Bola.net - - Wasit asal , Thoriq Alkatiri, mengaku bisa memahami mengapa Abduh Lestaluhu terprovokasi oleh pihak . Hanya saja, dia juga menyatakan aksi bek tim nasional Indonesia itu salah.
Indonesia kalah 0-2 di final leg kedua Piala AFF 2016 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand, Sabtu . Jelang berakhirnya laga tersebut, ada insiden di pinggir lapangan yang melibatkan kedua tim.
Insiden ini berawal dari bola yang keluar lapangan dan Indonesia mendapat lemparan ke dalam. Namun, bola nampaknya tak kunjung diberikan kepada Abduh oleh para pemain yang ada di bench maupun oleh ball boy. Padahal, saat itu skuat Garuda sedang berusaha sekuat tenaga memanfaatkan waktu yang tersisa untuk mencetak gol.
Abduh lantas emosi dan ketika bola diberikan kepadanya, dia justru menendang bola itu dengan kencang ke arah bench Thailand. Para pemain tuan rumah pun otomatis marah dan mendatangi bek PS TNI tersebut.
Namun sebelum terjadi bentrok, wasit dengan sigap bertindak menjauhkan Abduh dari jangkauan pemain tuan rumah. Wasit juga bergegas memberikan kartu merah kepadanya.
Thoriq mengaku memahami jika emosi Abduh terpancing akibat usaha tuan rumah mengulur-ulur waktu. Namun, aksi itu disebutnya salah, tak berfaedah, dan malah justru merugikan timnas sendiri.
"Untuk Abduh saya pikir wajar dia terprovokasi karena ulah dari pemain cadangan Thailand. Cuma sedikit disayangkan karena kejadian itu permainan menjadi terhenti beberapa saat. Ketika memasuki injury time, masa akhir permainan ketika tim dalam keadaan tertinggal, dalam konsentrasi untuk menciptakan gol," ujar Thoriq kepada Bola.net, Minggu (18/12).
"Wasit sudah benar. Kartu merah yang memang pantas harus di berikan kepada Abduh," tambah wasit asal Jawa Barat ini.
Dilanjutkannya, para pemain Indonesia disebutnya tampil lebih kalem di leg kedua ini. Dia juga memuji kinerja wasit yang bertugas di laga tersebut.
"Secara keseluruhan untuk kali ini saya pikir pemain tidak banyak melakukan pelanggaran yang terlalu keras, jenis pelanggaran yang biasa. Wasit pun memimpin dengan sangat baik," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Meski Gagal Juara, Firman Utina Tetap Puas Dengan Perjuangan Indonesia
Tim Nasional 18 Desember 2016, 20:31
-
Rahmad Darmawan Bangga Dengan Perjuangan Timnas Indonesia
Tim Nasional 18 Desember 2016, 20:25
-
Besok, Jokowi Jamu Penggawa Timnas Indonesia
Tim Nasional 18 Desember 2016, 20:15
-
Thoriq Sebut Abduh Pantas Dikartu Merah
Tim Nasional 18 Desember 2016, 15:09 -
Langkah Yang Bisa Dilakukan Indonesia Untuk Jegal Thailand
Editorial 17 Desember 2016, 08:01
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55



















KOMENTAR