
Bola.net - Pengamat dan komentator sepak bola Indonesia, Ronny Pangemanan, buka suara soal pernyataan salah seorang pemain diaspora, Mauro Ziljstra, yang mengaku siap dipanggil Timnas Indonesia. Ropan -sapaan karib Ronny Pangemanan- menilai bahwa pemain berusia 19 tahun ini layak dipanggil memperkuat Skuad Garuda.
"Dari sekian banyak nama yang beredar, pemain yang satu ini saya pikir layak untuk dipertimbangkan oleh PSSI," kata Ropan, di kanal youtube Bung Ropan.
"Bagus kalau kita mendapatkan pemain-pemain muda yang kuat," sambungnya.
Menurut Ropan, saat ini, fokus naturalisasi adalah Ole Romeny. Namun, mantan jurnalis ini menambahkan, tak ada salahnya jika Mauro juga sekalian diproses.
"Saya pikir perlu untuk melihat lagi sosok Mauro Ziljstra ini," tuturnya.
Sebelumnya, Mauro, dalam siniar di kanal youtube Yussa Nugraha, mengungkapkan kesediaannya berseragam Timnas Indonesia. Pemain yang memiliki darah Indonesia dari sang ayah tersebut juga mengaku telah sempat berkomunikasi dengan salah seorang perwakilan dari PSSI.
Mauro sendiri bukan pemain sembarangan. Pemain yang bermain di kompetisi U-21 bersama NEC Nijmegen ini ganas mengobrak-abrik pertahanan lawan. a berstatus runner-up dalam daftar pencetak gol terbanyak di kompetisi U-21. Dalam 19 pertandingan, Mauro mencetak sembilan gol. Selain itu, ia juga mencatatkan satu assist.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Amunisi Berharga Skuad Garuda
Lebih lanjut, Ropan menyebut bahwa Mauro memiliki sejumlah modal bagus. Modal inilah yang akan menjadikannya sebagai amunisi berharga bagi Skuad Garuda.
"Di sana ia menunjukkan penampilan yang mempesona dengan mencetak gol demi gol. Dengan tinggi hampir dua meter, ia sangat kuat berduel di udara. Bermain satu lawan satu dengan lawan pun ia sangat baik. Ia juga punya dribel yang oke dan tembakan yang sangat keras," papar Ropan.
"Pemain ini boleh dibilang sebagai pemain muda yang lengkap. Ia juga mampu membuka ruang juga buat rekan-rekan ketika terisolasi dan dijaga ketat oleh lawan," sambungnya.
Modal Masa Depan Indonesia
Ropan mengakui bahwa Mauro memang bermain di level U-21, bukan di kasta tertinggi. Namun, dengan segala kelebihannya, termasuk usianya yang masih sangat muda, Mauro tetap layak direkrut.
"Dia begitu bagus untuk bisa di masa depan, karena baru berusia 19 tahun. Ia bisa diandalkan di berbagai kelompok usia," kata Ropan.
"Mauro adalah salah satu pemain yang harus kita pertimbangkan. Ketika mungkin susah untuk bisa mendatangkan Ole Romeny, Mauro masih bisa jadi salah satu pemain yang siap bermain di garis depan," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
- Timnas Indonesia Tak Diundang 2 Turnamen Negara ASEAN di Oktober 2024: Skuad Garuda Berjuang di Jalur Piala Dunia
- Gagal Main di Premier League, Ipswich Town Bakal Pinjamkan Elkan Baggott Lagi?
- Liputan Euro 2024: Kira-kira Fans Timnas Pusat Tahu Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen Nggak ya?
- Pelatih Ipswich Town Terkesan dengan Kualitas Elkan Baggott, tapi...
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pelatih Ipswich Town Terkesan dengan Kualitas Elkan Baggott, tapi...
Tim Nasional 3 Juli 2024, 15:33
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Lecce vs Roma - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 6 Januari 2026, 17:00
-
AC Milan Cari Bek Baru, Nathan Ake Jadi Peluang atau Sekadar Mimpi?
Liga Italia 6 Januari 2026, 15:28
-
Prediksi West Ham vs Nottingham Forest 7 Januari 2026
Liga Inggris 6 Januari 2026, 15:19
-
Luapan Emosi Gonzalo Garcia Usai Cetak Hattrick di Laga Madrid vs Betis
Liga Spanyol 6 Januari 2026, 14:57
-
Prediksi Pisa vs Como 6 Januari 2026
Liga Italia 6 Januari 2026, 14:43
-
Sebut Wasit Mafia, Fabio Capello Buru-buru Beri Klarifikasi Penting
Liga Italia 6 Januari 2026, 14:13
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
























KOMENTAR