
Bola.net - Timnas Indonesia akan memulai perjalanan di Grup A Piala AFF 2026 dengan menghadapi Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7/2026) malam WIB. Laga ini menjadi kesempatan pertama skuad Garuda mengawali persaingan dengan modal kebugaran yang terjaga.
Kamboja datang ke Bogor setelah menelan kekalahan 1-2 dari Singapura pada pertandingan pembuka grup. Hasil itu membuat mereka berada dalam tekanan karena membutuhkan poin demi menjaga peluang lolos.
Meski baru mengalami hasil buruk, kepercayaan diri kubu Kamboja tetap tinggi jelang menghadapi Timnas Indonesia. Mereka mengakui kualitas lawan, tetapi tetap membawa target meraih kemenangan.
Pemain Kamboja, Kimhuy Hu, bahkan melontarkan keyakinan penuh untuk membawa timnya meraih hasil maksimal. Pernyataan tersebut menjadi salah satu warna menarik menjelang duel kedua tim.
Kamboja Hormati Kekuatan Timnas Indonesia
Kimhuy Hu mengakui Timnas Indonesia memiliki kualitas yang sangat baik di Grup A Piala AFF 2026. Kehadiran para pemain diaspora dinilai membuat skuad racikan John Herdman semakin kompetitif.
Thom Haye, Eliano Reijnders, Ivar Jenner, Beckham Putra, hingga Ragnar Oratmangoen dipandang sebagai pemain yang patut diwaspadai. Mereka diperkirakan menjadi tulang punggung permainan Garuda pada laga pembuka.
"Untuk laga nanti, semua tahu bagaimana Timnas Indonesia. Para pemain kami tentu ingin memenangkan pertandingan, tapi kami paham Indonesia tim yang kuat di grup ini," ujar Kimhuy Hu dalam konferensi pers di Stadion Pakansari, Minggu (26/7/2026).
Walau mengakui kualitas lawan, Kimhuy Hu tetap menunjukkan optimisme tinggi. Ia menegaskan Kamboja datang dengan target membawa pulang tiga poin dari markas Timnas Indonesia.
"Apa pun itu, tujuan kami tentu ingin menang. Kami yakin 200 persen," kata Kimhuy Hu.
Rekor Pertemuan Berpihak kepada Garuda
Timnas Indonesia memiliki catatan yang sangat dominan saat menghadapi Kamboja. Dari 17 pertemuan sejak 1995, Garuda meraih 16 kemenangan, sedangkan satu pertandingan lainnya berakhir imbang.
Dalam rentang pertemuan tersebut, Timnas Indonesia juga tampil sangat produktif dengan koleksi 76 gol ke gawang Kamboja. Statistik itu menjadi modal positif bagi tuan rumah menjelang laga di Pakansari.
Di sisi lain, Kamboja juga belum memiliki catatan meyakinkan menghadapi pesaing kuat di Grup A. Mereka selalu kalah dalam tujuh pertemuan kontra Vietnam, sementara saat melawan Singapura baru mencatat satu kemenangan dan sembilan kali menelan kekalahan.
Bermain di hadapan pendukung sendiri menjadi keuntungan tambahan bagi Timnas Indonesia. Dukungan penuh suporter di Stadion Pakansari diharapkan mampu mengantar skuad Garuda membuka Piala AFF 2026 dengan hasil maksimal.
Disadur dari: Bola.com/Vincentius Atmaja/Yus Mei Sawitri, 26 Juli 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Piala AFF 2026: Indonesia vs Kamboja 27 Juli 2026
Tim Nasional 26 Juli 2026, 17:51
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR