
Bola.net - Gianluigi Buffon menyatakan dirinya bersama Gennaro Gattuso akan tetap berada di jajaran timnas Italia hingga Juni. Pernyataan ini muncul setelah kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia 2026.
Italia sebelumnya sempat unggul dalam laga final play-off melawan Bosnia dan Herzegovina melalui gol Moise Kean pada Rabu (1/4/2026) dini hari WIB. Namun, kartu merah Alessandro Bastoni mengubah jalannya pertandingan.
Bosnia kemudian menyamakan kedudukan lewat gol Haris Tabakovic sebelum akhirnya menang lewat adu penalti. Kegagalan ini membuat Italia absen di tiga edisi Piala Dunia secara beruntun.
Situasi tersebut memicu ketidakpastian terkait masa depan staf pelatih timnas. Presiden FIGC Gabriele Gravina bahkan disebut meminta Buffon dan Gattuso tetap bertahan untuk sementara waktu.
Situasi Sulit di Timnas Italia

Buffon mengakui kondisi timnas Italia saat ini berada dalam fase yang sulit. Ia menegaskan bahwa diperlukan waktu untuk mengambil keputusan yang tepat.
Menurutnya, semua pihak harus berhati-hati dalam menentukan langkah berikutnya. Evaluasi menyeluruh dianggap penting dalam situasi seperti ini.
"Ini adalah momen yang sensitif, dan kami perlu mengambil waktu yang diperlukan untuk membuat evaluasi yang tepat," ujar Buffon.
"Jelas bahwa musim olahraga berakhir pada bulan Juni, jadi hingga saat itu adalah hal yang benar dan adil bagi kami untuk tetap tersedia bagi Federasi, Presiden, dan semua pihak yang telah menaruh kepercayaan kepada saya," lanjutnya.
Target Utama yang Gagal Dicapai

Buffon menegaskan bahwa tujuan utama tim adalah lolos ke Piala Dunia. Namun, kegagalan tersebut menjadi pukulan besar bagi seluruh elemen tim.
Meski demikian, ia melihat adanya perkembangan dalam permainan tim. Hal tersebut tetap menjadi hal positif di tengah kekecewaan.
"Jika Anda melihat ada sesuatu yang berubah dan membaik, maka saya sangat senang, karena itu adalah salah satu tujuan yang kami tetapkan," kata Buffon.
"Namun jelas tujuan paling penting adalah lolos ke Piala Dunia," tambahnya.
Masa Depan Masih Belum Pasti

Buffon juga mengakui bahwa situasi saat ini membuat semua pihak sulit berpikir jernih. Ia memilih untuk tidak terburu-buru dalam menentukan masa depan.
Ia memastikan dirinya akan tetap menjalankan tugas hingga Juni sebelum ada keputusan lanjutan. Setelah itu, arah timnas akan ditentukan oleh federasi.
"Ini adalah sesuatu yang benar-benar menyakitkan dan membuat kami berisiko tidak berpikir jernih, jadi saya akan berhenti di sini," ujar Buffon.
"Kami akan berada di sini hingga Juni, lalu kita lihat bagaimana semuanya akan ditangani ke depannya," pungkasnya.
Sumber: Football Italia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kenan Yildiz Bisa Menjadi Salah Satu Pemain Paling Dikenang dalam Sejarah Juventus
Liga Italia 11 Februari 2026, 14:41
-
8 Pesepak Bola Kelas Dunia yang Pernah Terdegradasi: Ada Buffon, Carrick Hingga Owen
Editorial 28 November 2025, 19:29
LATEST UPDATE
-
Update Ranking BWF 2026 Setelah Thailand Open 2026
Bulu Tangkis 19 Mei 2026, 15:48
-
Begini Dampak Kedatangan Xabi Alonso di Ruang Ganti Chelsea
Liga Inggris 19 Mei 2026, 15:08
LATEST EDITORIAL
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
-
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di Bawah Xabi Alonso
Editorial 18 Mei 2026, 12:13
























KOMENTAR