
Bola.net - Egy Maulana Vikri angkat bicara soal peluang Timnas Indonesia mencatatkan sejarah dengan lolos pertama kalinya ke babak 16 Besar Piala Asia. Winger Timnas Indonesia ini menegaskan bahwa ia dan rekan-rekannya rela mati demi bawa Skuad Garuda catatkan sejarah.
"Tentu, kalau lolos ke babak berikutnya, kami akan buat sejarah bagi Indonesia. Ini juga impian dari banyak orang di Indonesia. Kami tahu tidak akan mudah mewujudkannya. Ini sangat berat. Namun, ini bukan hal mustahil," kata Egy.
"Kami punya kesempatan yang ada di depan mata dan akan berjuang meraihnya. Kami juga punya banyak pendukung di belakang. Mereka akan berdoa dan mendukung kami. Saya rasa, semua pemain tahu hal ini. Bahkan, mereka akan rela mati untuk mencatatkan sejarah bagi Indonesia," sambungnya.
Egy menilai, tak akan mudah bagi Indonesia untuk mengalahkan Jepang, yang merupakan salah satu tim terbaik di Piala Asia ini. Namun, menurut penggawa Dewa United tersebut, Indonesia juga bukan tim yang bisa dipandang enteng.
"Indonesia sudah banyk berkembang. Sebagai pemain, kami siap. Kami bertekad memberikan kemampuan terbaik pada pertandingan besok. Kami juga sudah tak sabar lagi menghadapi pertandingan melawan salah satu tim terbaik di Piala Asia ini," tuturnya.
Indonesia akan menghadapi Jepang pada laga pamungkas mereka di Grup D Piala Asia 2023. Pertandingan ini dijadwalkan dihelat di Stadion Ahmad bin Ali, Rabu (24/01).
Secara peringkat FIFA, laga ini bak pertarungan antara David dan Goliath. Indonesia saat ini menempati peringkat ke-146. Sementara, Jepang berada di posisi 17 di ranking FIFA. Hal ini menjadikan Jepang sebagai negara Asia dengan ranking tertinggi saat ini.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Rela Ubah Gaya Main
Lebih lanjut, demi kepentingan tim, Egy juga rela mengubah gaya mainnya. Pemain yang sempat dijuluki 'Messi dari Indonesia' tersebut rela tak lagi royal memamerkan kemampuannya meliuk-liuk menggiring bola demi bermain lebih simpel dengan satu dua sentuhan.
"Ini instruksi dari tim pelatih dan juga dari saya sendiri. Kami perlu bermain simpel sebagai sebuah tim. Kami harus mengubah gaya bermain dalam laga seperti ini. Kami juga harus lihat momen. kita tahu kapan harus dribel, kapan harus umpan satu dua," papar Egy.
"Bagi saya, sebagai pemain, kami harus berpikir tentang tim. Semua yang kami lakukan untuk tim dan semua dilakukan sebagai sebuah tim. Yang kami lakukan adalah apa yang diinginkan pelatih. Kami bermain seperti ini agar bisa menang sebagai sebuah tim," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
- Dua Alasan Waketum PSSI Optimis Timnas Indonesia Bisa Raih Hasil Positif Lawan Jepang di Piala Asia 2023
- Messi Indonesia Tegaskan Skuad Garuda Sudah Tak Sabar Menjajal Kekuatan Jepang
- Jepang vs Indonesia, Justin Hubner Waspadai Kaoru Mitoma
- Meski Sulit, Shin Tae-yong Pastikan Timnas Indonesia Bidik Hasil Terbaik Kontra Jepang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Demi Kalahkan Jepang, Shin Tae-yong Pastikan Indonesia Tak Akan Contek Irak
Tim Nasional 23 Januari 2024, 22:57
-
Messi Indonesia Tegaskan Skuad Garuda Sudah Tak Sabar Menjajal Kekuatan Jepang
Tim Nasional 23 Januari 2024, 20:55
LATEST UPDATE
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 11:25
-
Hasil Race 1 WorldSSP Australia 2026: Aldi Satya Mahendra Sabet Poin, Jaume Masia Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 11:13
-
Jadwal Live Streaming WorldSBK Australia 2026 di Vidio, 20-22 Februari 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 10:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR