Evan Dimas Turun Gunung, Didik Bakat Muda Bertalenta di Labuan Bajo dalam Festival Sepak Bola Rakyat yang Dihadiri Ratu Tisha

Bola.net - Festival Sepak Bola Rakyat resmi bergulir di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan itu dibuka di Stadion Ora Flobamora pada Sabtu (13/12/2025) pagi waktu setempat.
Pembukaan acara tersebut dihadiri mantan kapten Timnas Indonesia, Evan Dimas, yang kehadirannya menarik minat besar peserta dari Labuan Bajo dan wilayah sekitarnya. Antusiasme terlihat sejak awal kegiatan, terutama dari para pemain muda yang mengikuti angkaian acara.
Selain Evan Dimas, sejumlah tokoh sepak bola nasional dan daerah turut hadir dalam pembukaan festival tersebut. Di antaranya adalah Wakil Ketua Umum (Waketum) PSSI, Ratu Tisha, Ketua PSSI Provinsi NTT, Chris Mboeik, Communication Lead Coca Cola Indonesia, Fauziah Syafarina Nasution, serta Project Manager Garuda Gemah Nusantara (GGN), Antonius Anadri.
Agenda utama pada hari pertama diisi dengan coaching clinic yang dipandu langsung oleh Evan Dimas. Kegiatan ini diikuti sekitar 150 pesepak bola muda dari berbagai komunitas di Labuan Bajo.
Setelah sesi pelatihan, festival dilanjutkan dengan mini turnamen yang melibatkan empat tim dan total sekitar 100 pemain. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung hingga Minggu (14/12) dan juga dimanfaatkan sebagai ajang pemantauan bakat.
Supaya Bibit Desa Tersorot

Evan Dimas tidak hanya terlibat di lapangan, tetapi juga ambil bagian dalam sesi siniar bertajuk Nobar (Ngobrol Bola Ramean). Program tersebut direkam di sela kegiatan.
"Kegiatan seperti ini sangat bagus sekali karena kadang bibit-bibit di desa tidak tersorot ataupun tidak terlihat. Dengan adanya festival seperti ini, mungkin bisa tersorot dan terlihat," ujar Evan Dimas.
"Harapan saya, acara seperti ini bisa memunculkan bibit-bibit yang bukan hanya bagus soal teknik dan skill, tapi bagus secara karakter dan mentalnya juga. Karena sepak bola itu bukan hanya sekadar olahraga, tapi sepak bola harus melibatkan unsur kearifan, keindahan, dan kerukunan," katanya menambahkan.
Berdampak Positif
Pada kesempatan yang sama, Ratu Tisha menilai Festival Sepak Bola Rakyat memiliki dampak positif bagi pembinaan usia muda di daerah. Menurutnya, kegiatan semacam ini dapat menjadi pemantik semangat bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan pemain muda.
"PSSI sangat mengapresiasi kegiatan ini, apalagi kegiatan seperti ini diharapkan bisa membangkitkan lagi motivasi para pemain muda di daerah," ucap Tisha.
"Selain itu, juga membuat semua yang terlibat di area pembinaan usia muda semakin bersemangat yang nantinya bisa melahirkan kembali bibit-bibit berkualitas untuk Timnas Indonesia," lanjutnya.
Sejalan dengan Pandangan
Sementara itu, Fauziah Syafarina Nasution menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan pandangan pihaknya terhadap sepak bola sebagai ruang kebersamaan. Ia juga mengatakan bahwa Indonesia menjadi salah satu negara di kawasan ASEAN yang akan disinggahi tur trofi Piala Dunia.
"Indonesia menjadi salah satu dari tiga negara ASEAN selain Malaysia dan Thailand yang dikunjungi trofi Piala Dunia. Kegiatan itu akan digelar di Jakarta pada 22 Januari 2026," katanya.
"Ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kita, karena memang FIFA sangat ketat dalam pemilihan negara mana yang bakal dikunjungi trofi tersebut," sambungnya.
Komitmen Jangka Panjang
Sementara itu, Nusantara Antonius Anadri menegaskan bahwa festival ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang pihaknya dalam pembinaan sepak bola usia dini. Ia menekankan pentingnya ekosistem yang aman dan berkelanjutan bagi pemain muda.
"Prioritas kami adalah membangun fondasi pembinaan jangka panjang yang terstruktur, mulai dari akses latihan yang lebih merata, pendampingan yang tepat, hingga penciptaan lingkungan yang aman dan suportif bagi pemain muda," imbuh Anadri.
Acara ini digagas GGN bersama Coca Cola sebagai bagian dari agenda pengembangan sepak bola akar rumput. Festival Sepak Bola Rakyat dijadwalkan tidak hanya berlangsung di Labuan Bajo, dan setelah ini akan digelar di Palu, Jakarta, serta Makassar.
Penulis: Fitri Apriani (Bola.net)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Timnas Indonesia U-22 Gagal Total: Variasi Serangan Minim dan Akhir Pahit di SEA Games 2025
- Tekanan, Kelengahan, dan Kebuntuan: Mengapa Timnas Indonesia U-22 Gagal di SEA Games 2025
- 3 Figur Sentral Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025 meski Gagal ke Semifinal
- Jens Raven Minta Maaf Gagal di SEA Games 2025, Berharap Bisa Membela Timnas Indonesia U-22 Lagi
- Cerita SEA Games 2025: Penantian 30 Tahun Penonton Lokal Chiang Mai Akhirnya Terbayarkan setelah Melihat Kembali Legenda Timnas Indonesia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bung Towel Kritik Zainudin Amali usai Timnas Indonesia U-22 Gagal di SEA Games 2025
Tim Nasional 13 Desember 2025, 23:11
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Cremonese vs Inter Milan: Federico Dimarco
Liga Italia 2 Februari 2026, 02:39
-
Man of the Match Tottenham vs Man City: Dominic Solanke
Liga Inggris 2 Februari 2026, 02:28
-
Man of the Match Man United vs Fulham: Casemiro
Liga Inggris 2 Februari 2026, 00:45
-
Man of the Match Real Madrid vs Rayo Vallecano: Vinicius Junior
Liga Spanyol 2 Februari 2026, 00:32
-
Hasil Lyon vs LOSC: Calvin Verdonk Masuk dari Bangku Cadangan, Sayang Timnya Kalah
Tim Nasional 2 Februari 2026, 00:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30






















KOMENTAR