Bola.net - Koordinator Komunitas Olahraga Profesional Indonesia, Haryo Yuniarto, meminta semua pihak menghentikan wacana dugaan pengaturan skor yang ditujukan kepada Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2015.
Menurut Haryo, yang perlu mendapat sorotan adalah kinerja dari Menpora Imam Nahrawi. Sebab, Menpora terbukti tidak pernah memberikan perhatian kepada cabang-cabang olahraga yang ada dengan serius.
Dampaknya, kontingen Merah-Putih menempati posisi kelima klasemen akhir perolehan medali di bawah Malaysia, Vietnam, Singapura dan Thailand yang menjadi juara umum.
Padahal sejak awal, Menpora berani menjanjikan Indonesia mampu meraih 72 medali emas. Sedangkan yang diperoleh, yakni hanya 47 medali emas.
"Saya tidak ragu untuk menyebut ini tanggung jawab Menpora. Sebab, di undang-undang juga disebutkan demikian. Saya harap, beliau tidak mengelak dan melakukan evaluasi dengan sejujur-jujurnya. Kalau ini kesalahan pejabat struktural di Kemenpora, maka harus berani dievaluasi dan disajikan laporannya ke masyarakat dengan jujur. Ke depannya, masyarakat dan pemerintah harus siap melakukan perbaikan. Karena kita, sudah terbiasa dengan kebersamaan," ujar Haryo.
Bahkan ditegaskan Haryo, Menpora harus berani mundur dari posisinya. Sekalipun Imam mendapatkan masukan yang tidak benar dari para pembantunya.
Sebab dilanjutkan Haryo, deputi tersebut membuat selisih perolehan medali yang sangat jauh. Bahkan dituturkan Haryo, pencapaian tersebut terburuk dalam 10 tahun terakhir.
"Jangan pernah menyalahkan atlet, karena mereka sudah sudah berjuang. Harus diakui, jika Timnas Indonesia U-23 memang kalah kualitas dari Vietnam. Sehingga, jangan dipermainkan menjadi isu-isu pengaturan skor," pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
Menurut Haryo, yang perlu mendapat sorotan adalah kinerja dari Menpora Imam Nahrawi. Sebab, Menpora terbukti tidak pernah memberikan perhatian kepada cabang-cabang olahraga yang ada dengan serius.
Dampaknya, kontingen Merah-Putih menempati posisi kelima klasemen akhir perolehan medali di bawah Malaysia, Vietnam, Singapura dan Thailand yang menjadi juara umum.
Padahal sejak awal, Menpora berani menjanjikan Indonesia mampu meraih 72 medali emas. Sedangkan yang diperoleh, yakni hanya 47 medali emas.
"Saya tidak ragu untuk menyebut ini tanggung jawab Menpora. Sebab, di undang-undang juga disebutkan demikian. Saya harap, beliau tidak mengelak dan melakukan evaluasi dengan sejujur-jujurnya. Kalau ini kesalahan pejabat struktural di Kemenpora, maka harus berani dievaluasi dan disajikan laporannya ke masyarakat dengan jujur. Ke depannya, masyarakat dan pemerintah harus siap melakukan perbaikan. Karena kita, sudah terbiasa dengan kebersamaan," ujar Haryo.
Bahkan ditegaskan Haryo, Menpora harus berani mundur dari posisinya. Sekalipun Imam mendapatkan masukan yang tidak benar dari para pembantunya.
Sebab dilanjutkan Haryo, deputi tersebut membuat selisih perolehan medali yang sangat jauh. Bahkan dituturkan Haryo, pencapaian tersebut terburuk dalam 10 tahun terakhir.
"Jangan pernah menyalahkan atlet, karena mereka sudah sudah berjuang. Harus diakui, jika Timnas Indonesia U-23 memang kalah kualitas dari Vietnam. Sehingga, jangan dipermainkan menjadi isu-isu pengaturan skor," pungkasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Aji Santoso Dorong Manajer Timnas U-23 Tempuh Langkah Hukum
- Babak Belur di SEA Games, Aji Santoso Salahkan Persiapan
- Menpora Dorong Aparat Hukum Dalami Dugaan Mafia Bola Timnas U-23
- Aji Santoso Mengaku Tak Paham Pengaturan Skor
- Pelatih Persebaya Prihatin Timnas U-23
- Aji Ragukan Validitas Rekaman Dugaan Pengaturan Skor Timnas U-23
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas U-23 Diduga Terlibat Pengaturan Skor, Ini Kata Kemenpora
Bola Indonesia 19 Juni 2015, 23:58
-
Aji Akui Raihan Timnas U-23 Pada SEA Games 2015 Tak Buruk
Tim Nasional 19 Juni 2015, 21:58
-
Aji Santoso: Recovery Timnas U-23 di SEA Games Kurang
Bola Indonesia 19 Juni 2015, 21:18
-
Timnas U-23 Pastikan Ikut Sunrise of Java Cup 2015
Tim Nasional 19 Juni 2015, 19:11
-
Diminta Bayar Rp50 Juta, Kemenpora Tolak Bukti Pengaturan Skor
Bola Indonesia 19 Juni 2015, 19:05
LATEST UPDATE
-
Gagal ke Real Madrid, Enzo Fernandez Bakal Gabung Klub EPL Ini?
Piala Dunia 5 Juli 2026, 12:00
-
Bye Arsenal! Leandro Trossard Segera Cabut ke Turki!
Liga Inggris 5 Juli 2026, 08:00
-
Kylian Mbappe: Emangnya Cuma Kalian yang Bisa Main Kotor, Paraguay!
Piala Dunia 5 Juli 2026, 07:45
-
Lionel Messi dan Bayang-bayang Kylian Mbappe di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 06:26
-
Man of the Match Paraguay vs Prancis: Orlando Gill
Piala Dunia 5 Juli 2026, 06:11
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR