
Bola.net - Perburuan PSSI untuk Timur Kapadze menemui rintangan besar. Timnas Indonesia kini harus bersaing ketat dengan dua negara lain.
Kapadze mengonfirmasi adanya kontak dari tim asal Turki dan China. Ini menjadi persaingan "tiga kuda pacu" yang sengit.
Pelatih asal Uzbekistan itu dianggap sebagai kandidat kuat pengganti Patrick Kluivert. Ia baru saja sukses membawa Uzbekistan lolos ke Piala Dunia 2026.
Situasi ini menempatkan PSSI dalam tekanan besar. Mereka harus bergerak cepat jika tidak ingin kehilangan target utamanya.
Kapadze Konfirmasi Negosiasi Tiga Negara
Timur Kapadze akhirnya angkat bicara soal masa depannya. Ia mengaku sedang mencari tantangan baru dan ada negosiasi yang berjalan.
"Saya menantikan tantangan baru, baik dari luar negeri maupun di dalam negeri. Ada beberapa negosiasi yang sedang berjalan. Jika ada tawaran bagus yang datang, tentu saya akan mempertimbangkannya dan mulai bekerja."
Ia lalu mengonfirmasi status pembicaraan dengan Indonesia. Ia juga membenarkan adanya kontak dari Turki dan China.
"Untuk Indonesia, proses ini sedang dipertimbangkan. Ada juga kontak dengan tim-tim dari Turki dan China."
Pesaing Berat Timnas Indonesia
Masuknya Turki dan China membuat peta persaingan memanas. PSSI kini menghadapi persaingan yang sangat ketat.
Tiga destinasi potensial ini membuat pasar pelatih menjadi panas. Kapadze dianggap sebagai kandidat kuat pengganti Patrick Kluivert.
Keterbukaan negosiasi Kapadze memberi peluang bagi Indonesia. Ini adalah kesempatan mendapatkan pelatih level timnas dengan prestasi Piala Dunia.
Namun, munculnya opsi dari Turki dan China membuat persaingan menjadi tidak dapat diprediksi. PSSI harus punya tawaran yang kuat.
Kronologi Hengkangnya Kapadze dari Uzbekistan
Ketersediaan Kapadze di pasar memang cukup ironis. Ia adalah pelatih kepala yang membawa Uzbekistan lolos ke Piala Dunia 2026.
Prestasinya itu justru berujung pada perubahan posisi. Federasi Sepak Bola Uzbekistan (UFA) menunjuk legenda Italia, Fabio Cannavaro.
Setelah penunjukan itu, Kapadze dipindahkan ke posisi asisten pelatih. Hal ini membuatnya mengambil keputusan tegas.
Dari sinilah, ia memutuskan untuk berpisah. Kapadze memilih mencari tantangan baru sebagai pelatih kepala di tempat lain.
PSSI Kini dalam Tekanan Waktu
Situasi saat ini memaksa PSSI untuk bertindak cepat. Mereka harus mengambil keputusan tegas jika tak mau kehilangan target.
Kapadze sendiri menegaskan bahwa ia tidak terburu-buru. Ia bersedia membiarkan segala sesuatunya berjalan secara alami.
Sikap santai Kapadze ini justru menggeser tekanan. Beban kini ada di pihak-pihak yang mengejarnya, termasuk PSSI.
Pada saat yang sama, Kapadze membantah rumor sebelumnya. Ia menegaskan tidak ada negosiasi dengan Kazakhstan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timur Kapadze Siap Latih Indonesia, Tapi PSSI Kini Punya Saingan Berat, Gimana Nih?
Tim Nasional 14 November 2025, 15:45
-
PSSI Mau Coba? Ini Jawaban Timur Kapadze Saat 'Digoda' Fans Timnas Indonesia
Liga Inggris 14 November 2025, 15:21
LATEST UPDATE
-
Rekap Hasil La Liga Tadi Malam: Real Madrid Keok, Barcelona Menang!
Liga Spanyol 5 April 2026, 05:09
-
Man of the Match Southampton vs Arsenal: Daniel Peretz
Liga Inggris 5 April 2026, 04:50
-
Man of the Match Chelsea vs Port Vale: Estevao Willian
Liga Inggris 5 April 2026, 04:32
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Barcelona: Juan Musso
Liga Spanyol 5 April 2026, 04:24
-
Link Live Streaming Atletico Madrid vs Barcelona di La Liga Hari Ini
Liga Spanyol 5 April 2026, 00:54
-
Tempat Menonton Southampton vs Arsenal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 5 April 2026, 00:46
-
Link Live Streaming Southampton vs Arsenal di FA Cup Hari Ini
Liga Inggris 5 April 2026, 00:37
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13

























KOMENTAR