
Bola.net - Timnas Vietnam akan memainkan laga leg pertama semifinal Piala AFF 2022 lawan Timnas Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno. Presiden VFF (PSSI-nya Vietnam), Tran Quoc Tuan meminta agar keamanan ditingkatkan untuk antisipasi hal buruk.
Vietnam lolos ke semifinal Piala AFF 2022 dengan status juara Grup B. Vietnam tampil luar biasa pada fase grup dengan tiga kemenangan dan sekali imbang. The Golden Star mencetak 12 gol dan tidak kebobolan.
Lawan yang akan dihadapi Vietnam adalah Indonesia, runner-up Grup A. Seperti Vietnam, Indonesia juga tak pernah kalah di fase grup. Indonesia juga mencetak 12 gol. Bedanya, pasukan Shin Tae-yong sudah kebobolan tiga gol.
Jelang laga semifinal, ada rasa khawatir dari kubu Vietnam. Bukan hanya soal potensi permainan spartan kubu tuan rumah, akan tetapi juga soal keamanan. Yuk simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Faktor Keamanan Disorot
Faktor keamanan mendapat sorotan jelang laga antara Timnas Indonesia dan Vietnam. Kubu Tran Quoc Tuan secara terbuka khawatir dengan kondisi keamanan. Apalagi, mereka berkaca pada kejadian yang dialami Thailand ketika bermain di Indonesia.
"Sebelum tim Vietnam akan bertanding di tempat yang rumit seperti itu, saya harap tim akan dilindungi dengan ketat," kata Tran Quoc Tuan dikutip dari Zing News.
"Saya mengirim dokumen ke kedutaan Vietnam untuk mendukung dampak dan menyebar ke rekan-rekan kami untuk mengambil tindakan untuk melindungi diri mereka sendiri," sambung Tran Quoc Tuan.
Seperti diketahui, bus pemain Thailand sempat dilempari batu oleh fans Timnas Indonesia. Kaca bus yang membawa rombongan Thailand pecah. Agar hal tersebut tidak terulang, VFF meminta AFC dan FIFA turun untuk memastikan pengamanan berjalan dengan baik.
Kesulitan Datang ke Indonesia
Tran Quoc Tuan menambahkan, rombongan tim Vietnam sempat kesulitan masuk ke Indonesia. Sebab, dalam tim Vietnam, ada lima orang dengan paspor Korea yang tidak bisa masuk ke Indonesia karena tidak memegang visa.
"Namun, kami segera menanganinya dengan memanggil kedutaan Dai dan perwakilan AFF untuk mendukung," kata Tran Quoc Tuan.
"Berkat itu, tim Vietnam tidak perlu visa untuk masuk ke Indonesia, mengatur rute sendiri untuk pindah, langsung ke hotel dan kemudian mengurus dokumennya. Kita bisa langsung ke hotel dan istirahat," tambah Tran Quoc Tuan.
Sumber: Zing News
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tak Ambil Jatah Latihan Perdana, Vietnam Tetap Siap Hadapi Timnas Indonesia
Tim Nasional 5 Januari 2023, 19:11
LATEST UPDATE
-
4 Pertanyaan Besar untuk Barcelona Jelang Musim 2026/2027
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 17:23
-
Prediksi Frosinone vs Juventus, 23 Agustus 2026
Liga Italia 21 Agustus 2026, 17:05
-
Michael Carrick Ungkap Kondisi Marcus Rashford: Siap Tampil untuk MU
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 16:46
-
Prediksi Newcastle vs Liverpool 23 Agustus 2026
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 16:20
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal vs Coventry City: Havertz Starter?
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 16:10
-
Crystal Palace Sepakat Datangkan Bek Chelsea
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 15:34
-
Tottenham Sepakat Transfer Savinho dari Man City, Tembus 75 Juta Pounds
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 14:21
-
Prediksi Manchester City vs Bournemouth 23 Agustus 2026
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 14:00
-
2 Klub Premier League Dekati Gabriel Jesus, Arsenal Siap Lepas?
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 13:52
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 13:45
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 13:44
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 21 Agustus 2026, 13:34
-
5 Pertanyaan Besar untuk Real Madrid
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 13:18
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR