Bola.net - Pergantian posisi pelatih kepala di tim nasional Indonesia senior, berbuntut panjang. Kebijakan Ketua Badan Tim Nasional (BTN) La Nyalla Mahmud Mattalitti yang menunjuk Jacksen Ferreira Tiago menjadi pelatih kepala, kontan membuat posisi Luis Manuel Blanco tersingkir.
Padahal, keberadaan pelatih asal Argentina tersebut, merupakan keputusan Isran Noor ketika masih menjadi Ketua BTN.
Apalagi, Blanco juga mendapatkan restu dari Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Djohar Arifin Husin.
Banyak pekerjaan rumah milik PSSI, yang semula diyakini mampu dituntaskan Luis Manuel Blanco. Misalnya saja, membawa Timnas lolos kualifikasi Piala Asia 2015, Piala AFF 2014 dan SEA Games 2013.
"Pencopotan posisi Luis Manuel Blanco, sama saja menabrak aturan yang ada. Apalagi, adanya Luis Manuel sebagai pelatih Timnas senior, merupakan kesepakatan antar negara, Indonesia dan Argentina," ujar pengacara kondang Elza Syarief.
Luis Manuel Blanco, secara langsung meminta pengacara kondang kelahiran Jakarta, 24 Juli 1957 tersebut, untuk membantu menuntaskan persoalannya.
Dikatakan sosok yang sempat berkarier di kantor pengacara milik O.C Kaligis tersebut, Blanco dibuat depresi dengan keputusan La Nyalla Mahmud Mattalitti. Akibat keputusan La Nyalla, diceritakan Elza, reputasi Blanco menjadi rusak di pentas sepakbola dunia.
Dilanjutkannya, Blanco kini sedang kembali ke Argentina. Sebab, anaknya sedang sakit dan butuh perhatian ekstra. Tidak lama lagi, diutarakan Elza, Blanco akan kembali untuk menyelesaikan persoalannya.
"Padahal, Blanco rela berkorban demi memberikan prestasi bagi sepakbola Indonesia. Apalagi, dia digaji sangat kecil. Reputasinya menjadi rusak dan stres akibat tindakan tidak terpuji tersebut," katanya.
"Karena itu, kami akan kirimkan somasi untuk PSSI. Kami tidak langsung mensomasi BTN, sebab BTN merupakan produk turunan dari PSSI. Yang kami perkarakan lebih awal, yakni harus PSSI," tuntas pengacara yang dikenal banyak menangani kasus-kasus perusahaan milik mantan keluarga Presiden RI, Soeharto. (esa/dzi)
Padahal, keberadaan pelatih asal Argentina tersebut, merupakan keputusan Isran Noor ketika masih menjadi Ketua BTN.
Apalagi, Blanco juga mendapatkan restu dari Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Djohar Arifin Husin.
Banyak pekerjaan rumah milik PSSI, yang semula diyakini mampu dituntaskan Luis Manuel Blanco. Misalnya saja, membawa Timnas lolos kualifikasi Piala Asia 2015, Piala AFF 2014 dan SEA Games 2013.
"Pencopotan posisi Luis Manuel Blanco, sama saja menabrak aturan yang ada. Apalagi, adanya Luis Manuel sebagai pelatih Timnas senior, merupakan kesepakatan antar negara, Indonesia dan Argentina," ujar pengacara kondang Elza Syarief.
Luis Manuel Blanco, secara langsung meminta pengacara kondang kelahiran Jakarta, 24 Juli 1957 tersebut, untuk membantu menuntaskan persoalannya.
Dikatakan sosok yang sempat berkarier di kantor pengacara milik O.C Kaligis tersebut, Blanco dibuat depresi dengan keputusan La Nyalla Mahmud Mattalitti. Akibat keputusan La Nyalla, diceritakan Elza, reputasi Blanco menjadi rusak di pentas sepakbola dunia.
Dilanjutkannya, Blanco kini sedang kembali ke Argentina. Sebab, anaknya sedang sakit dan butuh perhatian ekstra. Tidak lama lagi, diutarakan Elza, Blanco akan kembali untuk menyelesaikan persoalannya.
"Padahal, Blanco rela berkorban demi memberikan prestasi bagi sepakbola Indonesia. Apalagi, dia digaji sangat kecil. Reputasinya menjadi rusak dan stres akibat tindakan tidak terpuji tersebut," katanya.
"Karena itu, kami akan kirimkan somasi untuk PSSI. Kami tidak langsung mensomasi BTN, sebab BTN merupakan produk turunan dari PSSI. Yang kami perkarakan lebih awal, yakni harus PSSI," tuntas pengacara yang dikenal banyak menangani kasus-kasus perusahaan milik mantan keluarga Presiden RI, Soeharto. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pengacara Kondang Perjuangkan Nasib Luis Manuel Blanco
Tim Nasional 30 April 2013, 23:09
-
BTN Batal Umumkan Pelatih Timnas Kelompok Usia
Tim Nasional 29 April 2013, 22:30
-
Timnas U-23 Miliki Gambaran Uji Coba
Tim Nasional 29 April 2013, 17:17
-
Indra Sjafri Berpeluang Besar Kembali Tangani Timnas U-19
Tim Nasional 27 April 2013, 21:13
-
Rodgers Tak Sabar Bawa Liverpool ke Indonesia
Tim Nasional 26 April 2013, 15:59
LATEST UPDATE
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
-
Barcelona Terancam Sanksi Usai El Clasico, 10 Insiden Suporter Masuk Laporan La Liga
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:44
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 18:26
-
Hansi Flick dengan Sengaja Batasi Menit Bermain Pedri di Barcelona
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:14
-
Krisis Bek Barcelona yang Parah: Hansi Flick Punya 4 Opsi untuk Rombak Lini Belakang
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 17:33
-
Usai Kalah dari Brighton, Chelsea Bidik Kemenangan di Kandang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:28
-
Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:18
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
-
Antonio Conte, Sosok yang Sempurna untuk Disiplinkan Skuad Bebal MU!
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:06
-
Michael Carrick Diberi Tiga Laga untuk Selamatkan Pekerjaannya di Manchester United
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:56
-
Andoni Iraola Bidik Trofi Carabao Cup Sebagai Pemanis Musim Perdananya di Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:34
-
Link Nonton Streaming Persib vs Melbourne Victory Hari Ini
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 16:33
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR