Bola.net - Salah satu faktor kekalahan Arsenal dari Villarreal adalah kesalahan strategi yang diterapkan Mikel Arteta. Strategi 'false nine' alias tanpa penyerang, yang diterapkan Arteta justru gagal total.
Arsenal menelan kekalahan saat melawat ke markas Villarreal pada leg pertama semifinal Liga Europa, Jumat (30/4/2021) dini hari WIB. Bermain di Estadio de la Cramica itu, mereka takluk 1-2.
Dalam pertandingan ini, Arteta memutuskan untuk memainkan Emile Smith-Rowe sebagai false nine di lini depan. Smith-Rowe mendapat dukungan Martin Odegaard di lini kedua, dengan Nicolas Pepe dan Bukayo Saka di sayap.
Namun, eksperimen Arteta itu ternyata tidak membuahkan hasil. Mereka kebobolan dua gol pada babak pertama melalui Manu Trigueros dan Raul Albiol.
Beruntung Arsenal pada akhirnya bisa memperkecil kedudukan. Eksekusi penalti Nicolas Pepe membuat The Gunners memiliki gol tandang.
False Nine Gagal
Selepas pertandingan, Arteta mengakui kalau strategi false nine yang digunakannya gagal. Alhasil, The Gunners harus pulang dengan kekalahan dari markas Villarreal.
"Salah satu alasan utama [bahwa itu tidak berhasil] adalah setelah kebobolan, kami mengacaukan diri kami sendiri," kata Arteta di situs resmi klub.
"Dalam pressing tinggi kami benar-benar tegang dan kami tidak memiliki orang yang tepat di ruang yang tepat dan kemudian kami terbuka.
"Kami tidak memberi diri kami kesempatan bahkan untuk mendapatkan set di sepertiga akhir untuk melakukan apa yang ingin kami lakukan, karena kami juga tidak tepat dalam menguasai bola."
Performa Arsenal
Pada kedua, Arteta mengakui timnya bermain di bawah performa. Bahkan dia menilai secara keseluruhan performanya bukan performa yang hebat.
"Secara keseluruhan, itu bukan yang terbaik. Kami memulai babak kedua dengan pemain yang sama dengan cara yang sama sekali berbeda," lanjutnya.
"Kami bermain dengan tiga striker dan kami tidak mencetak banyak gol di musim ini, jadi itu adalah keputusan yang saya buat dan hanya itu."
Sumber: Arsenal
Baca Juga:
- Tak Mau Menyerah, Arteta Yakin Arsenal Mampu Balikkan Keadaan di Leg Kedua
- Meski Arsenal Kalah, Bukayo Saka dan Bernd Leno Layak Tuai Pujian
- 5 Pelajaran Villarreal vs Arsenal: Pembuktian Emery
- Kontroversi Villarreal vs Arsenal: Harusnya The Gunners Tak Dapat Penalti?
- Hasil Semifinal Liga Europa: Beda Nasib 2 Mantan di Laga MU dan Arsenal
- Arsenal Kalah di Markas Villarreal, Netizen: Kalau Menang Malah Aneh
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Data dan Fakta Premier League: Newcastle vs Arsenal
Liga Inggris 30 April 2021, 16:06
-
Prediksi Newcastle vs Arsenal 2 Mei 2021
Liga Inggris 30 April 2021, 16:05
-
Bos Arsenal Tidak Suka Gabriel Martinelli, Benarkah?
Liga Eropa UEFA 30 April 2021, 11:25
-
False Nine Arsenal Gagal Total
Liga Eropa UEFA 30 April 2021, 10:30
LATEST UPDATE
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


















KOMENTAR