Usai Duel Bosnia dan Herzegovina vs Italia, FIGC Minta Gattuso Bertahan Meski Gagal Antarkan Azzuri ke Piala Dunia 2026

Bola.net - Kegagalan kembali menghantam Timnas Italia di panggung internasional. Kekalahan dramatis dari Bosnia dan Herzegovina pada Rabu (01/04/2026) memastikan Azzurri gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
Hasil pahit itu terasa semakin menyakitkan karena Italia sempat unggul lebih dulu. Namun situasi berubah drastis setelah kartu merah dan berujung kekalahan di adu penalti.
Dalam laga yang berlangsung di Bilino Polje, Zenica, Italia dipaksa menyerah 4-1 dalam adu penalti. Hasil ini menjadi pukulan telak bagi publik sepak bola Negeri Pizza.
Kegagalan ini juga memunculkan pertanyaan besar soal masa depan tim, termasuk posisi pelatih. Namun Presiden FIGC, Gabriele Gravina, justru mengambil langkah tak terduga.
Tetap Tegak Meski Terpukul, Italia Dapat Apresiasi

Italia sebenarnya memulai laga dengan cukup menjanjikan lewat gol cepat dari Moise Kean. Momentum itu sempat memberi harapan sebelum situasi berubah drastis di akhir babak pertama.
Kartu merah yang diterima Alessandro Bastoni pada menit ke-41 menjadi titik balik pertandingan. Bosnia dan Herzegovina kemudian memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk menyamakan skor.
Pertandingan berlangsung sengit hingga babak tambahan waktu tanpa pemenang. Namun dalam adu penalti, Italia gagal tampil efektif setelah dua eksekutor mereka gagal menjalankan tugas.
“Kondisi mental kami cukup jelas, terutama mengingat bagaimana hasil pertandingan berkembang,” kata Gabriele Gravina dalam konferensi pers, via Football Italia.
“Izinkan saya memuji para pemain, yang telah berkembang pesat dalam beberapa bulan terakhir. Banyak dari Anda tidak dapat sepenuhnya menghargai suasana yang tercipta akhir-akhir ini," serunya.
Gravina Tegaskan Kepercayaan pada Gattuso

Di tengah tekanan besar dan kegagalan lolos ke Piala Dunia, Gravina justru memberikan sinyal dukungan penuh kepada pelatih Gennaro Gattuso. Ia menilai tim ini masih memiliki fondasi yang kuat untuk bangkit.
Gravina juga menyoroti perkembangan skuad dalam beberapa bulan terakhir. Menurutnya, ada peningkatan signifikan yang tidak sepenuhnya terlihat oleh publik.
Selain itu, peran legenda Italia Gianluigi Buffon di dalam tim juga dianggap penting. Kehadiran Buffon dinilai memberi dampak positif dalam membangun suasana tim.
“Kami ingin memberikan kegembiraan kepada para penggemar kami, dan saya ingin memuji Rino Gattuso. Ia adalah pelatih hebat, saya memintanya untuk tetap bersama Gigi Buffon, memimpin tim ini," ungkap sang Presiden.
Evaluasi Tetap Jalan Meski Pelatih Dipertahankan

Meski memberikan dukungan penuh kepada Gattuso, Gravina tidak menutup mata terhadap kekurangan tim. Ia menegaskan bahwa evaluasi tetap akan dilakukan secara menyeluruh.
Gravina bahkan mengungkapkan suasana emosional di ruang ganti setelah pertandingan. Ia menyebut ada momen kebersamaan yang kuat di antara para pemain.
Menurutnya, para pemain menunjukkan semangat juang luar biasa meski berada dalam situasi sulit. Hal itu menjadi salah satu alasan mengapa ia tetap optimistis terhadap masa depan tim.
“Anda melewatkan momen persatuan yang luar biasa di ruang ganti. Anda semua melihat pertandingan, para pemain heroik dalam keadaan tersebut. Setelah itu, saya mengerti ada evaluasi yang harus dilakukan," terang gravina.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Permintaan Maaf Gattuso Usai Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
- Bukan Prank April Mop, Italia Gagal (Lagi) ke Piala Dunia
- Italia Gagal ke Piala Dunia (Lagi): Kartu Merah Alessandro Bastoni dan Penalti yang Hancurkan Mimpi
- Hasil Bosnia dan Herzegovina vs Italia: Kalah Dramatis, Italia Dipastikan Absen 3x Beruntun di Piala Dunia
- Trauma Panjang Timnas Italia: Gagal Lolos ke Piala Dunia 2018 dan 2022
- Kunci Italia Kalahkan Bosnia di Final Play-off Piala Dunia 2026: Jangan Takut dan Gunakan Truk Derek!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ironi Timnas Italia: Dari 4 Kali Juara ke Langganan Absen di Piala Dunia
Piala Dunia 1 April 2026, 17:00
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59























KOMENTAR