
Bola.net - Ban kapten Timnas Indonesia mulai permanen di lengan Jay Idzes. Bukan tanpa alasan bek Venezia di Serie A itu layak mendapatkan atribut sebagai pemimpin di Skuad Garuda.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memilih Jay Idzes sebagai kapten timnya ketika Asnawi Mangkualam, yang berstatus sebagai kapten pertama, tidak bermain sebagai starter atau absen.
Tercatat, Jay Idzes lima kali menjadi kapten dari enam pertandingan terakhir Timnas Indonesia. Ia juga ditunjuk sebagai pemimpin Skuad Garuda saat kalah 0-4 dari Jepang dan menang 2-0 atas Arab Saudi.
Perlu diingat, Jay Idzes baru dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada Maret 2024. Ia juga masih berumur 24 tahun dan baru memiliki sembilan caps untuk Timnas Indonesia.
Sikap dan Perilaku

Penerjemah Shin Tae-yong, Jeong Seok-seo, terang-terangan mengenai sosok Jay Idzes di Timnas Indonesia. Ia melihat pemain bertinggi 190 cm ini punya jiwa kepemimpinan yang sangat tinggi.
"Jay Idzes, attitude nomor 1 paling baik. Contohnya di lift, ini hal sepele, kan selalu turun saja dari lift pemain ofisial pas mau makan," ujar Jeong Seok-seo dilansir dari YouTube Liputan6.
"Selalu Jay Idzes terakhir, pernah berdua dia minta duluan, sampai lift mau tutup. Dari itu saja, sudah kelihatan attitude sangat baik menurut saya."
"Itu hal sepele, tapi terlihat dia memikirkan orang lain lebih dulu. Itu jiwa kepemimpinan ada di dia," imbuh lelaki yang biasa dipanggil Jeje ini.
Dalam sembilan pertandingannya dengan Timnas Indonesia, Jay Idzes selalu tampil selama 90 menit. Ia mengoleksi dua kartu kuning dan turut menyumbangkan satu gol.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Kiper Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2024 Dapat Sanksi Larangan Bermain 4 Pertandingan
- Arkhan Kaka, Dony Tri Pamungkas, dan Pemain Muda Lainnya Sudah Gabung Timnas Indonesia di Bali untuk Piala AFF 2024, Abroad Belum
- Shin Tae-yong Diyakini Bisa Bawa Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026
- Ternyata, Thom Haye Hampir Saja Absen di Laga Indonesia vs Arab Saudi
- Salut! Thom Haye Membela Timnas Indonesia Melawan Arab Saudi Dengan Kaki Terkilir
- Mbois Cak! Gelandang Timnas Indonesia Marselino Ferdinan Diikuti Oleh Legenda Manchester United Rio Ferdinand di Instagram
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Liga 1, Fondasi Kuat di Balik Impian Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026
Tim Nasional 28 November 2024, 22:02
-
Push Rank Mode On! Timnas Indonesia Melejit di Ranking Terbaru FIFA November 2024
Tim Nasional 28 November 2024, 21:11
LATEST UPDATE
-
Man of the Match PSG vs Monaco: Desire Doue
Liga Champions 26 Februari 2026, 06:49
-
Daftar Lengkap Tim Lolos ke 16 Besar Liga Champions 2025/26
Liga Champions 26 Februari 2026, 06:22
-
Man of the Match Real Madrid vs Benfica: Aurelien Tchouameni
Liga Champions 26 Februari 2026, 05:37
-
Hasil PSG vs Monaco: Gagal Menang, Les Parisiens Tetap Lolos ke 16 Besar
Liga Champions 26 Februari 2026, 05:23
-
Hasil Al Najma vs Al Nassr: Cristiano Ronaldo 1 Gol & 1 Assist, Al Alami ke Pucuk Klasemen
Asia 26 Februari 2026, 04:34
-
Man of the Match Atalanta vs Dortmund: Davide Zappacosta
Liga Champions 26 Februari 2026, 03:31
-
Hasil Atalanta vs Dortmund: Comeback Spektakuler, La Dea Melaju ke 16 Besar
Liga Champions 26 Februari 2026, 03:01
-
Tak Cuma Satu, Man United Siap Bajak Dua Bintang Nottingham Forest Sekaligus!
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:31
-
Manchester United Siap Lahir Batin Jual Andre Onana
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:22
-
Wonderkid Ini Sebut Bruno Fernandes Mentor Terbaiknya di Manchester United
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:13
-
FIFA Series 2026 Jadi Ajang Pembuktian Timnas Indonesia Asuhan John Herdman
Tim Nasional 26 Februari 2026, 01:03
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
























KOMENTAR