
Bola.net - Shin Tae-yong mencoba dua bek kiri berbeda saat Timnas Indonesia berhadapan dengan Brunei Darussalam. Dua pemain tersebut adalah Pratama Arhan dan Shayne Pattynama.
Indonesia berjumpa Brunei Darussalam pada leg ke-1 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kamis (12/10/2023) malam WIB. Pada duel yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno itu, Indonesia menang 6-0.
Pada laga tersebut, Shin Tae-yong memainkan Pratama Arhan sejak menit awal. Pemain asal klub Tokyo Verdy itu kemudian digantikan oleh Shayne pada menit ke-73.
Penampilan Arhan disorot banyak pihak. Dia dinilai tidak berada dalam level terbaiknya. Sedangkan, Pattynama dinilai layak untuk dimainkan sejak menit awal. Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Performa Lawan Brunei Darussalam

Performa Pratama Arhan pada duel lawan Brunei Darussalam dapat banyak kritik dari fans. LapangBola memberikan rating 6.14 untuk pemain 21 tahun tersebut. Arhan bukan pemain dengan rating paling buruk di skuad Indonesia.
Arhan cukup dominan dalam aksi menyerang yang dilakukan Timnas Indonesia. 73 menit berada di atas lapangan, Arhan melepas 52 umpan (keempat terbanyak). Hanya saja, Arhan beberapa kali terlihat melakukan aksi yang kurang efektif.
Shayne Pattynama dimainkan pada menit ke-73. Walau tidak banyak menit bermain yang didapat, Pattynama punya kontribusi yang penting. Pattynama mampu melepas 22 umpan sukses.
Pattynama memberi warna tersendiri di sisi kiri permainan. Pemain 25 tahun itu punya gaya yang berbeda dibanding Arhan. Pattynama bermain lebih simpel dan jarang mengambil resiko untuk membantu serangan.
Performa di Klub

Perdebatan soal Pratama Arhan dan Pattynama juga dikaitkan dengan performa pada level klub. Nah, jika tolok ukurnya performa bersama klub, Pattynama unggul dibanding Arhan.
Pattynama bermain secara reguler bersama Viking FK di Liga Norwegia. Dari 24 laga yang dimainkan Viking FK, Pattynama bermain sebanyak 23 kali dan semuanya sebagai pemain inti. Saat ini, Viking FK berada di posisi ke-2 klasemen.
Sementara, Pratama Arhan kesulitan mendapat menit bermain di Tokyo Verdy. Pemain 21 tahun baru sekali bermain pada musim 2023. Kabar paling baru, Arhan bakal dilepas Tokyo Verdy dan pindah ke Suwon FC.
Persingan Bek Kiri Timnas Indonesia

Persaingan posisi bek kiri Timnas Indonesia sangat kompetitif. Selain Pratama Arhan dan Shayne Pattynama, ada nama Edo Febriansah yang juga harus dihitung dan punya kualitas mumpuni.
Edo Febriansah punya kemampuan menyerang yang bagus. Pemain Persib Bandung itu cocok untuk menghadapi lawan yang bertahan total. Dia bisa bermain seperti winger ekstra dan memberi opsi di lini serang.
Pratama Arhan, Shayne Pattynama, dan Edo Febriansah punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Siapa yang layak bermain untuk Timnas Indonesia? Tergantung pada strategi dan karakter lawan yang dihadapi.
Baca ini juga ya Bolaneters:
- Penyerang Tengah Terbaik Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong: Dimas Drajad!
- Dimas Drajad Bersama Timnas Indonesia: 10 Laga, 6 Gol!
- Jadwal Leg 2 Brunei Darussalam vs Timnas Indonesia di RCTI, Selasa 17 Oktober 2023
- Pesona Dimas Drajad: Satu-satunya Pemain Timnas Indonesia U-19 Generasi Evan Dimas yang Masih Dipaka
- 4 Fakta Kemenangan 6-0 Timnas Indonesia atas Brunei: Dominasi Tim Garuda Masih Berlanjut
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Perubahan Gaya Main Liverpool di Era Arne Slot Jadi Bumerang di Anfield
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:27
-
Daftar Pemain Voli Putri Jakarta Electric PLN Mobile di Proliga 2026
Voli 5 Januari 2026, 17:14
-
Here We Go! Manajemen MU Putuskan Pecat Ruben Amorim
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:09
-
Inovasi Green Hedging Milik Wolves, Bukti Sepak Bola Bisa Ramah Lingkungan
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:06
-
Kylian Mbappe Mulai Pulih, Peluang Tampil di Piala Super Spanyol Masih Terbuka
Liga Spanyol 5 Januari 2026, 16:54
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40




















KOMENTAR