
Bola.net - - Stadion Pakansari di Bogor ditetapkan akan menjadi arena final cabang olahraga sepakbola di Asian Games 2018 menggantikan Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Pertanyaan yang muncul kemudian adalah, layakkah Stadion Pakansari menggelar partai puncak tersebut?
Awalnya Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (Inasgoc) memilih Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sebagai venue laga final. Namun, setelah berkomunikasi dengan PSSI diputuskan menggantinya dengan Stadion Pakansari.
Selain stadion yang sempat menjadi markas PS TNI di Liga 1 2017 ada tiga stadion lain yang jadi venue pendamping, yakni: Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Patriot Candrabaga (Bekasi), serta Stadion Wibawamukti (Cikarang).
"Sudah disetujui keputusan pergantian lokasi stadion sepak bola dari GBLA ke Pakansari. Keputusan pemindahan karena ada permintaan PSSI," kata Wakil Direktur Venue dan Kawasan Inasgoc, Natsir Gunansyah.
Ketua Inasgoc, Erick Thohir, sempat mengapungkan wacana penggunaan Stadion Utama Gelora Bung Karno sebagai venue final jika Timnas Indonesia U-23 masuk ke babak semifinal atau final.
Tapi kemudian permintaan itu dimentahkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat selaku penanggung jawab venue, mengingat SUGBK akan digunakan untuk penutupan Asian Games.
Jika diperhitungkan dari segi waktu, final pertandingan sepak bola dengan acara penutupan Asian Games hanya berselang sehari. Waktu sehari akan sangat mepet untuk menyetel peralatan untuk acara penutupan Asian Games.
Stadion Pakansari sendiri sudah diuji coba kelayakannya pada pra event sepak bola bertajuk PSSI Anniversary Cup 2018 pada 27 April-3 Mei. Timnas Indonesia U-23 berlaga bareng tiga tim kontestan Asian Games: Bahrain, Korea Utara, serta Uzbekistan.
Tidak ada keluhan dari tim-tim tamu berkaitan dengan kelayakan lapangan.
Pujian disampaikan pelatih Timnas Bahrain U-23, Samir Chammam. "Pengetahuan saya tentang Indonesia hanya sedikit. Namun, ketika saya datang ke sini, saya terkejut dengan kondisi stadionnya yang bagus dan megah. Selain itu, suporter yang hadir sangat luar biasa," ujar Samir.
"Stadionnya bagus, begitu pula lapangannya," ujar pelatih Timnas Uzbekistan U-23, Ravsan Xaydarov.
Namun di luar pujian juga mencuat sejumlah kritik. Pelatih Timnas Korea Utara U-23, Ju Song-il menyebut sistem pencahayaan perlu diperbaiki.
"Pencahayaan masih terasa kurang terang buat kami tim yang berlaga di lapangan," kata Ju Song Il.
Korea Utara memang sempat mengalami kendala ketika dalam partai kontra Bahrain, Kamis (3/5/2018) sore pertandingan dihentikan sejenak di babak kedua karena lampu tidak menyala maksimal.
Bola.com yang melakukan reportase ajang PSSI Anniversary Cup 2018 punya catatan berkaitan kesiapan Stadion Pakansari. Apa saja kekurangan stadion ini.
*Kondisi toilet Stadion Pakansari venue final cabang sepak bola di Asian Games 2018 terlihat kotor. (Bola.com/Ario Yosia)
*Kondisi tribune Stadion Pakansari calon venue Asian Games terlihat kurang terawat. (Bola.com/Ario Yosia)
Sejumlah fasilitas pendukung stadion berkapasitas 30 ribu orang ini masih terlihat kotor tak terawat.
Kondisi yang agak menyedihkan terlihat di toilet stadion. Selain dekil, beberapa tidak berfungsi dengan baik.
Demikian pilar-pilar di sekitar area tribune, tampak kusam. Sampah bertebaran di sejumlah tempat. Berbeda dengan saat dipakai Timnas Indonesia bertanding di Piala AFF 2016. Cat stadion masih kinclong.
Di sisi lain bangku-bangku tempat penonton menyaksikan laga mulai banyak yang rusak. Perilaku suporter yang seringkali berdiri di atas bangku jadi penyebab utama kerusakan.
Inasgoc masih punya waktu sekitar empat bulan untuk merenovasi hal-hal di atas. Besar harapan saat stadion ini dipakai bertanding dengan melibatkan tim-tim internasional kondisinya lebih baik dibanding saat ini.
Asian Games 2018 sendiri akan mulai bergulir sejak 18 Agustus 2018 ini. Di cabang sepakbola, Indonesia akan menurunkan skuat Luis Milla U-23.
Sumber: Bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Indonesia U-23 Dapat Banyak Tawaran Laga Ujicoba
Tim Nasional 7 Mei 2018, 16:00
-
Evan Dimas Siap Main di Mana Saja untuk Timnas Indonesia
Tim Nasional 6 Mei 2018, 04:20
-
Menarik Perhatian Luis Milla, Beto Siap Bela Timnas Indonesia
Tim Nasional 4 Mei 2018, 15:20
LATEST UPDATE
-
Ketika Ruben Amorim Merasa Dikhianati Manajemen MU Soal Transfer Pemain
Liga Inggris 5 Januari 2026, 08:05
-
Man of the Match Inter Milan vs Bologna: Lautaro Martinez
Liga Italia 5 Januari 2026, 05:25
-
Man of the Match Man City vs Chelsea: Enzo Fernandez
Liga Inggris 5 Januari 2026, 04:24
-
Man of the Match Fulham vs Liverpool: Harry Wilson
Liga Inggris 5 Januari 2026, 03:54
-
Man of the Match Real Madrid vs Real Betis: Gonzalo Garcia
Liga Spanyol 5 Januari 2026, 00:24
-
Man of the Match Leeds United vs Manchester United: Matheus Cunha
Liga Inggris 4 Januari 2026, 21:44
-
Hasil Leeds vs Man Utd: Saling Serang di Elland Road Berakhir Imbang 1-1
Liga Inggris 4 Januari 2026, 21:31
-
Hasil Bali United vs Arema FC: Kalah Lagi, Tren Negatif Singo Edan Berlanjut
Bola Indonesia 4 Januari 2026, 21:05
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43
























KOMENTAR