Bola.net - Timnas Indonesia U-19 harus membutuhkan waktu hingga akhir babak pertama untuk mencetak gol ke gawang Myanmar U-19 lewat Putu Gede dalam laga uji coba di Gelora Bung Karno, Rabu (7/5).
Rupanya hal tersebut membuat pelatih Myanmar, Gerd Friedrich Horst menyindir kemampuan Evan Dimas cs menggempur pertahanan anak asuhnya.
"Saya sebetulnya kaget Indonesia membutuhkan 45 menit lebih untuk mencetak gol, pertahanan kami rapuh di babak pertama karena banyak pemain yang diistirahatkan," kata Horst seperti dikutip Antara.
Meski demikian, Horst juga memuji kinerja Timnas U-19 di paruh kedua, terutama setelah Ichsan Kurniawan diusir wasit di menit ke-48.
"Indonesia tampil sangat baik di babak kedua, khususnya saat mereka mendapatkan kerugian tampil dengan sepuluh pemain dan kami masih 11. Mereka berusaha keras mencetak gol." imbuhnya.
Di laga ini, Myanmar akhirnya berhasil membalikkan kedudukan melalui dua gol yang dicetak Maung Maung Soe di menit 88 serta Nandya Kyaw di masa injury time sekaligus memenangi pertandingan dengan skor 2-1.
Sebelumnya di laga pertama yang berjalan cukup panas, Senin (5/5) lalu, Timnas U-19 juga gagal mengandaskan Myanmar usai hanya bermain imbang 1-1. [initial]
(ant/pra)
Rupanya hal tersebut membuat pelatih Myanmar, Gerd Friedrich Horst menyindir kemampuan Evan Dimas cs menggempur pertahanan anak asuhnya.
"Saya sebetulnya kaget Indonesia membutuhkan 45 menit lebih untuk mencetak gol, pertahanan kami rapuh di babak pertama karena banyak pemain yang diistirahatkan," kata Horst seperti dikutip Antara.
Meski demikian, Horst juga memuji kinerja Timnas U-19 di paruh kedua, terutama setelah Ichsan Kurniawan diusir wasit di menit ke-48.
"Indonesia tampil sangat baik di babak kedua, khususnya saat mereka mendapatkan kerugian tampil dengan sepuluh pemain dan kami masih 11. Mereka berusaha keras mencetak gol." imbuhnya.
Di laga ini, Myanmar akhirnya berhasil membalikkan kedudukan melalui dua gol yang dicetak Maung Maung Soe di menit 88 serta Nandya Kyaw di masa injury time sekaligus memenangi pertandingan dengan skor 2-1.
Sebelumnya di laga pertama yang berjalan cukup panas, Senin (5/5) lalu, Timnas U-19 juga gagal mengandaskan Myanmar usai hanya bermain imbang 1-1. [initial]
Jangan Lewatkan!
- La Nyalla Yakin Timnas U-19 Bakal Jadi Istimewa
- BTN Minta Timnas U-19 Terus Berbenah
- Garuda Jaya Bakal Siapkan Skema Dengan 10 Pemain
- Indra Sjafri Puji Kinerja Wasit Thoriq Alkatiri
- Myanmar: Kami Menang Karena Sukses Pelajari Taktik Indonesia
- Indra Sjafri Enggan Salahkan Ichsan Kurniawan
- Indra Sjafri: Kami Dapat Pelajaran Dari Laga Lawan Myanmar
- Inilah Penyebab Kekalahan Timnas U-19 Menurut Indra Sjafri
- Highlights: Timnas Indonesia U-19 1 - 2 Timnas Myanmar U-19
- Review: Myanmar Taklukkan Timnas Indonesia U-19
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pelatih Myanmar Sindir Kemampuan Timnas U-19
Tim Nasional 8 Mei 2014, 11:14
-
La Nyalla Yakin Timnas U-19 Bakal Jadi Istimewa
Tim Nasional 8 Mei 2014, 10:31
-
BTN Minta Timnas U-19 Terus Berbenah
Tim Nasional 8 Mei 2014, 09:55
-
Garuda Jaya Bakal Siapkan Skema Dengan 10 Pemain
Tim Nasional 8 Mei 2014, 09:37
-
Indra Sjafri Puji Kinerja Wasit Thoriq Alkatiri
Tim Nasional 7 Mei 2014, 23:46
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Fakta-fakta Seputar Babak Perempat Final
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:25
-
8 Besar Piala Dunia 2026: Prancis Terdepan di Ranking FIFA
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:58
-
Marcus Rashford Bakal Stay di MU Pada Awal Musim 2025/2026, Tapi...
Liga Inggris 9 Juli 2026, 17:24
-
Prancis yang Haus Gol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:19
-
Gercep! Barcelona Capai Kesepakatan Pribadi dengan Karim Adeyemi
Liga Spanyol 9 Juli 2026, 16:47
-
Latih Fulham, Alvaro Arbeloa Ingin Boyong 3 Pemain Real Madrid Ini?
Liga Inggris 9 Juli 2026, 16:00
-
Manchester United Kepincut Kiper Timnas Paraguay Ini?
Liga Inggris 9 Juli 2026, 15:30
-
Pesan Lamine Yamal ke Julian Alvarez: Gue Tunggu di Barcelona, Bro!
Piala Dunia 9 Juli 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR