Bola.net - Persiapan tim nasional Indonesia U-23 dalam menghadapi ajang SEA Games di Nay Pyi Taw, Myanmar, pada 2013, masih berjalan santai. Pasalnya, Kepala Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Ka Satlak Prima), Surya Dharma, baru menjadwalkan pertemuan dengan tim pelatih U-23, pada pekan mendatang.
Menurut Surya, sejauh ini masih belum leluasa dalam memanggil duet pelatih Timnas U-23, yakni Rahmad Darmawan dan Aji Santoso. Dirinya beralasan, jika RD- panggilan Rahmad Darmawan- masih berkonsentrasi di klub guna merampungkan kompetisi.
"Saya masih menunggu waktu luang RD dan Aji Santoso untuk bertemu. Sesuai Janji keduanya, yakni pada minggu depan," kata Surya Dharma.
Dalam pertemuan mendatang tersebut, Satlak Prima dan tim pelatih U-23 akan membahas banyak hal. Di antaranya, program kerja dan waktu yang tepat untuk memulai training centre (TC).
"Nantinya, program dari tim pelatih akan kita sinkronkan dengan programnya Satlak Prima. Kita akan coba dengarkan pemaparan RD dan Aji. Kami juga akan mendengarkan apa-apa saja yang mereka butuhkan, seperti berapa kali harus try out. Itu semua, harus kita hitung dengan matang," lanjutnya.
Lebih jauh dikatakan Surya, Satlak Prima baru bisa mengumpulkan pemain pada bulan Juni mendatang. Hal tersebut, lantaran menunggu kompetisi nasional berakhir.
"Kami tidak ingin adanya benturan antara kewajiban pemain di klub dan mengikuti TC Timnas. Karena itu, persiapannya terkesan lamban digelar," imbuhnya.
Nantinya, di ajang SEA Games 2013, Indonesia akan menurunkan 33 cabang olahraga. Kategori pertama, yakni yang masuk dalam Piagam Federasi SEA Games 2006. Misalnya saja, atletik dan akuatik.
Kemudian, kategori cabang olahraga yang masuk dalam Olimpiade dan Asian Games. Yakni, panahan, badminton, bola basket, biliar, snoker, tinju, kano, balap sepeda, berkuda, sepak bola, golf, hoki, judo, karate, dayung, sepak takraw, menembak, berlayar, tenis meja, taekwondo, bola voli, angkat besi dan gulat.
Terakhir, di nomor tradisional seperti kempo, muaythai, pencak silat, pentaque, catur, vovinam, balap perahu tradisional, dan binaraga. (esa/mac)
Menurut Surya, sejauh ini masih belum leluasa dalam memanggil duet pelatih Timnas U-23, yakni Rahmad Darmawan dan Aji Santoso. Dirinya beralasan, jika RD- panggilan Rahmad Darmawan- masih berkonsentrasi di klub guna merampungkan kompetisi.
"Saya masih menunggu waktu luang RD dan Aji Santoso untuk bertemu. Sesuai Janji keduanya, yakni pada minggu depan," kata Surya Dharma.
Dalam pertemuan mendatang tersebut, Satlak Prima dan tim pelatih U-23 akan membahas banyak hal. Di antaranya, program kerja dan waktu yang tepat untuk memulai training centre (TC).
"Nantinya, program dari tim pelatih akan kita sinkronkan dengan programnya Satlak Prima. Kita akan coba dengarkan pemaparan RD dan Aji. Kami juga akan mendengarkan apa-apa saja yang mereka butuhkan, seperti berapa kali harus try out. Itu semua, harus kita hitung dengan matang," lanjutnya.
Lebih jauh dikatakan Surya, Satlak Prima baru bisa mengumpulkan pemain pada bulan Juni mendatang. Hal tersebut, lantaran menunggu kompetisi nasional berakhir.
"Kami tidak ingin adanya benturan antara kewajiban pemain di klub dan mengikuti TC Timnas. Karena itu, persiapannya terkesan lamban digelar," imbuhnya.
Nantinya, di ajang SEA Games 2013, Indonesia akan menurunkan 33 cabang olahraga. Kategori pertama, yakni yang masuk dalam Piagam Federasi SEA Games 2006. Misalnya saja, atletik dan akuatik.
Kemudian, kategori cabang olahraga yang masuk dalam Olimpiade dan Asian Games. Yakni, panahan, badminton, bola basket, biliar, snoker, tinju, kano, balap sepeda, berkuda, sepak bola, golf, hoki, judo, karate, dayung, sepak takraw, menembak, berlayar, tenis meja, taekwondo, bola voli, angkat besi dan gulat.
Terakhir, di nomor tradisional seperti kempo, muaythai, pencak silat, pentaque, catur, vovinam, balap perahu tradisional, dan binaraga. (esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Uji Coba Timnas U-23 Dijatah Satlak Prima Tiga Kali
Tim Nasional 30 April 2013, 15:30
-
Satlak Prima Jadwalkan Bertemu Pelatih U-23 Pekan Depan
Tim Nasional 30 April 2013, 15:01
-
Bahas Pelatih Timnas U-23, Satlak Prima Temui Ketum PSSI
Tim Nasional 8 April 2013, 18:06
-
Exco PSSI: Luis Manuel Blanco Bisa Tangani Timnas U-23
Tim Nasional 1 April 2013, 16:06
-
BTN Belum Bisa Agendakan Uji Coba Timnas U-23
Bola Indonesia 28 Maret 2013, 15:20
LATEST UPDATE
-
Catatan Menarik Arsenal Coventry: Arteta Cetak Rekor, Havertz Makin Tajam
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 06:55
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 22-25 Agustus 2026
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 06:38
-
Jadwal Timnas Voli Putri Indonesia di AVC Womens Continental 2026: Disiarkan MOJI dan Vidio
Voli 22 Agustus 2026, 06:35
-
Manchester United Sepakat Datangkan Carlos Baleba dari Brighton
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 05:39
-
Inter Milan Resmi Rekrut Curtis Jones dari Liverpool
Liga Italia 22 Agustus 2026, 05:09
-
Hasil Liga Arab Saudi: Cristiano Ronaldo Cetak Gol, Al-Nassr Hajar Al-Riyadh 4-0
Asia 22 Agustus 2026, 04:57
-
Man of the Match Arsenal vs Coventry City: Martin Odegaard
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 04:33
-
Hasil Arsenal vs Coventry City: The Gunners Langsung Tancap Gas di Pekan Pembuka
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 04:07
-
Link Streaming Arsenal vs Coventry City 22 Agustus 2026
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 23:59
-
Andoni Iraola Waspadai Wajah Baru Newcastle bersama Matthias Jaissle
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 23:30
-
Barcelona Kesusahan, Arsenal Tancap Gas untuk Transfer Julian Alvarez
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 23:00
-
Resmi! Arsenal Datangkan Ezri Konsa dari Aston Villa
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 22:26
-
Mengungkap Misteri Menghilangnya Mason Mount dari Skuad MU
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 22:05
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


























KOMENTAR