
Bola.net - Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, membeber perkembangan proses naturalisasi Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen. Menurut Amali, saat ini proses naturalisasi dua pemain berdarah Belanda tersebut terus berlangsung.
"Sedang proses," ucap Amali, beberapa waktu lalu.
"Proses itu kita mengajukan ke Menpora, kemudian ke Kementerian Hukum dan HAM, ke Setneg, setelah itu ke Pak Presiden," sambungnya.
Haye dan Ragnar sendiri merupakan pemain-pemain yang diharapkan bakal bisa segera menuntaskan proses naturalisasinya. Selain dua nama ini, ada lagi nama Maarten Paes dan Cyrus Margono, yang juga disebut sedang menjalani proses naturalisasi. Sementara itu ada juga sosok Nathan Tjoe-A-On yang tinggal mengambil sumpah sebagai WNI untuk menuntaskan proses naturalisasinya.
Sebelumnya, muncul harapan dari pencinta sepak bola Indonesia agar para pemain tersebut bisa segera menuntaskan proses naturalisasinya. Mereka diharapkan bisa memperkuat Timnas Indonesia pada laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Terdekat, Indonesia akan menghadapi Vietnam pada 21 Maret 2024 mendatang.
Amali sendiri tak bisa memastikan apakah para pemain tersebut, khususnya Haye dan Ragnar, bisa menuntaskan proses naturalisasinya sebelum lawan Vietnam. Namun, ia mengaku berharap hal ini bisa jadi kenyataan.
"Mudah-mudahan," tuturnya,
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Naturalisasi Terus Berlanjut

Lebih lanjut, kendati sudah memiliki sejumlah pemain hasil naturalisasi dan di tengah polemik soal naturalisasi tersebut, Amali memastikan akan melanjutkan program ini. Menurutnya, tak ada yang salah dengan menaturalisasi pemain yang memang memiliki darah Indonesia.
"Ya, itu terus kita lanjutkan karena itu adalah jangka pendek kita. Mereka yang punya darah Indonesia, mereka punya hak. Ada negara-negara yang melakukan naturalisasi, tapi tanpa ada sambungan darah. Namun, kalau kita tegas dan itu sudah dilakukan saat saya masih jadi Menpora. Ada beberapa yang mencoba, tapi saya tolak karena tidak ada sambungnya dengan kita karena kita tidak mau tidak memberikan kesempatan itu kepada orang yang tidak ada hubungannya dengan kita," papar Amali.
"Yang sudah berlalu biarlah berlalu, tapi kini sejak saya Menpora, saya minta dokumen untuk tanda tangan rekomendasi ke istana. Ini sekarang yang sedang proses, mereka diaspora, jadi tidak ada salahnya," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Waketum PSSI Beber Perkembangan Proses Naturalisasi Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen
Tim Nasional 25 Januari 2024, 23:46
-
Buat Indonesia Kena Penalti Jepang, Jordi Amat Dicerca Coach Justin
Tim Nasional 25 Januari 2024, 22:15
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR