Bola.net - Timnas Indonesia U-19 kembali meraih kemenangan saat meladeni timnas Uni Emirat Arab (UEA) U-19 di Tyeyab Awana Stadium, Al Khawaneej, FA UAE Complex, Dubai, Rabu (16/4) malam.
Memainkan tim yang sama persis dengan tim yang mengalahkan UEA U-19 di pertemuan pertama beberapa hari lalu, Timnas Indonesia sempat kewalahan menghadapi permainan cepat tuan rumah.
Bahkan beberapa kali UEA mampu merepotkan barisan pertahanan Garuda Jaya lewat permainan cepat dari kaki ke kaki yang mereka peragakan. Beruntung pertahanan Garuda Jaya yang dikomandoi Hansamu Yama Pranata mampu tampil solid dan disiplin dalam membendung serangan UEA.
Perlahan tapi pasti, Garuda Jaya mampu mengambil alih permainan. Dua peluang dari Muhammad Hargianto dan Evan Dimas masih belum menemui sasaran. Hingga akhirnya pada menit ke-41 Muchlis Hadi mampu memecah kebuntuan lewat sebuah sontekan akurat memaksimalkan umpan Hargianto.
Setelah tertinggal satu gol di babak pertama, UEA tampil lebih agresif di babak kedua dengan mengandalkan umpan cepat dari kaki ke kaki.
Pada menit ke-47, UEA harus bermain dengan 10 pemain setelah Mohammed Abdel Baset mendapatkan kartu kuning kedua, usai melanggar Evan Dimas.
Meski kalah jumlah pemain, UEA mampu menyulitkan Garuda Jaya lewat permainan cepat mereka. Hasilnya, pada menit ke-56 Jassem Jawhar mampu mencetak gol penyama kedudukan setelah menerima umpan datar dari sisi kiri pertahanan Indonesia. Skor pun berubah imbang 1-1.
Sukses menyamakan kedudukan, UEA tampil lebih agresif memberikan tekanan ke pertahanan Indonesia. Namun sebuah insiden pada menit ke-69 yang melibatkan Muchlis Hadi dan Abdallah Al Noubi membuat wasit harus memberikan kartu merah kepada Abdallah Al Noubi.
Unggul jumlah pemain benar-benar dimanfaatkan anak asuh Indra Sjafri. Serangan demi serangan semakin gencar mengalir ke pertahanan UEA. Hasilnya, Dimas Drajat yang masuk sebagai pengganti mencetak gol kedua Indonesia setelah memaksimalkan umpan Evan Dimas. Skor pun kembali berubah menjadi 2-1 untuk Garuda Jaya.
Di sisa waktu pertandingan, Indonesia terus mencoba untuk menambah keunggulan. Beberapa upaya dari Dinan Javier dan Septian David Maulana masih belum mampu menambah keunggulan Indonesia. Hingga pertandingan berakhir, skor 2-1 ini tetap bertahan.
Hasil ini merupakan kemenangan kedua Garuda Jaya atas Uni Emirat Arab U-19 setelah di pertemuan pertama, Evan Dimas dkk menang dengan skor 4-1. (bola/dzi)
Memainkan tim yang sama persis dengan tim yang mengalahkan UEA U-19 di pertemuan pertama beberapa hari lalu, Timnas Indonesia sempat kewalahan menghadapi permainan cepat tuan rumah.
Bahkan beberapa kali UEA mampu merepotkan barisan pertahanan Garuda Jaya lewat permainan cepat dari kaki ke kaki yang mereka peragakan. Beruntung pertahanan Garuda Jaya yang dikomandoi Hansamu Yama Pranata mampu tampil solid dan disiplin dalam membendung serangan UEA.
Perlahan tapi pasti, Garuda Jaya mampu mengambil alih permainan. Dua peluang dari Muhammad Hargianto dan Evan Dimas masih belum menemui sasaran. Hingga akhirnya pada menit ke-41 Muchlis Hadi mampu memecah kebuntuan lewat sebuah sontekan akurat memaksimalkan umpan Hargianto.
Setelah tertinggal satu gol di babak pertama, UEA tampil lebih agresif di babak kedua dengan mengandalkan umpan cepat dari kaki ke kaki.
Pada menit ke-47, UEA harus bermain dengan 10 pemain setelah Mohammed Abdel Baset mendapatkan kartu kuning kedua, usai melanggar Evan Dimas.
Meski kalah jumlah pemain, UEA mampu menyulitkan Garuda Jaya lewat permainan cepat mereka. Hasilnya, pada menit ke-56 Jassem Jawhar mampu mencetak gol penyama kedudukan setelah menerima umpan datar dari sisi kiri pertahanan Indonesia. Skor pun berubah imbang 1-1.
Sukses menyamakan kedudukan, UEA tampil lebih agresif memberikan tekanan ke pertahanan Indonesia. Namun sebuah insiden pada menit ke-69 yang melibatkan Muchlis Hadi dan Abdallah Al Noubi membuat wasit harus memberikan kartu merah kepada Abdallah Al Noubi.
Unggul jumlah pemain benar-benar dimanfaatkan anak asuh Indra Sjafri. Serangan demi serangan semakin gencar mengalir ke pertahanan UEA. Hasilnya, Dimas Drajat yang masuk sebagai pengganti mencetak gol kedua Indonesia setelah memaksimalkan umpan Evan Dimas. Skor pun kembali berubah menjadi 2-1 untuk Garuda Jaya.
Di sisa waktu pertandingan, Indonesia terus mencoba untuk menambah keunggulan. Beberapa upaya dari Dinan Javier dan Septian David Maulana masih belum mampu menambah keunggulan Indonesia. Hingga pertandingan berakhir, skor 2-1 ini tetap bertahan.
Hasil ini merupakan kemenangan kedua Garuda Jaya atas Uni Emirat Arab U-19 setelah di pertemuan pertama, Evan Dimas dkk menang dengan skor 4-1. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BTN Berharap Timnas U-19 Maksimalkan Uji Coba di Semua Aspek
Tim Nasional 16 April 2014, 23:27
-
Review: Garuda Jaya Kembali Pecundangi UEA
Tim Nasional 16 April 2014, 22:52
-
Inilah Susunan Pemain Indonesia U-19 vs UEA U-19
Tim Nasional 16 April 2014, 17:28
-
Bantai UEA, Indra Sjafri Akui Performa Pemain Meningkat
Tim Nasional 15 April 2014, 12:05
-
Review: Giliran UEA Jadi Korban Keganasan Garuda Jaya
Tim Nasional 14 April 2014, 22:55
LATEST UPDATE
-
Dongeng Sunderland: Dari League One ke Liga Europa
Liga Inggris 25 Mei 2026, 07:36
-
Bruno Fernandes Tembus 104 Assist untuk Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 07:17
-
Dari Juara ke Posisi 5, Mengapa Liverpool Melempem?
Liga Inggris 25 Mei 2026, 06:52
-
Wakil Serie A di Liga Champions, Liga Europa dan UECL Musim 2026/2027
Liga Italia 25 Mei 2026, 06:45
-
West Ham Degradasi, MU Kebut Transfer Pemain The Hammers Ini
Liga Inggris 25 Mei 2026, 06:35
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 25 Mei 2026, 05:50
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR