
Bola.net - Timnas Indonesia Putri memasuki fase krusial SEA Games 2025 dengan ambisi tinggi. Skuad Garuda Pertiwi memastikan tempat di semifinal setelah finis sebagai runner-up Grup A. Pencapaian ini sekaligus membuka peluang mewujudkan target baru tim yang lebih berani dibanding edisi sebelumnya.
Pada dua laga di fase grup, Timnas Indonesia Putri menunjukkan kontras performa yang kemudian menjadi titik balik penting. Mereka kalah 0-8 dari tuan rumah Thailand pada laga perdana, tetapi bangkit dengan kemenangan 3-1 atas Singapura. Hasil tersebut cukup untuk membawa Indonesia melangkah ke fase empat besar.
Kepastian itu hadir setelah Singapura kembali tumbang 0-2 dari Thailand pada 10 Desember 2025. Dengan demikian, Indonesia mengunci posisi kedua Grup A dan memastikan tiket semifinal. Namun, lawan yang akan dihadapi masih menunggu hasil pertandingan dari grup lain.
Timnas Indonesia Putri dan Target yang Lebih Tinggi

Perjalanan ke semifinal tidak hanya menjadi pencapaian, tetapi juga bahan bakar bagi ambisi yang lebih besar. Salah satu pemain andalan, Zahra Muzdalifah, menegaskan bahwa target skuad kali ini jauh lebih tinggi. Ia menilai momentum di Thailand harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para pemain.
“SEA Games tahun ini terasa berbeda dari edisi sebelumnya. Kalau dulu, jujur saja, target pribadi saya hanya ingin bisa lolos dari fase grup. Namun, kali ini, targetnya lebih tinggi. Saya ingin pulang membawa medali,” kata Zahra. Dua kalimat itu menggambarkan perubahan besar dalam mentalitas Garuda Pertiwi.
Zahra juga menekankan bahwa perubahan format grup setelah Kamboja mundur membuka peluang lebih besar. Namun, ia menilai tantangan tetap harus dihadapi dengan kesungguhan, terutama saat berjumpa Thailand dan Singapura. Keyakinan itu menjadi modal penting dalam ambisi meraih medali.
“Saya merasa untuk SEA Games kali ini, entah mengapa, saya yakin Tuhan akan membantu kami, apalagi dengan situasi grup yang tiba-tiba berubah setelah Kamboja mengundurkan diri. Hal seperti ini mengingatkan saya pada momen di Piala Asia, dan sekarang kami hanya harus menghadapi Thailand serta Singapura,” ujarnya.
Jalan Timnas Indonesia Putri Menuju Medali

Timnas Indonesia Putri kini fokus mempersiapkan diri jelang semifinal. Akan tetapi, jalur menuju medali menjadi gambaran realistis sekaligus ambisi yang ingin diwujudkan. Dengan performa yang lebih stabil, peluang itu terbuka lebar bagi Garuda Pertiwi.
Zahra menilai kesempatan kali ini tidak boleh dilewatkan. Ia memahami bahwa format kompetisi serta situasi grup membuat peluang semakin terbuka. Namun, ia menegaskan bahwa kerja keras tetap menjadi kunci jika ingin pulang dengan medali.
“Saya tidak ingin menyia-nyiakannya, karena rasanya kesempatan seperti ini selalu datang dan saya harus memanfaatkannya sebaik mungkin. Minimal, targetnya jelas, bawa pulang medali,” tegas pemain berusia 24 tahun itu.
Indonesia kini menunggu lawan di semifinal, tetapi fokus utama tetap sama: tampil konsisten dan memanfaatkan momentum. Jika mampu menjaga performa seperti saat melawan Singapura, peluang meraih medali SEA Games 2025 bukan sekadar mimpi.
Disadur dari: Bola.com/Hery Kurniawan/Hendry Wibowo, 11 Desember 2025
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Cerita di Balik Emas Ke-6 Indonesia di SEA Games 2025 dari Rendy Varera Sanjaya
- Update Perolehan Medali SEA Games 2025, Kamis 11 Desember Pukul 14.50 WIB
- 7 Perenang Indonesia Tembus Final SEA Games 2025: Siap Panen Raya Medali di Kolam Renang!
- Gara-gara Alasan Ini, Duel Vietnam vs Malaysia Diyakini Takkan Ada Drama
- Link Live Streaming Voli Putri SEA Games 2025: Indonesia vs Myanmar, Tonton Aksi Megawati Sore Ini!
- Cerita SEA Games 2025: Buka-bukaan Daftar Menu Makanan Timnas Indonesia U-22 Langsung dari Kokinya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persib Lolos 16 Besar: Jadwal Undian, Kandidat Lawan, dan Misi Mengulang Sejarah
Bola Indonesia 11 Desember 2025, 13:19
LATEST UPDATE
-
Ditahan Imbang AS Monaco, Luciano Spalletti Kritik Permainan Juventus
Liga Champions 29 Januari 2026, 10:36
-
Man of the Match Napoli vs Chelsea: Joao Pedro
Liga Champions 29 Januari 2026, 10:33
-
Chelsea Menang di Kandang Napoli, Liam Rosenior Full Senyum!
Liga Champions 29 Januari 2026, 10:25
-
Rapor Pemain Barcelona Lawan Copenhagen: Lamine Yamal Bersinar, Olmo Penentu
Liga Spanyol 29 Januari 2026, 10:04
-
Rapor Pemain Liverpool Kontra Qarabag: Ekitike Menggila, The Reds Pesta Enam Gol
Liga Champions 29 Januari 2026, 09:40
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 29 Januari 2026, 09:34
-
Man of the Match Man City vs Galatasaray: Rayan Cherki
Liga Champions 29 Januari 2026, 09:21
-
Man of the Match Liverpool vs Qarabag: Alexis Mac Allister
Liga Champions 29 Januari 2026, 09:05
-
Rating Pemain Monaco vs Juventus: Lemahnya Lini Serang Bianconeri
Liga Champions 29 Januari 2026, 09:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
























KOMENTAR