
Bola.net - Timnas Indonesia sukses meraih kemenangan pada laga lanjutan Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, kontra Timnas Vietnam. Dalam laga yang dihelat di My Dinh Stadium Hanoi, Selasa (26/03), Skuad Garuda menang tiga gol tanpa balas.
Tiga gol Indonesia pada laga ini dicetak Jay Idzes, Ragnar Oratmangoen, dan Ramadhan Sananta.
Kemenangan Indonesia pada laga ini tergolong di luar dugaan. Pasalnya, Skuad Garuda pada laga ini tak dalam kondisi terbaik. Sejumlah amunisi mereka tidak bisa bermain pada laga ini karena tak dalam kondisi bugar.
Namun, dengan kondisi ini, para penggawa Indonesia tetap mampu menunjukkan performa ciamik. Kemenangan telak di Hanoi merupakan bukti apiknya performa para penggawa Skuad Garuda.
Di antara para penggawa Skuad Garuda sendiri ada sejumlah pemain yang tampil menonjol. Salah satunya adalah Ramadhan Sananta. Penyerang masa depan Indonesia ini mampu memanfaatkan sedikit menit bermain yang diberikan kepadanya dengan baik. Ia sukses mencetak gol ketiga Indonesia pada laga ini.
Siapa saja selengkapnya pemain terbaik Indonesia saat meremukkan Vietnam di Hanoi? Berikut lima orang di antara mereka
Marselino Ferdinan - 6,53

Di peringkat kelima dalam daftar lima pemain terbaik Indonesia saat meremukkan Vietnam di Hanoi ada nama Marselino Ferdinan. Gelandang Skuad Garuda ini mendapat ponten 6,53 untuk penampilannya pada laga kontra Vietnam.
Dalam pertandingan ini, Marselino menjadi salah satu dinamo di ruang mesin Timnas Indonesia. Ia mencatatkan 15 umpan akurat dan dua dribel sukses untuk mengalirkan serangan Skuad Garuda.
Tak hanya apik menggalang serangan, Marselino juga kokoh dalam menjaga kedalaman timnya. Ia mencatatkan lima tekel sukses pada laga ini. Selain itu, penggawa KMSK Deinze tersebut juga mencatatkan satu intersep untuk memotong alur serangan lawan.
Nathan Tjoe-A-On - 6,56
Nathan Tjoe-A-On menempati posisi empat dalam daftar lima pemain terbaik Indonesia saat meremukkan Vietnam di Hanoi. Nilai 6,56 diberikan kepada bek sayap Indonesia ini untuk penampilannya pada laga kontra The Golden Star Warriors.
Nathan menjadi otak satu dari tiga gol Indonesia pada laga ini. Umpannya menjadi awal dari gol kedua Skuad Garuda yang dicetak Ragnar Oratmangoen. Selain itu, ia juga mencatatkan 14 umpan akurat lain.
Selain itu, pemain berusia 22 tahun tersebut juga tampil kokoh menjaga sisi kiri pertahanan Skuad Garuda. Nathan mencatatkan dua tekel, dua sapuan, dan dua intersep untuk memotong alur serangan lawan.
Jay Idzes - 6,87

Urutan ketiga dalam daftar lima pemain terbaik Indonesia saat meremukkan Vietnam di Hanoi ditempati Jay Idzes. Penampilan bek tengah Skuad Garuda tersebut kala menghadapi Vietnam diganjar nilai 6,87.
Pada pertandingan ini, Idzes kembali menjadi pilar kokoh di jantung lini pertahanan Indonesia. Ia mencatatkan empat tekel, lima sapuan, dua intersep, dan satu blok untuk menghalau serbuan Vietnam.
Tak hanya kokoh bertahan, Idzes juga mencetak satu gol pada laga ini. Memanfaatkan umpan Thom Haye, pemain Venezia tersebut membobol gawang Filip Nguyen pada menit sembilan.
Ragnar Oratmangoen - 6,94

Di peringkat kedua dalam daftar lima pemain terbaik Indonesia saat meremukkan Vietnam di Hanoi ada nama Ragnar Oratmangoen. Pemain depan Timnas Indonesia ini mendapat nilai 6,94 untuk penampilannya pada laga kontra Vietnam.
Ragnar menjalani debutnya bersama Skuad Garuda dengan apik. Ia mencetak gol kedua Indonesia pada menit ke-24.
Selain gol tersebut, pemain berusia 26 tahun ini juga berkontribusi melalui selusin umpan akurat dan tiga dribel sukses.
Ramadhan Sananta - 7,01

Ramadhan Sananta menempati posisi puncak dalam daftar lima pemain terbaik Indonesia saat meremukkan Vietnam di Hanoi. Nilai 7,01 diberikan kepada penyerang Indonesia ini untuk penampilannya pada laga kontra The Golden Star Warriors.
Sananta memulai laga ini dari bangku cadangan. Pemain Persis Solo masuk pada menit ke-76 saat menggantikan Witan Sulaeman.
Kendati tak banyak mendapat banyak waktu bermain, Sananta berhasil membuktikan ketajamannya. Ia mencetak gol ketiga Indonesia jelang laga berakhir.
Tak hanya itu, Sananta juga mencatatkan tiga umpan sukses, termasuk satu umpan kunci pada pertandingan ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pengamat Sebut Gol Ragnar Oratmangoen ke Gawang Vietnam Sangat Luar Biasa
Tim Nasional 27 Maret 2024, 20:27
-
Media Vietnam Gosipin Ernando Ari yang Duduk di Lapangan, Fans Sakit Hati!
Tim Nasional 27 Maret 2024, 14:45
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Milan vs Como: Siapa Gantikan Rabiot? Rafael Leao Starter
Liga Italia 18 Februari 2026, 20:29
-
Live Streaming Wolves vs Arsenal - Link Nonton Premier League/Liga Inggris di Vidio
Liga Inggris 18 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Olympiacos vs Leverkusen - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 18 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Bodo/Glimt vs Inter - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 18 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Milan vs Como - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 18 Februari 2026, 19:45
-
Tempat Menonton AC Milan vs Como: Live Streaming Serie A di ANTV dan Vidio
Liga Italia 18 Februari 2026, 19:39
-
Tempat Menonton Wolves vs Arsenal: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 18 Februari 2026, 19:19
-
Jelang Milan vs Como, Fabregas Puji Mental Rossoneri dan Singgung Realita Scudetto
Liga Italia 18 Februari 2026, 18:57
-
Shin Guards Bikin Kagok Pemain Bola Tapi Perlu, Coba Takar Risikonya
Bola Indonesia 18 Februari 2026, 18:46
-
Liverpool Injak Rem Dalam Perburuan Penyerang Aston Villa Ini
Liga Inggris 18 Februari 2026, 18:40
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
























KOMENTAR