
Bola.net - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir memberikan jawabannya ketika ditanya soal siapa calon lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday berikutnya dan siapa Direktur Teknik PSSI yang baru.
Jawaban itu diberikan Erick Thohir di sela-sela konferensi pers terkait pembentukan Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia di GBK Arena, Jakarta Pusat, pada Kamis (22/6/2023) siang WIB.
Selain itu, Erick Thohir juga memberikan penjelasan kerja sama pihaknya dengan Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) yang mencakup pembenahan kualitas wasit untuk Liga 1 dan Liga 2 2023/2024.
Erick Thohir mengungkapkan tujuan pendirian Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia. Selain itu, ia juga memaparkan hasil seleksi wasit untuk Liga 1 dan Liga 2.
Namun, pria yang juga Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI itu enggan membicarakan topik yang berbeda, termasuk hasil evaluasi menyeluruh ketika Timnas Indonesia kontra Timnas Argentina.
"Besok pada Jumat, 23 Juni 2023, ada konferensi pers Garuda ya. Jangan semuanya ditanyakan pada hari ini," ujar Erick Thohir.
FIFA Matchday Bikin Heboh

Erick Thohir memang menemukan sejumlah kekurangan saat Timnas Indonesia takluk 0-2 dari Argentina di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, pada 19 Juni 2023.
Seorang suporter Argentina bahkan sampai melakukan pitch invasion alias menerobos masuk ke lapangan demi berswafoto dengan Alejandro Garnacho.
"Sudah ada review-nya. Mengenai kebocoran di mana, sampah di mana, dan lain-lain," imbuh Erick Thohir.
Sabar Dulu

Selain itu, Erick Thohir juga masih menahan jawaban tentang lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday selanjutnya dan sosok calon Direktur Teknik PSSI dari Jerman.
"Besok ya, Sabar-sabar. Ini yayasan dan wasit dulu," imbuh Erick Thohir seraya menyudahi sesi jumpa media. "Saya mau ke Istana Bogor untuk rapat terkait renovasi 22 stadion," jelasnya.
Terdekat, Timnas Indonesia akan menjalankan FIFA Matchday pada 4-12 September 2023. Tim berjulukan Skuad Garuda itu bisa menjadwalkan dua uji coba.
Sementara itu, Erick Thohir bersama Wakil Ketua PSSI, Zainudin Amali telah berkunjung ke Jerman pada beberapa waktu lalu. Di sana, keduanya berburu Direktur Teknik untuk PSSI buat menggantikan Indra Sjafri.
Pierluigi Collina

Erick Thohir juga berencana untuk mendatangkan wasit legendaris sekaligus Ketua Komite Wasit FIFA, Pierluigi Collina, ke Indonesia.
Erick Thohir telah meminta Sekjen PSSI, Yunus Nusi, untuk menghubungi FIFA. Mantan bos Inter Milan itu ingin Colina memberikan pelatihan kepada wasit Liga 1 dan Liga 2 2023/2024.
"Saya juga sedang mendorong FIFA untuk mengirimkan Collina ke Indonesia buat bertemu dengan para wasit supaya semangat," ujar Erick Thohir dalam konferensi pers di GBK Arena, Jakarta Pusat, Kamis (22/6/2023).
Disadur dari: Bola.com (Muhammad Adi Yaksa, Wiwig Prayugi) 22 Juni 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Resmi! FIFA Tunjuk Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023
Tim Nasional 23 Juni 2023, 22:58
-
5 Wasit Top yang Tidak Lolos Seleksi untuk Liga 1 2023/2024
Bola Indonesia 23 Juni 2023, 18:35
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR