
Pasalnya, belum ada putusan resmi dari pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Meski begitu, Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, mengatakan jika cabor sepak bola memiliki keinginan besar untuk berlaga di Asian Games.
"Kami hanya tinggal menunggu supaya direstui. Ajang Asian Games, memang tidak masuk kalender FIFA dan AFC. Namun, masyarakat ingin melihat Timnas U-23 tampil. Para pengurus PSSI telah sepakat untuk membiayai Timnas U-23 jika KOI (Komite Olimpiade Indonesia) dan Kemenpora memperbolehkan ikut Asian Games," terang Djohar.
Untuk kebutuhan persiapan skuad, dana yang yang dianggarkan PSSI sebesar Rp10 hingga 15 miliar. Dana tersebut, dilanjutkan Djohar, ditujukan untuk keperluan training centre (TC)/pemusatan latihan Timnas Indonesia U-23 dan uji coba.
"Kalau ada tambahan dari pemerintah, kami terima. Namun kalau tidak, kami sudah sepakat untuk memberangkatkan Timnas Indonesia U-23 dengan biaya pribadi, tanpa bantuan pemerintah sepeser pun," tuturnya.
Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Rita Subowo, mengungkapkan jika Olympic Council Asia (OCA) selaku dewan penyelenggara Asian Games mempersilahkan Timnas Indonesia U-23 berlaga di Korea Selatan pada bulan September 2014.
Lebih jauh diterangkan Rita, Presiden OCA, Sheikh Ahmad Fahad Al Sahab dan Direktur General OCA, Husain Al-Musallam, berharap cabang olahraga sepak bola yang akan menurunkan Timnas Indonesia U-23, bisa tampil di ajang empat tahunan tersebut.
"Saya sudah bertanya kepada Presiden OCA dan dia bilang kalau Timnas U-23 boleh berlaga di Asian Games. Dia juga bilang kalau di dalam Asian Games tidak ada babak kualifikasi. Sehingga, tinggal mendaftar saja. Presiden OCA justru berharap dengan tampilnya Timnas U-23 di Asian Games bisa memperbaiki prestasi Kontingen Indonesia di kawasan Asia," tuturnya.
Sayangnya, Rita masih belum bisa memberikan garansi cabor sepak bola unjuk kebolehan di Incheon, Korea Selatan. Hanya saja, dilanjutkan Rita, KOI terus berjuang untuk memberikan informasi supaya cabor sepak bola bisa turun lapangan.
"Sejauh ini, kami (KOI) tidak bisa memberikan jaminan cabor sepak bola bisa tampil atau tidak. Keputusan tersebut, akan ditentukan dalam pertemuan antara pemerintah (Kemenpora), Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) dan KOI," pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSSI Ingin Cabor Sepakbola Tampil di Asian Games ke-17
Tim Nasional 23 Januari 2014, 18:14
-
AFC Restui Cabor Sepakbola Indonesia Berlaga di Asian Games
Tim Nasional 23 Januari 2014, 14:39
-
OCA Dukung Cabor Sepakbola Indonesia Tampil di Asian Games
Tim Nasional 23 Januari 2014, 14:08
-
Terkait Asian Games, PSSI Pasrah Kepada Pemerintah
Tim Nasional 23 Januari 2014, 10:39
-
Klub Bermasalah Dengan Gaji Terancam Dikeluarkan Dari PSSI
Bola Indonesia 22 Januari 2014, 21:00
LATEST UPDATE
-
Akhir Sebuah Era di Etihad: Bernardo Silva Umumkan Kepergian dari Man City
Liga Inggris 17 April 2026, 05:29
-
Lionel Messi Resmi Akuisisi Klub Spanyol
Bola Dunia Lainnya 17 April 2026, 00:47
-
Cristiano Ronaldo Alami Sakit Perut saat Al Nassr Menang, Muntah Usai Diganti
Asia 17 April 2026, 00:36
-
Kurniawan Dwi Yulianto Akui Peluang Timnas Indonesia U-17 ke Semifinal Tipis
Tim Nasional 17 April 2026, 00:22
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00
























KOMENTAR