
Bola.net - Timnas Indonesia diyakini memiliki kualitas yang tak kalah dengan negara kuat Asia lainnya. Pendapat tersebut dikemukakan oleh eks pelatih Skuad Garuda, Luis Milla.
Pada 2017, Luis Milla melatih Timnas Indonesia U-22. Meskipun hanya meraih medali perunggu, tapi secara penampilan Luis Milla menyebut Timnas Indonesia tidak kalah dari pesaing.
Hal itu dibuktikan dengan hasil pertandingan di babak penyisihan grup saat Timnas Indonesia mampu menahan imbang Thailand dan Vietnam. Adapun pada babak semifinal, Timnas Indonesia hanya kalah tipis 0-1 dari Malaysia karena gol pada akhir pertandingan.
"Saya rasa saat melawan mereka, kita sudah bermain bagus. Melawan Thailand imbang 1-1 dan Vietnam dengan skor 0-0. Secara teori, mereka adalah tim yang sangat kuat," kata Luis Milla di akun Youtube BangBes.
"Kita juga melawan Malaysia dan kurang beruntung di semifinal. Padahal, kita sudah bermain bagus. Jadi, menurut saya kita sudah bermain dengan baik dan sudah membuktikan bisa mengimbangi lawan seperti Thailand dan Vietnam," ucap pelatih asal Spanyol itu.
Sementara itu pada Asian Games 2018, Timnas Indonesia juga berhasil menahan imbang Uni Emirat Arab dengan skor 2-2. Meskipun harus tersingkir karena drama adu penalti yang berakhir dengan skor 3-4.
"Waktu itu kami bermain dengan karakter yang baik. Ini yang juga harus dipikirkan pemain Indonesia. Harus membuang perasaan ada negara yang lebih hebat. Dengan mental yang baik Indonesia juga bisa mengimbangi permainan UEA," ucap Luis Milla.
Timnas Indonesia saat ini memulai babak baru dengan pelatih Shin Tae-yong. Jika tak ada halangan, ujian pertama yang paling realistis adalah meraih gelar juara Piala AFF 2020.
Pesan untuk PSSI
Luis Milla berpesan agar PSSI menjaga aset pemain yang dimiliki Timnas Indonesia. Caranya adalah dengan memberikan pengetahuan dan bimbingan yang baik untuk berkembang.
Selain itu, Luis Milla tak lupa mengingatkan agar PSSI bisa memberikan fasilitas terbaik untuk latihan. Dengan begitu, nantinya para pemain bisa mengeluarkan kemampuan terbaik di lapangan.
"Kalian masih bisa menjadi lebih baik lagi dan harus terus mencoba. Khususnya para pemain karena produk sepak bola adalah pemainnya yang harus dijaga," kata Luis Milla.
"Pemain Indonesia yang saya lihat dan rasakan ingin selalu belajar. Berikanlah fasilitas dasar terbaik agar mereka mampu berkembang. Dibimbing dengan baik karena mereka yang nanti akan memberikan kebahagiaan," ucap Luis Milla.
Sumber: Youtube BangBes
Disadur dari: Bola.com (Zulfirdaus Harahap, Benediktus Gerendo Pradigdo)
Pubished: 20 Mei 2020
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
4 Pemain yang Berpotensi Dilepas Arsenal pada Musim Panas 2026/2027
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 00:27
-
Kabar Baik dari Persija Jakarta: Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Radovan Pankov
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 23:25
-
Tijjani Reijnders Resmi Gabung Al-Qadsiah dengan Mahar Rp1,1 Triliun
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 22:50
-
Timnas Voli Putra Indonesia Menang 3-0 atas Kamboja, Modal Positif Jelang Asian Games 2026
Voli 19 Agustus 2026, 22:34
-
Final Piala AFF 2026: Vietnam Tantang Thailand, Leg Pertama Digelar di Bangkok
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 22:17
-
Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 21:01
-
Manchester United Terancam Gagal Dapatkan Pengganti Luke Shaw
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 20:06
-
Barcelona Sempat Hubungi Inter Milan soal Lautaro Martinez
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:36
-
6 Transfer Besar yang Bisa Meledak Sepekan Jelang Premier League 2026/2027 Dimulai
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 19:21
-
Barcelona Siap Dengarkan Tawaran untuk Raphinha, Al-Hilal Mengintai
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:06
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR