
Bola.net - Timnas Indonesia U-23 bakal kembali bertarung pada ajang Piala AFF U-23. Mereka dipastikan akan mengikuti ajang Piala AFF U-23 2023, yang akan dihelat di Thailand, 17-26 Agustus 2023 mendatang.
Dalam ajang ini, Indonesia tergabung di Grup B, bersama Timor Leste dan Malaysia. Sementara itu, di Grup A, ada Thailand, Kamboja, Brunei Darussalam, dan Myanmar. Di Grup C, ada Vietnam, Palestina, dan Laos.
Bagi Indonesia, ini merupakan kali kedua mereka ikut pada ajang ini. Pertama, mereka mengikuti ajang ini pada edisi 2019 silam. Waktu itu, Skuad Garuda Muda -yang dibesut Indra Sjafri- langsung menjadi kampiun. Mereka sukses mengalahkan Thailand pada partai puncak.
Sejauh ini, itulah satu-satunya momen keikutsertaan Skuad Garuda Muda dalam Piala AFF U-23. Sebab, pada edisi selanjutnya, mereka harus mengubur asa mempertahankan gelar juara akibat serangan Covid-19.
Bagaimana selengkapnya kisah perjalanan Tim Indonesia sepanjang gelaran Piala AFF U-23? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Piala AFF U-23 2005

Indonesia tak ikut ambil bagian dalam ajang perdana Piala AFF U-23 tersebut. Hanya ada delapan negara yang ikut dalam turnamen ini. Delapan negara tersebut dibagi ke dalam dua grup.
Grup A terdiri dari Myanmar, Malaysia, Filipina, dan Timor Leste. Sementara itu, di Grup B, ada Kamboja, Laos, Singapura, dan tuan rumah Thailand.
Dalam perjalanan mereka di grup A, Myanmar dan Malaysia lolos ke semifinal, sementara Grup B meloloskan Thailand dan Singapura.
Singapura lolos ke final setelah mengalahkan Myanmar dengan skor 2-1. Mereka akan menghadapi Thailand, yang sukses meremukkan Malaysia tujuh gol tanpa balas.
Thailand akhirnya meraih gelar juara pada turnamen ini. Mereka sukses mengalahkan Malaysia dengan skor 3-0 pada partai puncak Piala AFF U-23 2005. Di lain pihak, Singapura meraih posisi tiga setelah mengalahkan Myanmar 4-2 melalui adu penalti.
Piala AFF U-23 2019

Setelah 14 tahun vakum, gelaran Piala AFF U-23 dihelat lagi pada 2019. Kali ini, turnamen tersebut dihelat di Kamboja.
Kali ini, turnamen kembali diikuti oleh delapan negara, termasuk Indonesia. Kedelapan negara tersebut kembali dibagi ke dalam dua grup.
Grup A diisi Vietnam, Thailand, Timor Leste, dan Filipina, sementara Indonesia, Kamboja, Malaysia, dan Myanmar berada di Grup B.
Seperti sudah diduga, Vietnam dan Thailand lolos dari Grup A, sedangkan Kamboja dan Indonesia lolos mewakili Grup B.
Indonesia meraih lima poin dari tiga laga. Mereka mengoleksi satu kemenangan dan dua hasil imbang. Garuda Muda bermain imbang 1-1 dengan Myanmar pada laga pertama. Setelah itu, pada laga kedua, mereka bermain imbang 2-2 kala menghadapi Malaysia. Terakhir, pada laga ketiga, kontra Kamboja, tim besutan Indra Sjafri ini menang dua gol tanpa balas.
Hasil ini membawa Indonesia lolos dari Grup B sebagai runner-up di belakang Kamboja.
Di semifinal, Indonesia bertemu Vietnam. Dalam laga tersebut, mereka meraih kemenangan 1-0 melalui gol tunggal M. Luthfi Kamal. Kemenangan ini membawa mereka lolos ke final, berhadapan dengan Thailand, yang mengalahkan Kamboja dengan skor 5-3.
Di partai puncak, Indonesia kembali sukses meraih kemenangan. Kali ini, Skuad Garuda Muda menang 2-1 melalui gol-gol Sani Rizki Fauzi dan Osvaldo Haay. Satu gol Thailand yang bersarang ke gawang Indonesia dicetak Saringkan Promsupa.
Kemenangan ini tak hanya menjadikan Indonesia sebagai kampiun Piala AFF U-23 2019, tapi juga menjaga rekor Indonesia sebagai satu-satunya tim yang tak terkalahkan pada ajang tersebut.
Piala AFF U-23 2022

Gelaran Piala AFF U-23 2022 ini dihelat di Kamboja. Ajang tersebut diikuti oleh sebelas tim, termasuk Indonesia, yang berstatus juara bertahan. Sebelas tim tersebut dibagi ke dalam tiga grup.
Di Grup A ada Timor Leste, Kamboja, Filipina, dan Brunei Darussalam. Indonesia tergabung di Grup B bersama Myanmar, Malaysia, dan Laos. Grup C diisi oleh Vietnam Thailand, dan Singapura.
Namun, untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Indonesia harus mundur dari ajang ini. Pasalnya, tujuh pemain mereka terkonfirmasi positif Covid-19. Sementara itu, empat pemain lain menjadi suspek. Beberapa pemain lain pun dibekap cedera.
Selain Indonesia, Myanmar juga mundur dari ajang ini dengan alasan serupa.
Dengan kondisi ini, Vietnam akhirnya merajai gelaran turnamen dan meraih gelar juara. Pada partai puncak, mereka mengalahkan Thailand dengan skor 1-0.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Perwakilan Bundesliga dan Borussia Dortmund Temui PSSI, Apa yang Dibahas?
Bundesliga 18 Juli 2023, 22:13
-
3 Calon Klub Baru Elkan Baggott
Tim Nasional 18 Juli 2023, 15:23
LATEST UPDATE
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR