Menurut van Dijk, dengan diperkuat mayoritas pemain hasil naturalisasi dari negara-negara Eropa, Filipina memiliki materi pemain yang berbadan besar dan tinggi. Di sisi lain, tak hanya pemain Indonesia yang memiliki tinggi setara dengan penggawa Filipina.
"Pemain-pemain hasil naturalisasi mereka cukup tinggi dan berbadan besar. Kita juga ada pemain yang cukup besar, tapi belum seperti mereka," terang mantan penyerang andalan Persib Bandung tersebut.
Kondisi ini sedikit banyak menyulitkan. Oleh sebab itu ia meminta dukungan dari rekan-rekannya dalam bentuk yang lain. "Kalau free kick atau corner kick mungkin sedikit sulit. Tapi kita harus sering ganggu-ganggu pemain Filipina kalau ada free kick atau ada corner kick," pungkas van Dijk. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bikin Blunder, Alfred Riedl Bela Pemainnya
Tim Nasional 25 November 2014, 23:07
-
Indonesia Dibantai Filipina, Bintang Porno Ini Marah!
Bolatainment 25 November 2014, 21:31
-
Singkirkan Laos, Vietnam Buka Peluang Lolos Semifinal AFF
Tim Nasional 25 November 2014, 21:02
-
Kenapa Timnas Main Long Pass? Ini Penjelasan Riedl
Tim Nasional 25 November 2014, 20:28
-
Alfred Riedl Akan Mundur Dari Timnas Indonesia
Tim Nasional 25 November 2014, 20:19
LATEST UPDATE
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35





















KOMENTAR