
Indonesia harus dikejutkan oleh gol cepat Suriah melalui kaki Omar Khrbin pada menit ke 5 yang dicetak lewat skema serangan balik cepat. Indonesia 0-1 Suriah.
Suriah nyaris saja menggandakan keunggulannya pada menit ke 18, beruntung tendangan bebas pemain Suriah masih bisa dimentahkan oleh tiang gawang.
Setelah terus dikungkung oleh Suriah selama 20 menit, Indonesia akhirnya berhasil bangkit dan mulai gencar menggempur pertahanan lawan.
Dibuka oleh Sergio van Dijk yang pada menit ke 31 sempat membahayakan pertahanan Suriah melalui sundulannya. Tak sampai semenit, giliran Imanuel Wanggai yang mengancam gawang Suriah lewat tendangan keras dari luar kotak penalti, sayang kiper Suriah masih sigap menangkapnya.
Tak mau terus-menerus ditekan Indonesia balas mengancam Suriah lewar kaki Sergio Van Dijk. Dari luar kotak penalti, striker plontos ini melepas tendangan kaki kiri keras yang sayangnya masih sedikit terlalu tinggi di atas gawang Suriah.
Pada menit ke 39 giliran Boaz Solosa yang mengancam gawang Suriah. sayang tendangan kerasnya dari dalam kotak penalti masih melenceng di sisi kanan gawang Suriah.
Lagi-lagi, berawal dari penetrasi dan umpan Zulham Zamrun, Boaz dengan sundulannya nyaris saja mengoyak gawang Suriah dan sekaligus menyamakan kedudukan. Kali ini sundulan kapten Persipura itu masih melambung tipis di atas mistar gawang.
Babak pertama ditutup oleh penyelamatan fantastis dari Kurnia Meiga yang menggagalkan peluang dari pemain Suriah. Skor tetap tak berubah, masih tetap 0-1 untuk Suriah.
Pada babak kedua, Indonesia coba untuk menguasai pertandingan dengan memainkan umpan-umpan pendek. Sedangkan Suriah lebih bermain bertahan sembari menunggu Indonesia melakukan kesalahan dan menyerang lewat skema counter attack cepat.
Kesempatan emas pertama bagi Indonesia datang di menit ke 68, setelah berhasil mengecoh pemain Suriah yang menjaganya, Zulham Zamrun melepas umpan yang mengarah tepat kepada Van Dijk. Tak mau menunggu lama, Van Dijk melepas tendangan keras dari dalam kotak penalti. Namun sayang masih bisa diblok oleh kiper Suriah yang tampil gemilang.
Indonesia nyaris kebobolan lagi di menit ke 77. Berawal dari kesalahan Kurnia Meiga, penyerang Suriah nyaris saja bisa mencetak gol ke gawang yang kosong, untung masih ada satu pemain Indonesia yang langsung menyapu bola jauh-jauh.
Pada menit ke 85, Omar Khrbin kian memperdalam luka Indonesia dengan goln heading-nya. Di sepanjang sisa pertandingan, baik Indonesia maupun Suriah terus-menerus melancarkan serangan, namun tidak ada gol tambahan yang tercipta. Full Time, Indonesia 0-1 Suriah.
Indonesia: Meiga, Zulkifli, Roby, Jufriyanto, Pora, Wanggai, Manahati, Ridwan, Boaz, Zulham, Van Dijk. (bola/jrc)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Suriah Permalukan Indonesia Dua Gol Tanpa Balas
Tim Nasional 15 November 2014, 22:43
-
HT Review: Indonesia Selection vs Inter Milan
Bola Indonesia 24 Mei 2012, 20:16
LATEST UPDATE
-
4 Pemain yang Berpotensi Dilepas Arsenal pada Musim Panas 2026/2027
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 00:27
-
Kabar Baik dari Persija Jakarta: Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Radovan Pankov
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 23:25
-
Tijjani Reijnders Resmi Gabung Al-Qadsiah dengan Mahar Rp1,1 Triliun
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 22:50
-
Timnas Voli Putra Indonesia Menang 3-0 atas Kamboja, Modal Positif Jelang Asian Games 2026
Voli 19 Agustus 2026, 22:34
-
Final Piala AFF 2026: Vietnam Tantang Thailand, Leg Pertama Digelar di Bangkok
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 22:17
-
Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 21:01
-
Manchester United Terancam Gagal Dapatkan Pengganti Luke Shaw
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 20:06
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

















KOMENTAR