
Bola.net - Kekalahan Real Madrid dari Barcelona di El Clasico kembali meninggalkan luka mendalam bagi para Madridista. Hasil buruk itu juga membuat Los Blancos dipastikan gagal mengejar gelar La Liga musim ini.
Situasi tersebut menjadi semakin menyakitkan karena Madrid harus melihat rival abadinya kembali berjaya. Untuk dua musim beruntun, Barcelona sukses mengungguli Real Madrid dalam perebutan mahkota liga domestik.
Sorotan tajam kemudian datang dari mantan gelandang andalan Madrid, Toni Kroos. Meski sudah pensiun, Kroos mengaku masih merasakan penderitaan saat melihat mantan klubnya terus terpuruk.
Kroos bahkan secara terbuka mengkritik kondisi internal klub yang dianggap sudah lama bermasalah. Kekalahan 0-2 dari Barcelona di El Clasico pun disebut menjadi simbol suram musim Madrid.
Kroos Sulit Terima Keterpurukan Real Madrid

Kekalahan dari Barcelona membuat Real Madrid dipastikan menjalani musim tanpa trofi besar. Situasi itu menjadi yang kedua secara beruntun sejak Kroos meninggalkan Santiago Bernabeu.
Dalam podcast pribadinya, Einfach mal Luppen, Kroos mengaku sangat kecewa dengan pencapaian mantan klubnya. Ia menilai hasil tersebut sama sekali tidak pantas bagi klub sebesar Real Madrid.
"Itu sangat sulit diterima. Dua (kekalahan) tidak dapat diterima. Titik. Itulah citra diri Real. Semua orang tahu itu,” kata Kroos, via Goal.
Mantan gelandang timnas Jerman itu juga menyinggung suasana negatif yang terus menyelimuti klub sepanjang musim. Menurutnya, berbagai konflik internal seperti duel Aurelien Tchouameni dengan Federico Valverde, dan kebocoran masalah ke media telah memperburuk keadaan di dalam skuad.
Kroos Sampai Lega Saat El Clasico Berakhir

Kroos mengaku sebenarnya tidak terlalu yakin Real Madrid mampu mengalahkan Barcelona sebelum pertandingan dimulai. Keyakinannya semakin hilang ketika Barcelona langsung unggul cepat lewat gol Marcus Rashford dan Ferran Torres.
Eks maestro lini tengah Madrid itu bahkan merasa pertandingan berjalan sangat menyakitkan untuk disaksikan. Ia mengaku jarang memiliki harapan serendah itu saat melihat Real Madrid tampil di laga besar.
“Saya jarang mencatat begitu sedikit catatan. Saya jarang merasa begitu sedikit harapan. Sejujurnya, saya senang ketika pertandingan berakhir," aku Kroos.
Meski babak kedua berjalan lebih seimbang, Kroos menilai laga tersebut sudah kehilangan arah bagi Madrid. Kekalahan itu sekaligus memperbesar tekanan terhadap jajaran pelatih dan manajemen klub.
Laporan yang beredar menyebut perubahan besar di tubuh Madrid bisa segera terjadi. Nama José Mourinho bahkan mulai dikaitkan dengan kemungkinan kembali menangani klub, sementara Kroos sendiri disebut berpeluang mendapat peran baru di lingkungan Real Madrid.
Klasemen Liga Spanyol
(Goal)
Baca Juga:
- Real Madrid Hancur Lebur Musim Ini, Florentino Perez Menolak Bahas Nasib Jose Mourinho
- Didesak Mundur dari Real Madrid, Begini Reaksi Florentino Perez
- Iker Casillas Tegas Tolak Jose Mourinho Kembali ke Real Madrid
- Florentino Perez Murka Ruang Ganti Real Madrid Bocor: Padahal Mereka Berkelahi Setiap Tahun!
- Real Madrid Lapor UEFA, Barcelona Siapkan Langkah Hukum
- Terlalu Disiplin! Cristiano Ronaldo Minta Latihan Ekstra Hanya Gara-gara Segelas Sampanye
- Jose Mourinho Disebut Jawaban untuk Masalah Real Madrid
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
Prediksi Starting XI Real Madrid Era Mourinho, Tanpa Vinicius dan Trent
Editorial 12 Mei 2026, 23:01
-
5 Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Piala Dunia
Editorial 12 Mei 2026, 22:24























KOMENTAR