIFA ASEAN Cup 2026 mencapai Rp396,9 miliar. Angka tersebut menempatkan skuad Garuda sebagai tim dengan market value tertinggi di antara peserta turnamen.

Kevin Diks menjadi salah satu pemain dengan nilai pasar terbesar, yakni Rp86,91 miliar. Di bawahnya terdapat Emil Audero dengan Rp48,67 miliar dan Calvin Verdonk yang memiliki nilai pasar Rp43,45 miliar.

Maarten Paes juga memiliki market value cukup tinggi dengan Rp34,76 miliar. Kemudian ada Dean James Rp29,55 miliar, Justin Hubner Rp17,38 miliar, serta Thom Haye Rp15,64 miliar.

Nilai skuad Indonesia sebenarnya bisa lebih besar jika Jay Idzes tersedia untuk turnamen ini. Bek tersebut memiliki market value Rp243,34 miliar, tetapi harus absen karena cedera.

2 dari 3 halaman

Market Value Thailand Tak Sampai Separuh Indonesia

Pemain Timnas Indonesia, Mitchell Baker dan Justin Hubner, merayakan gol yang dicetak ke gawang Bangladesh pada ajang FIFA ASEAN Cup 2026 (c) Budy Santoso

Pemain Timnas Indonesia, Mitchell Baker dan Justin Hubner, merayakan gol yang dicetak ke gawang Bangladesh pada ajang FIFA ASEAN Cup 2026 (c) Budy Santoso

Thailand memiliki total nilai pasar skuad sebesar Rp165,13 miliar. Artinya, angka tersebut masih jauh di bawah Indonesia dan bahkan tidak mencapai separuh dari market value skuad Garuda.

Nicholas Mickelson menjadi pemain Thailand dengan nilai pasar tertinggi. Bek kiri Elversberg tersebut memiliki market value Rp17,38 miliar.

Kapten Thailand, Chanathip Songkrasin, berada di posisi berikutnya dengan nilai pasar Rp12,17 miliar. Sementara itu, Supachai Chaided memiliki market value Rp10,42 miliar dan Kakana Khamyok berada di angka Rp8,69 miliar.

3 dari 3 halaman

Thailand Lebih Unggul dalam Rekor Pertemuan

Pemain Timnas Indonesia, Rizky Ridho, merayakan gol yang dicetak ke gawang Bangladesh pada ajang FIFA ASEAN Cup 2026 (c) Budy Santoso

Pemain Timnas Indonesia, Rizky Ridho, merayakan gol yang dicetak ke gawang Bangladesh pada ajang FIFA ASEAN Cup 2026 (c) Budy Santoso

Perbandingan market value tidak otomatis menentukan hasil pertandingan. Thailand justru memiliki catatan pertemuan yang lebih baik ketika berhadapan dengan Indonesia di level senior.

Berdasarkan data 11v11, kedua negara telah bertemu sebanyak 78 kali dalam pertandingan resmi. Indonesia meraih 25 kemenangan, sedangkan Thailand menang 37 kali dan 16 pertandingan lainnya berakhir imbang.

Pertemuan pertama kedua tim tercatat pada Turnamen Merdeka, 31 Agustus 1957. Kini, Indonesia dan Thailand kembali bertemu dalam pertandingan yang jauh lebih penting karena gelar FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi taruhannya.

Disadur dari: Bola.com (Vincentius Atmaja, Benediktus Gerendo Pradigdo) 4 Oktober 2026


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL