
Bola.net - Pelatih Thailand, Alexandre Polking tak ingin cepat puas dengan kesuksesan timnya meraih gelar Piala AFF 2020. Dia pun membidik Piala Asia hingga lolos Piala Dunia sebagai target selanjutnya.
Thailand sukses menjadi kampiun Piala AFF 2020 setelah mengalahkan Timnas Indonesia dengan agregat 6-2, Sabtu (1/1/2022). Thailand angkat trofi dengan rincian kemenangan 4-0 pada leg 1 dan imbang 2-2 pada leg kedua.
Pelatih Alexandre Polking menyebut, Thailand masih harus bekerja keras untuk bisa lebih berkembang lagi. Polking tak ingin, skuad berjulukan Gajah Perang itu hanya jadi penguasa di kawasan Asia Tenggara saja.
"Kami masih harus bekerja keras karena tidak hanya ingin mampu memenangi Piala AFF. Memang bagus kami membuat cap juara di turnamen bergengsi ini. Kami sekarang menjadi nomor 1 di Asia Tenggara," kata Alexandre Polking dalam konferensi pers usai laga.
"Akan tetapi, kami ingin lebih dan tidak ingin menang di sini kemudian tak punya peluang di Kualifikasi Piala Asia atau Piala Dunia. Masih ada kerja keras yang dibutuhkan dan kami harus yakin bisa melakukannya," ujar pelatih 45 tahun itu.
Alexandre Polking menyebut, Thailand sudah berada pada jalur yang benar. Itu dibuktikan dengan penampilan gemilang sepanjang Piala AFF 2020.
"Pada turnamen ini kami menunjukkan momen brilian dalam sepak bola. Kami ingin ke level selanjutnya dan tidak berhenti sampai sini," ucap Alexandre Polking.
Cetak Sejarah
Pelatih Alexandre Polking juga berhasil mempersembahkan gelar Piala AFF 2020 untuk Thailand. Pencapaian itu membuat Polking juga mencetak sejarah pribadi.
Alexandre Polking menjadi pelatih asal negara Amerika Selatan pertama yang mempersembahkan gelar Piala AFF 2020. Pencapaian itu juga cukup membanggakan karena pelatih Brasil itu terbilang baru menukangi Thailand yakni sejak 28 September 2021.
Bersama Alexandre Polking, Thailand tak terkalahkan dalam delapan pertandingan di Piala AFF 2020 dengan rincian enam kemenangan dan dua kali imbang. Teerasil Dangda dkk juga menjadi tim paling subur dengan sumbangan 18 gol dan kebobolan tiga gol.
Gelar Keenam
Keberhasilan Thailand menjuarai Piala AFF 2020 mencetak sejarah baru. Gelar yang diraih Thailand itu menjadi yang keenam diraih secara keseluruhan.
Thailand menjadi tim dengan gelar terbanyak di Piala AFF. Pencapaian itu diraih pada 1996, 2000, 2002, 2014, 2016, dan 2020.
Adapun bagi Timnas Indonesia, kekalahan ini menjadi kegagalan keenam kalinya di Piala AFF. Timnas Garuda menjadi runner-up pada 2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Zulfirdaus Harahap/Hendry Wibowo
Published: 2/1/2022
Baca Juga:
- Persiapan Minim, Ini Kunci Sukses Thailand Juara Piala AFF 2020
- Alexandre Polking Cetak Sejarah Usai Bawa Thailand Juara Piala AFF 2020
- Geram! Juragan 99 Beri Tanggapan Soal Dedik Setiawan Dikaitkan dengan Bonus Rp500 Juta untuk Timnas
- Tampil Brilian bersama Timnas Indonesia, Ricky Kambuaya Siap Main di Luar Negeri
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala AFF 2020: Raja Asis dari Timnas Indonesia, Witan Sulaeman!
Tim Nasional 2 Januari 2022, 20:20
-
Juara Piala AFF 2020, Thailand Sukses Bukukan 6 Rekor Baru
Tim Nasional 2 Januari 2022, 16:30
-
Juara Piala AFF 2020, Madam Pang: Hadiah Tahun Baru untuk Masyarakat Thailand
Tim Nasional 2 Januari 2022, 15:30
-
Menpora Optimistis Masa Depan Timnas Indonesia Kendati Gagal Juarai AFF 2020
Tim Nasional 2 Januari 2022, 15:16
LATEST UPDATE
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
-
Gagal ke Real Madrid, Enzo Fernandez Bakal Gabung Klub EPL Ini?
Piala Dunia 5 Juli 2026, 12:00
-
Bye Arsenal! Leandro Trossard Segera Cabut ke Turki!
Liga Inggris 5 Juli 2026, 08:00
-
Kylian Mbappe: Emangnya Cuma Kalian yang Bisa Main Kotor, Paraguay!
Piala Dunia 5 Juli 2026, 07:45
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR