
Bola.net - Kemenangan berhasil diraih Barcelona usai bertandang ke markas Galatasaray dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Europa, Jumat (18/3/2022). Pasukan Xavi Hernandez keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 2-1.
Galatasaray mencetak gol lebih dulu pada menit ke-28 lewat aksi Marcao, sebelum dibalas Pedri sembilan menit berselang. Pierre-Emerick Aubameyang menjadi penentu kemenangan Los Cules lewat golnya di awal babak kedua.
Berkat itu, Barcelona berhak melaju ke perempat final Liga Europa dengan agregat 2-1. Ada lima pelajaran penting yang patut diketahui oleh Bolaneters soal duel ini.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
11 Pertandingan Tak Terkalahkan

Kedatangan Xavi dan beberapa rekrutan penting pada bursa transfer musim panas lalu jadi kunci kebangkitan Barcelona. Sekarang, tidak mudah bagi klub lawan untuk memperoleh hasil positif ketika bertemu mereka.
Barcelona belum menelan kekalahan lagi sejak dibekuk Athletic Bilbao dalam ajang Copa del Rey di bulan Februari lalu. 11 pertandingan terakhir di semua kompetisi dilalui dengan rekor delapan kemenangan dan tiga kali imbang.
Lini depan mereka sangat produktif dengan catatan 28 gol dari 11 pertandingan tersebut. Pertahanan, mungkin perlu dibenahi karena Barcelona kebobolan 10 kali. Kabar baiknya, mereka sudah mencatatkan empat clean sheet sejauh ini.
Aubameyang Menuju Raja Gol Liga Europa

Aubameyang menjadi sangat akrab dengan Liga Europa sejak memutuskan bergabung dengan Arsenal pada tahun 2018 lalu. Maklum, the Gunners memang lebih sering bermain di ajang kasta kedua itu dalam beberapa musim terakhir.
Kepindahannya ke Barcelona tidak membuat Aubameyang bisa lepas dari Liga Europa. Tapi kabar positifnya, ia bisa membuat rekor positif di kompetisi tersebut sebelum beraksi di Liga Champions musim depan.
Sekarang Aubameyang sudah mengumpulkan 24 gol di Liga Europa, terpaut enam dari Radamel Falcao selaku pencetak gol terbanyak di sejarah Liga Europa. Jika Barcelona terus melaju, bukan tidak mungkin Aubameyang bisa merebut status top skor dari Falcao.
Penampilan Impresif Pedri

Pedri terus menarik perhatian publik dengan penampilannya yang impresif sejak bergabung dengan Barcelona. Dan pada laga leg kedua ini, ia menjadi salah satu pemain penting di balik kemenangan Los Cules.
Kontribusinya tidak sekadar mencetak gol penyama kedudukan di babak pertama. ia adalah pemain yang paling mencolok karena mampu menjalankan tugasnya sebagai gelandang, yakni membantu lini serang dan pertahanan.
Menurut catatan, Pedri menyentuh bola 101 kali, melepas 32 umpan ke sepertiga akhir, dan melepaskan enam tembakan yang dua di antaranya menemui sasaran. Ia juga melakukan lima kali tekel. Statistik lengkapnya bisa dilihat di bawah ini:
Pedri’s game by numbers vs. Galatasaray:
— Squawka Football (@Squawka) March 17, 2022
101 touches
32 passes in final third
11 final third entries
9 duels won
8x possession won
6 touches in opp. box
6 shots
5 tackles
3 take-ons
2 shots on target
1 goal
A superb display. 🤩 pic.twitter.com/MlScQlcCOa
Tak Goyah Diserang Fans Galatasaray

Fans Galatasaray tahu persis cara menjatuhkan mental lawan sebelum dan saat pertandingan digelar. Tapi tidak selamanya tekanan mental bisa membantu tim kesayangan mengantongi kemenangan.
Mereka menanti kedatangan fans Barcelona di bandara dan mulai melakukan tekanan sejak itu. Mereka juga berupaya mengganggu para pemain dengan menyalakan petasan di luar hotel tempat Gerard Pique dkk bermukim untuk sementara.
Tidak sampai di situ, fans Galatasaray juga meneriakkan 'hala Madrid' untuk menyambut presiden Barcelona, Joan Laporta. Saat pertandingan digelar, mereka juga mengejek Barcelona dan melemparkan botol ke arah Jordi Alba.
Modal Positif Buat El Clasico

Kemenangan ini tidak hanya menentukan kelolosan Barcelona ke babak perempat final Liga Europa. Ini juga bisa membantu mereka menjalani pertandingan berikutnya. Kebetulan, Los Cules akan melakoni partai berat hari Senin (21/3/2022) nanti.
Ya, Barcelona bakal dipertemukan dengan rival bebuyutannya, Real Madrid, pada pekan ke-29 La Liga. Bebannya terasa kian berat karena Barcelona harus bertandang ke markas sang rival, Santiago Bernabeu.
Real Madrid bukanlah lawan yang mudah. Mereka sedang menempati puncak klasemen dan belum pernah kalah sejak dibekuk PSG di Liga Champions bulan Februari lalu. Barca butuh kemenangan ini agar moral pemain tetap tinggi.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Inter vs Bodo/Glimt: Jens Petter Hauge
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:14
-
Hasil Leverkusen vs Olympiakos: Die Werkself Siap Jumpa Arsenal atau Bayern
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:34
-
Hasil Inter vs Bodo/Glimt: Sampai di Sini Saja, Nerazzurri
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:13
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Club Brugge: Alexander Sorloth
Liga Champions 25 Februari 2026, 04:20
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35

























KOMENTAR