
Bola.net - Roberto Mancini punya nama besar di sepak bola, baik sebagai pemain maupun pelatih. Namun, sebagai pelatih Timnas Arab Saudi, catatan statistik Mancini terlihat belum spesial.
Mancini memulai karier melatih saat jadi asisten Sven-Goran Eriksson di Lazio pada 2000 lalu. Setelah itu, dia jadi pelatih kepala di Fiorentina dan Lazio. Mancini mampu meraih trofi Coppa Italia di dua klub ini.
Setelah itu, Mancini dipercaya melatih Inter Milan dan Manchester City. Bersama dua klub ini, Mancini mampu meraih gelar liga. Mancini memimpin Man City juara Premier League 2011/2012 lalu.
Nama Mancini sempat redup, lalu bersinar lagi ketika membawa Italia menjadi juara Euro 2020. Pada Agustus 2023, Mancini membuat keputusan mengejutkan dengan menerima tawaran melatih Timnas Arab Saudi.
Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Statistik Roberto Mancini di Arab Saudi

Sebulan setelah ditunjuk sebagai pelatih, Mancini debut bersama Arab Saudi pada Agustus 2024. Arab Saudi kalah 1-3 dari Kosta Rika. Debut yang tidak ideal bagi Mancini.
Mancini kembali menelan kekalahan pada laga kedua sebagai pelatih Arab Saudi. Pada September 2023, Arab Saudi kalah 0-1 dari Korea Selatan.
Sejauh ini, Mancini telah memimpin 14 laga Arab Saudi di semua ajang. Dari 14 laga itu, Mancini merasakan lima kekalahan dan tiga imbang. Dia hanya mampu merangkum enam kemenangan. Mancini juga gagal membawa Arab Saudi meraih gelar di Piala Asia 2023 lalu. Saat melatih Italia, Mancini hanya kalah sembilan kali dari 61 laga.
Lini belakang Arab Saudi juga tidak cukup kuat, kebobolan 18 kali dari 14 laga. Namun, lini depan Arab Saudi cukup tajam dengan catatan 23 gol.
Sebut Timnas Indonesia Berkembang Pesat

Timnas Indonesia jadi negara dengan ranking FIFA paling rendah di Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Meskipun begitu, Roberto Mancini tak ingin meremehkan Indonesia karena faktor tersebut.
"Timnas Indonesia merupakan salah satu tim yang berkembang dan kami telah melihat perkembangan tim U-21 mereka yang akan menjadi bagian dari tim utama, jadi kami harus menghormati lawan dan bersiap sepenuhnya," kata Mancini di situs resmi SAFF.
"Pertandingan ini membutuhkan dukungan semua orang, dan para penggemar di Jeddah juga dikenal atas dukungan mereka terhadap tim negaranya," sambung Mancini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pengakuan Jujur Roberto Mancini Tentang Perkembangan Timnas Indonesia
Tim Nasional 5 September 2024, 15:09
-
Rekor-rekor Pelatih di Euro: Paling Muda, Paling Tua, hingga Para Juara
Piala Eropa 13 Juni 2024, 08:14
LATEST UPDATE
-
Prediksi Inter vs Bologna 5 Januari 2026
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:45
-
Juventus vs Lecce: Pemain Terbaik dan Terburuk di Allianz Stadium
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:37
-
Man of the Match Juventus vs Lecce: Wladimiro Falcone
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:27
-
Hasil Sassuolo vs Parma: Jay Idzes Gagal Bantu Neroverdi Raih Poin Penuh
Tim Nasional 4 Januari 2026, 01:13
-
Prediksi Man City vs Chelsea 5 Januari 2026
Liga Inggris 4 Januari 2026, 00:30
-
BRI Super League: Kuota Penonton Persik vs Persib Dibatasi
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:44
-
Prediksi BRI Super League, Bali United vs Arema FC 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:31
-
Prediksi Real Madrid vs Real Betis 4 Januari 2026
Liga Spanyol 3 Januari 2026, 22:15
-
Prediksi Fulham vs Liverpool 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 22:00
-
Prediksi BRI Super League, PSIM Yogyakarta vs Semen Padang 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 21:35
-
Prediksi BRI Super League, Persis Solo vs Persita 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 21:10
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43
























KOMENTAR