Rapor Merah Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Tersingkir di Fase Grup Piala Asia U-17 2026

Rapor Merah Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Tersingkir di Fase Grup Piala Asia U-17 2026
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, di laga lawan Malaysia, Kamis (16/4/2026). (c) Bola.net/M. Iqbal Ichsan

Bola.net - Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, kembali harus menelan kekecewaan setelah gagal membawa skuad Garuda Muda berbicara banyak di ajang Piala Asia U-17 2026. Catatan kurang memuaskan tersebut semakin memperburuk rekam jejak pelatih berusia 49 tahun itu di turnamen level Asia.

Teranyar, Timnas Indonesia U-17 dipastikan gagal melaju ke babak gugur Piala Asia U-17 2026 usai takluk dengan skor 1-3 dari Jepang pada pertandingan yang berlangsung di Lapangan A King Abdullah Sports City Training Stadium, Jeddah, Selasa (12/5/2026).

Skuad Garuda Muda memang tak bisa berkutik menghadapi kekuatan Samurai Biru yang terus menerus menggempur sejak menit awal. Akhirnya, anak asuh Kurniawan Dwi Yulianto harus angkat koper karena menjadi juru kunci Grup B.

Kegagalan ini sekaligus melanjutkan rapor merah yang sebelumnya telah menimpa skuad Garuda Muda di bawah asuhan Kurniawan Dwi Yulianto. Hasil ini juga membuatnya gagal melanjutkan catatan impresif pelatih sebelumnya.

Berikut Bola.net menyajikan ulasannya.

1 dari 3 halaman

Berakhir Jadi Juru Kunci

Skuad Timnas Indonesia U-17 di ajang Piala Asia U-17 (c) Dok. PSSI

Skuad Timnas Indonesia U-17 di ajang Piala Asia U-17 (c) Dok. PSSI

Timnas Indonesia U-17 akhirnya harus menutup persaingan sebagai penghuni dasar klasemen akhir Grup B Piala Asia U-17 2026. Garuda Muda hanya sanggup mengamankan tiga poin dari tiga pertandingan di fase penyisihan.

Tiga poin ini didapatkan ketika Mathew Baker dan kawan-kawan menumbangkan China dengan skor tipis 1-0 pada laga pembuka. Sayangnya, pada laga berikutnya, Garuda Muda harus mengakui keunggulan Qatar dan digebuk 0-2.

Garuda Muda sejatinya hanya membutuhkan hasil imbang saat bersua Jepang. Sayangnya, anak asuh Kurniawan Dwi Yulianto harus menyerah dengan skor 1-3, sehingga gagal bersaing merebut posisi runner-up.

Padahal, jumlah poinnya setara dengan milik China dan Qatar. Hanya saja, skuad Garuda Muda dinyatakan kalah secara head-to-head di antara tiga peserta ini dengan nilai China (+1), Qatar (0), Indonesia (-1).

2 dari 3 halaman

Kegagalan Ajang Sebelumnya

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, usai laga lawan Vietnam U-17, Minggu (19/4/2026). (c) Bola.net/M. Iqbal Ichsan

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, usai laga lawan Vietnam U-17, Minggu (19/4/2026). (c) Bola.net/M. Iqbal Ichsan

Kegagalan skuad Garuda Muda di level Asia memang makin terasa menyakitkan. Sebelumnya, ketika menjadi tuan rumah Piala AFF U-17 2026, Timnas Indonesia U-17 juga mengukir hasil yang kurang impresif.

Ketika itu, anak asuh Kurniawan Dwi Yulianto gagal bersaing untuk lolos ke semifinal karena mengukir satu kemenangan atas Timor Leste (4-0), tumbang dari Malaysia (0-1), dan ditahan imbang Vietnam (0-0).

Dengan hasil ini, Garuda Muda finis di peringkat ketiga klasemen Grup A Piala AFF U-17 2026 dengan empat poin. Putu Ekayana dan kawan-kawan harus mengakhiri persaingan lebih cepat karena gagal melaju ke babak empat besar.

3 dari 3 halaman

Rekor Pelatih Sebelumnya

Nova Ariano ketika memimpin sesi latihan Timnas Indonesia U-17 (c) Bagaskara Lazuardi

Nova Ariano ketika memimpin sesi latihan Timnas Indonesia U-17 (c) Bagaskara Lazuardi

Dengan dua kegagalan ini, Kurniawan Dwi Yulianto gagal melanjutkan catatan impresif yang diukir oleh pelatih sebelumnya Nova Arianto, yang mampu memberikan prestasi membanggakan bersama Timnas Indonesia U-17.

Di bawah asuhan Nova Arianto, Garuda Muda sanggup merebut peringkat ketiga Piala AFF U-16 2024. Sedangkan di Piala Asia U-17 2025, anak asuh Nova Arianto sukses menjuarai fase grup dan lolos ke perempat final.

Hasil ini sekaligus memastikan satu tiket bagi Timnas Indonesia U-17 untuk tampil di Piala Dunia U-17 2025. Ini juga menjadi sejarah tersendiri karena Garuda Muda untuk pertama kalinya bisa lolos ke Piala Dunia U-17 lewat fase kualifikasi.

Disadur dari Bola.com (Radifa Arsa, Benediktus Gerendo Pradigdo) 13 Mei 2026


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL