Bola.net - AC Milan dalam misi melanjutkan rentetan hasil positif lainnya di Liga Europa dengan menjamu Lille di San Siro, Jumat (6/11/2020). AC Milan pun dalam gairah bermain yang sedang tinggi-tingginya.
Sudah lama sekali AC Milan belum merasakan kekalahan sejak kompetisi bergulir kembali pasca dihentikan akibat COVID-19. Hingga musim baru pun AC Milan masih begitu perkasa untuk lawan-lawannya.
Hal yang juga sama dialami lawannya kali ini Lille, tim asal Ligue 1 tersebut juga belum merasakan kekalahan di liganya. Namun, AC Milan patut percaya diri karena pasukan Stefano Pioli lebih konsisten meraih kemenangan dibandingkan lawannya.
Di Liga Europa sendiri AC Milan telah menyapu bersih dua laga sebelumnya, sedangkan Lille hanya menang sekali dan seri sekali. I Rossoneri pun nampaknya akan tampil terbuka dan mengandalkan beberapa pemainnya yang sedang panas.
Untuk meraih kemenangan ketiganya di Grup H Liga Europa, AC Milan nampaknya bisa menyerahkan hasilnya kepada pemain kuncinya. Lantas siapa saja pemain AC Milan yang bisa menjadi kunci kemenangan atas Lille? Berikut ulasannya.
1. Simon Kjaer
Laga ini menjadi salah satu laga yang penting untuk Kjaer, karena laga ini mempertemukannya dengan klub yang pernah dibelanya. Kjaer pernah membela Lille dalam kurun waktu 2013-2015. Di klub tersebut, Kjaer tampil sebanyak 79 kali dengan raihan empat gol serta satu assists.
Kjaer tentu diiringi motivasi tinggi untuk tampil memukau dihadapan klub lamanya tersebut. Nampaknya, Kjaer juga tidak akan kesulitan mengawal lini belakang AC Milan karena dirinya tengah tampil baik dan konsisten.
Di dua laga Grup H sebelumnya, Kjaer tampil penuh dan memiliki rataan clearance yang baik sebesar 4.5 per laganya. Kjaer juga mencatatkan akurasi umpan yang cukup baik sebesar 87 persen di Liga Europa.
2. Diogo Dalot

Diogo Dalot mampu tampil memukau di Liga Europa, khususnya laga melawan Sparta Praha. Bek kanan yang dipinjam dari Manchester United tersebut mampu tampil mencolok dengan mencetak satu gol dan satu assists di laga melawan Sparta Praha.
Ajang Liga Europa sendiri merupakan kans terbesar Diogo Dalot untuk terus mencuri perhatian pelatih. Di kesempatannya tampil, Dalot tidak hanya mahir membantu penyerangan, dia juga mampu mencatatkan 4.0 intersep per laganya.
Diogo Dalot juga bisa diturunkan sebagai bek kiri, di laga ini dia bisa menjadi kunci AC Milan meraih tiga poin selanjutnya. Semangatnya ketika bermain tentu dibutuhkan untuk mengangkat semangat rekan-rekannya,
3. Brahim Diaz

Brahim Diaz menjadi salah satu pemain AC Milan yang sedang dalam performa terbaiknya. Di Liga Europa, Brahim Diaz menunjukkan kelasnya sebagai pemain muda berbakat di dunia.
Brahim Diaz yang dipercaya tampil melawan Celtic dan Sparta Praha berhasil membayar semuanya dengan mencetak masing-masing satu gol. Kepiawaian Brahim Diaz bermain di berbagai posisi juga membuat pelatih Stefano Pioli tidak perlu bingung menurunkannya di posisi mana.
Sejauh ini Brahim Diaz telah diturunkan di tiga posisi berbeda yakni, sayap kanan dan kiri serta gelandang serang. Bermain di posisi apa pun, Brahim Diaz totalitas dalam mengerahkan kemampuannya.
4. Zlatan Ibrahimovic

Sudah tidak dipungkiri lagi keberadaan Zlatan Ibrahimovic menjadi penyemangat dan motivasi lebih untuk rekan-rekannya dalam meraih kemenangan. Sosok Ibrahimovic yang tidak menyukai kekalahan tentu membakar semangat rekan-rekannya agar terhindar dari kemarahan Zlatan.
Keberadaannya pun selalu vital untuk kemenangan AC Milan, dan kini pemain asal Swedia tersebut telah mencetak delapan gol dari tujuh laganya di semua kompetisi. Ibrahimovic juga bisa menjadi pemimpin dan panutan rekan-rekannya di klub.
Dengan pengalamannya mengantarkan Manchester United meraih trofi Liga Europa, Ibrahimovic juga mengetahui bagaimana caranya untuk menjadi pemenang.
Sumber: Sofascore, Transfermarkt
(Bola.net/Muhamad Raka Saputra)
Baca Juga:
- Seperti Nomor 7, Apakah Nomor 5 yang Dipakai Harry Maguire Juga Mengandung 'Kutukan'?
- Dortmund vs Bayern Munchen: 5 Laga Terbaik di Der Klassiker
- Rafael da Silva, Pemain Basaksehir yang Tak Berhenti Cintai Manchester United
- Terbaik dan Terburuk dari Duel Barcelona vs Dynamo Kiev: Leo Messi Kok Penalti Lagi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Scudetto Nanti Dulu, Milan Sekarang Fokus Amankan Tiket ke Liga Champions
Liga Italia 5 November 2020, 23:29
-
4 Pemain Kunci AC Milan Untuk Bisa Kalahkan Lille
Liga Eropa UEFA 5 November 2020, 18:40
-
Kehadiran Dalot dan Diaz di Milan Bikin Pioli Tersenyum
Liga Italia 5 November 2020, 17:59
-
AC Milan Ketagihan Menang Ya Gara-gara Zlatan Ibrahimovic
Liga Italia 5 November 2020, 17:29
LATEST UPDATE
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
-
Hasil Milan vs Parma: Dipermalukan di Kandang, Rossoneri Semakin Tertinggal dari Inter
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:27
-
Hasil Tottenham vs Arsenal: The Gunners Pesta Gol di Kandang Spurs
Liga Inggris 23 Februari 2026, 01:49
-
Hasil Atalanta vs Napoli 2-1: La Dea Bangkit, Partenopei Tersentak di Gewiss
Liga Italia 23 Februari 2026, 01:28
-
Man of the Match Barcelona vs Levante: Joao Cancelo
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:52
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
-
Man of the Match Nottingham vs Liverpool: Alexis Mac Allister
Liga Inggris 22 Februari 2026, 23:47
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Bali United 23 Februari 2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 23:35
-
Hasil Dewa United vs Borneo FC: Alex Martins Cetak 2 Gol
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 22:26
-
Kylian Mbappe Bermain Hanya dengan Kondisi Fisik 70 Persen
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 20:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR