Bola.net - Timnas Kamboja U-19 meraih poin penuh dalam laga terakhir mereka di Grup A AFF U-19 Championship 2013. Melawan Singapura, Selasa (17/09), anak asuh Rith Dyka ini menang tipis dengan skor 3-2.
Mengawali laga, Singapura yang dituntut menang, justru tertekan. Mereka gagal mendominasi permainan. Bahkan, berulang kali pemain-pemain Kamboja merepotkan barisan pertahanan Young Lions.
Nyaris sepanjang babak pertama, tak ada peluang tercipta d ari kedua tim. Serangan-serangan Kamboja selalu kandas di barisan belakang Singapura. Sebaliknya, serangan balik anak asuh Dejan Gluscevic ini selalu gagal karena monoton dan bisa dibaca dengan mudah para penggawa Laos.
Peluang pertama baru terjadi di menit 37. Memanfaatkan umpan Samoeun Pidor, Nub Tola melepas tendangan keras ke gawang Singapura. Beuntung Fashah Iskandar sigap menepis bola keluar lapangan.
Semenit kemudian, Fashah kembali menjadi pahlawan bagi timnya. Kegesitannya menepis tendangan Ros Rothanak dari jarak dekat kembali membuat serbuan Kamboja kandas.
Singapura sempat memiliki peluang unggul di akhir babak pertama. Sayang tendangan keras Mahathir Azeman masih membentur mistar gawang Prak Phirun.
Di babak kedua, Singapura bermain lebih agresif. Namun, alih-alih mencetak gol, gawang mereka justru kebobolan kala laga babak kedua baru berjalan tiga menit.
Memanfaatkan tendangan sudut, Nub Tola yang tak terjaga menyundul bola. Kali ini Fashah Iskandar tak bisa berbuat apapun melihat bola menembus gawangnya.
Kebobolan, Singapura berusaha mengejar. Upaya ini berhasil ketika pada menit 56 Muhammad Muhelmy bin Suhaimi melepas tendangan keras yang tak bisa ditahan Prak Phirun.
Lima menit kemudian, Kamboja hampir kembali unggul. Namun, sepakan keras Ros Rothanak masih menghajar mistar gawang Singapura.
Menit 66 giliran Mahathir Azeman membahayakan gawang Kamboja. Sayang sepakan pemain yang merumput di Brazil ini masih tipis menyamping gawang Kamboja,
Azeman menjadi momok bagi lini belakang Kamboja. Pergerakannya harus dihentikan Prak Phirun di kotak penalti menit 73. Pelanggaran ini berbuah hadiah penalti bagi Singapura.
Muhammad Hazim Faiz yang dipercaya menjadi algojo tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Sepakannya mengecoh Prak Phirun dan membawa Singapura balik unggul.
Ros Rothanak sempat memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan. Sayang sepakannya dari jarak dekat masih meleset dari sasaran.
Neth Veasna akhirnya membuat skor menjadi imbang menit ke-80. Sundulannya, memanfaatkan tendangan sudut, mulus meluncur ke gawang Singapura.
Tiga menit kemudian, Nub Tola balik membawa Kamboja unggul. Menerima umpan Ros Rothanak, pemain bernomor punggung 27 ini melepas tendangan keras yang tak bisa ditepis Fashah Iskandar.
Jelang laga usai, Singapura berusaha menyerang untuk menyamakan kedudukan. Namun, sampai wasit Hla Min meniup peluit panjang, kedudukan tak berubah bagi keunggulan Kamboja. (den/dzi)
Mengawali laga, Singapura yang dituntut menang, justru tertekan. Mereka gagal mendominasi permainan. Bahkan, berulang kali pemain-pemain Kamboja merepotkan barisan pertahanan Young Lions.
Nyaris sepanjang babak pertama, tak ada peluang tercipta d ari kedua tim. Serangan-serangan Kamboja selalu kandas di barisan belakang Singapura. Sebaliknya, serangan balik anak asuh Dejan Gluscevic ini selalu gagal karena monoton dan bisa dibaca dengan mudah para penggawa Laos.
Peluang pertama baru terjadi di menit 37. Memanfaatkan umpan Samoeun Pidor, Nub Tola melepas tendangan keras ke gawang Singapura. Beuntung Fashah Iskandar sigap menepis bola keluar lapangan.
Semenit kemudian, Fashah kembali menjadi pahlawan bagi timnya. Kegesitannya menepis tendangan Ros Rothanak dari jarak dekat kembali membuat serbuan Kamboja kandas.
Singapura sempat memiliki peluang unggul di akhir babak pertama. Sayang tendangan keras Mahathir Azeman masih membentur mistar gawang Prak Phirun.
Di babak kedua, Singapura bermain lebih agresif. Namun, alih-alih mencetak gol, gawang mereka justru kebobolan kala laga babak kedua baru berjalan tiga menit.
Memanfaatkan tendangan sudut, Nub Tola yang tak terjaga menyundul bola. Kali ini Fashah Iskandar tak bisa berbuat apapun melihat bola menembus gawangnya.
Kebobolan, Singapura berusaha mengejar. Upaya ini berhasil ketika pada menit 56 Muhammad Muhelmy bin Suhaimi melepas tendangan keras yang tak bisa ditahan Prak Phirun.
Lima menit kemudian, Kamboja hampir kembali unggul. Namun, sepakan keras Ros Rothanak masih menghajar mistar gawang Singapura.
Menit 66 giliran Mahathir Azeman membahayakan gawang Kamboja. Sayang sepakan pemain yang merumput di Brazil ini masih tipis menyamping gawang Kamboja,
Azeman menjadi momok bagi lini belakang Kamboja. Pergerakannya harus dihentikan Prak Phirun di kotak penalti menit 73. Pelanggaran ini berbuah hadiah penalti bagi Singapura.
Muhammad Hazim Faiz yang dipercaya menjadi algojo tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Sepakannya mengecoh Prak Phirun dan membawa Singapura balik unggul.
Ros Rothanak sempat memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan. Sayang sepakannya dari jarak dekat masih meleset dari sasaran.
Neth Veasna akhirnya membuat skor menjadi imbang menit ke-80. Sundulannya, memanfaatkan tendangan sudut, mulus meluncur ke gawang Singapura.
Tiga menit kemudian, Nub Tola balik membawa Kamboja unggul. Menerima umpan Ros Rothanak, pemain bernomor punggung 27 ini melepas tendangan keras yang tak bisa ditepis Fashah Iskandar.
Jelang laga usai, Singapura berusaha menyerang untuk menyamakan kedudukan. Namun, sampai wasit Hla Min meniup peluit panjang, kedudukan tak berubah bagi keunggulan Kamboja. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review AFF U-19: Tundukkan Filipina, Timor Leste Juara Grup A
Tim Nasional 17 September 2013, 22:05
-
Dibekuk Kamboja, Pelatih Singapura Bela Pemainnya
Tim Nasional 17 September 2013, 19:27
-
Gagal Lolos ke Semifinal, Kamboja Tetap Bahagia
Tim Nasional 17 September 2013, 19:19
-
Laos Ogah Ketemu Vietnam di Semifinal Piala AFF U-19
Tim Nasional 17 September 2013, 19:15
-
Review AFF U-19: Timnas Kamboja Bekuk Young Lions
Tim Nasional 17 September 2013, 17:39
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR