Bola.net - Tiga poin kembali diperoleh tim nasional Indonesia U-23 dalam ajang MNC Cup 2013. Papua Nugini seakan kerepotan meladeni gempuran Andik Vermansyah dan kawan-kawan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta (22/11) malam.
Tidak tanggung-tanggung, enam gol tanpa balas dicetak skuad arahan Rahmad Darmawan ke gawang Papua Nugini.
Masing-masing gol tersebut, dibukukan Dendi Santoso menit ke-19, Yandi Sofyan menit ke-38 dan 65, Andik Vermansyah menit ke- 53, Bayu Gatra menit ke-72 dan ditutup Roni Esars menit ke-80.
"Masih terdapat kekurangan di tim ini dan harus segera diperbaiki. Karena itu, belum saatnya kita berpuas. Sebab, saya masih memiliki keinginan supaya permainan Timnas U-23 tampil stabil sepanjang pertandingan," terang Rahmad Darmawan.
Dipaparkan RD- panggilan Rahmad Darmawan- para pemain masih tampil tanpa identitas. Alias, sering terbawa gaya bermain lawan. Padahal sejak awal, tim pelatih selalu menginstruksikan para pemain supaya berani melalukan tekanan. Tujuannya, agar lawan tidak leluasa dalam mengembangkan permainan.
Kemenangan tersebut, membuat Indonesia menempati posisi pertama dengan enam poin dari dua pertandingan. Sebab pada laga perdana, meraih kemenangan dengan skor telak 3-0 dari Laos.
Sedangkan Papua Nugini yang ditangani Morris Bob Maiya, ada di posisi juru kunci lantaran belum mampu sekalipun merebut poin penuh. Pada laga perdana, Upaiga Koriak dan kawan-kawan kalah dari Maladewa dengan skor 0-1.
Berikutnya, Indonesia akan menjamu Maladewa, sedangkan Papua Nugini menantang Laos di SUGBK, Senayan, Jakarta, Minggu (24/11).[initial]
(esa/dzi)
Tidak tanggung-tanggung, enam gol tanpa balas dicetak skuad arahan Rahmad Darmawan ke gawang Papua Nugini.
Masing-masing gol tersebut, dibukukan Dendi Santoso menit ke-19, Yandi Sofyan menit ke-38 dan 65, Andik Vermansyah menit ke- 53, Bayu Gatra menit ke-72 dan ditutup Roni Esars menit ke-80.
"Masih terdapat kekurangan di tim ini dan harus segera diperbaiki. Karena itu, belum saatnya kita berpuas. Sebab, saya masih memiliki keinginan supaya permainan Timnas U-23 tampil stabil sepanjang pertandingan," terang Rahmad Darmawan.
Dipaparkan RD- panggilan Rahmad Darmawan- para pemain masih tampil tanpa identitas. Alias, sering terbawa gaya bermain lawan. Padahal sejak awal, tim pelatih selalu menginstruksikan para pemain supaya berani melalukan tekanan. Tujuannya, agar lawan tidak leluasa dalam mengembangkan permainan.
Kemenangan tersebut, membuat Indonesia menempati posisi pertama dengan enam poin dari dua pertandingan. Sebab pada laga perdana, meraih kemenangan dengan skor telak 3-0 dari Laos.
Sedangkan Papua Nugini yang ditangani Morris Bob Maiya, ada di posisi juru kunci lantaran belum mampu sekalipun merebut poin penuh. Pada laga perdana, Upaiga Koriak dan kawan-kawan kalah dari Maladewa dengan skor 0-1.
Berikutnya, Indonesia akan menjamu Maladewa, sedangkan Papua Nugini menantang Laos di SUGBK, Senayan, Jakarta, Minggu (24/11).[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Papua Nugini: Indonesia Tim Tangguh
Tim Nasional 22 November 2013, 23:54
-
Redam Pergerakan Lawan, Kunci Sukses Garuda Muda
Tim Nasional 22 November 2013, 23:44
-
Rahmad Darmawan Targetkan Timnas U-23 Tampil Stabil
Tim Nasional 22 November 2013, 23:10
-
Review: Indonesia Terlalu Tangguh Bagi Papua Nugini
Tim Nasional 22 November 2013, 21:30
-
Hadapi Papua Nugini, RD Rotasi Pemain
Tim Nasional 22 November 2013, 15:04
LATEST UPDATE
-
Hadapi Musim yang Padat, Persib Kelola Fisik dan Mental
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 16:58
-
Luis De La Fuente: Belgia Dulu, Baru Prancis!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 15:00
-
Romelu Lukaku: Belgia Punya Semua yang Dibutuhkan untuk Jegal Spanyol!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 14:30
-
AC Milan Segera Rampungkan Rekrutan Kedua di Musim Panas Ini
Liga Italia 10 Juli 2026, 14:06
-
Pelatih Ungkap Alasan Persib Bandung Terus Buru Pemain Baru
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 13:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR