Kemenangan 2-0 atas Mauritania di pertandingan pertama mendekatkan langkah Indonesia ke babak empat besar. Untuk mewujudkannya, tim Garuda wajib menang atas Kurdistan, sang pemimpin klasemen yang juga menang di pertandingan pertamanya dengan produktivitas gol lebih baik (3-1).
Jika hasilnya ternyata imbang atau kalah, Indonesia tetap bisa lolos, yaitu dengan status runner-up terbaik. Syaratnya, selisih gol tidak boleh lebih dari satu.
Satu pertanyaan mengemuka di benak para pecinta bola tanah air menjelang laga penentuan ini. Sudahkah pelatih Nil Maizar membenahi koordinasi permainan Irfan Bachdim dan kawan-kawan, yang meski menang dua gol tanpa balas, namun berulang kali tertekan dan sering melakukan kesalahan operan saat melawan Mauritania?
Gawang Indonesia bergetar terlebih dahulu pada menit ke-17, tetapi Indonesia berhasil menyamakan kedudukan lewat Titus Bonai hanya satu menit setelah gol pembuka Kurdistan itu tercipta.
Skor 1-1 di babak pertama bertahan sampai jeda, bahkan hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil imbang ini tidak didapat dengan mudah. Sejak menit awal babak kedua, lini pertahanan Indonesia mendapatkan tekanan bertubi-tubi dari Kurdistan. Secara keseluruhan, permainan Indonesia masih menyisakan sejumlah catatan. Salah satunya adalah minimnya pemain kreatif di lini tengah yang bisa diandalkan untuk membongkar pertahanan lawan, baik dengan speed, operan maupun pergerakan tanpa bolanya.
Terlepas dari itu semua, Indonesia dipastikan finis sebagai runner-up Grup B di bawah Kurdistan dan akan menghadapi pemenang Grup C, Tunisia atau Yordania, dalam pertandingan semifinal yang akan digelar pada 22 Mei mendatang. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review:Timnas U-19 Ditundukkan Tim Divisi Satu PSSI
Tim Nasional 20 Mei 2012, 21:34
-
Okto dan Pahabol tak Sabar Gabung Skuad Garuda di Palestina
Tim Nasional 20 Mei 2012, 20:30
-
Penuhi Target ke Semifinal Al-Nakbah, Skuad Garuda Bersyukur
Tim Nasional 20 Mei 2012, 19:30
-
Review: Indonesia ke Semifinal Al-Nakba
Tim Nasional 20 Mei 2012, 00:46
-
Visa Terganjal, Okto-Pahabol Absen Lawan Kurdistan Irak
Tim Nasional 19 Mei 2012, 20:40
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR