Bola.net - - Tim nasional Indonesia diminta untuk mengabaikan sejarah manis mereka melawan Singapura pada tahun 1991 silam. Kala itu, skuat Garuda yang dilatih oleh Anatoli Polosin berhasil mengalahkan tim berjuluk The Lions tersebut di babak semifinal.
Keduanya saat itu bertarung di pentas Sea Games, yang juga dilangsungkan di Filipina. Aji Santoso dan kawan-kawan kala itu bermain imbang 0-0 di waktu normal. Laga dilanjutkan ke babak adu penalti dan Indonesia menang dengan skor 4-2
"Saya baru tahu. Sejarah tidak penting," tegas asisten pelatih timnas, Wolfgang Pikal usai sesi latihan di Rizal Memorial Stadium, Filipina, Rabu .
Skuat Merah Putih sendiri akhirnya bisa menjadi juara di ajang tersebut dengan mengalahkan Thailand di partai puncak. Sama seperti lawan Singapura, Indonesia memaksakan laga hingga ke babak adu penalti dan akhirnya menang dengan skor 4-3.
Sementara itu, Boas Salossa dan kawan-kawan sendiri kembali berlatih ringan jelang pertandingan hidup mati lawan Singapura tersebut. Mereka dijejali banyak taktik untuk bisa membongkar dan menjebol gawang tim asuhan V. Sundramoorthy tersebut.
"Saat sesi latihan tadi, para pemain yang starter hanya berlatih melakukan operan untuk mengetahui kualitas lapangan sintesis, yang lainnya melakukan latihan taktik dan mengasah bagaimana melakukan penetrasi ke pertahanan seperti Singapura," tutup Pikal.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Diminta Tak Pedulikan Sejarah Manis Tahun 1991
Tim Nasional 23 November 2016, 20:19
-
Riedl Sebut Singapura Pakai Taktik Parkir Bus
Tim Nasional 23 November 2016, 20:16
-
Tiga Pilar Timnas Alami Cedera
Tim Nasional 23 November 2016, 20:09 -
Dubes Filipina Puji Antusiasme Warga Indonesia
Bola Indonesia 23 November 2016, 17:08 -
Ulang Tahun, Andik Ingin Kado Kemenangan Lawan Singapura
Tim Nasional 23 November 2016, 17:01
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR