
Sama-sama tak ingin menghuni juru kunci, kedua tim langsung jual beli serangan di menit-menit awal. Makau menebar ancaman terlebih dahulu melalui Chao Wai Fong yang lolos dari kawalan Ramon Saro di menit pertama. Meski tendangan Chao sempat berubah arah, tapi kiper Juliao Monteiro masih sigap menangkap bola.
Semenit berselang giliran Timor Leste yang mendapatkan peluang. Akan tetapi lemahnya tendangan Diogo Santos masih terlalu mudah bagi kiper Makau, Ngan Kai Iek. Meski begitu, peluang Diogo tadi menjadi titik awal serangan Timor. Sebab, setelah itu mereka lah yang memegang kendali permainan.
Timor membuka keunggulan mereka pada menit ke-22 melalui Marcos da Conceicao. Memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti, Marcos membawa timnya memimpin 1-0.
Tak cukup dengan hanya satu gol, Marcos da Conceicao kembali menggandakan keunggulan timnya di menit ke-30. Di tengah hadangan tiga bek Makau, striker bernomor punggung 19 ini sukses melepaskan tendangan dan menggandakan keunggulan timnya.
Skor 2-0 ini urung menutup jalannya babak pertama. Berawal dari umpan serangan balik Alves Vinicio di injury time, Kaewchang Capelo melepaskan crossing ke tengah. Usaha bek Timor menyapu bola gagal dan Chao Wai Fong dengan leluasa menceploskan bola. Skor 2-1 untuk Timor mengiringi kedua tim menuju ruang ganti.
Timor masih saja mendominasi jalannya babak kedua. Belum genap sepuluh menit berjalan, mereka kembali memperlebar keunggulan menjadi 3-1. Sebuah crossing rendah kiriman Frangcyatma Alves dari kiri sukses diselesaikan Henrique Cruz.
Marcos da Conceicao sukses mencetak hat-trick. Di menit ke-62 ia mampu memperdaya Ngan Kai Iek dan membawa Timor unggul kian jauh 4-1.
Timor Leste tetap mendominasi, namun tak ada lagi tambahan gol tercipta dan skor 4-1 mengakhiri laga ini. Hasil ini memang sudah tak mempengaruhi kedua tim untuk lolos ke babak berikutnya. Tapi gengsi Timor Leste tetap terjaga dan Makau harus mencatatkan diri mereka sebagai tim yang tak pernah meraih satu poin pun di lima laga babak kualifikasi Piala Asia U-2 ini. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Akhir Grup E Kualifikasi Piala Asia U-22
Tim Nasional 15 Juli 2012, 23:40
-
Singapura Puas dan Tak Terbebani Kekalahan Australia
Tim Nasional 15 Juli 2012, 23:35
-
Aji: Indonesia Bermain Seolah Masih Ada Peluang
Tim Nasional 15 Juli 2012, 22:41
-
Review: Dua Gol Agung Bawa Garuda Muda Menang
Tim Nasional 15 Juli 2012, 21:32
-
HT Review: Mendominasi, Indonesia Tertahan
Tim Nasional 15 Juli 2012, 20:19
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
-
Tiga Pemain Muda Persija Siap Asah Jam Terbang di Klub Baru
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 11:09
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR