
Bola.net - Menjelang final Conference League pada Kamis (29/5/2025), kota Wroclaw, Polandia, memanas dengan kehadiran suporter Chelsea dan Real Betis. Kedua kubu pendukung berkumpul di Market Square sehari sebelum laga berlangsung.
Namun, suasana berubah tegang ketika bentrokan antara suporter terjadi di sekitar sebuah restoran. Polisi segera turun tangan untuk mengendalikan situasi yang mulai ricuh.
Dalam beberapa video yang beredar, terlihat suporter melempar kursi dan benda ke arah polisi. Petugas merespons dengan menyemprotkan semprotan merica kepada para fans yang berusaha menyerang.
Kericuhan ini bermula dari beberapa insiden perkelahian di Solny Square sebelum melebar ke Market Square, lokasi utama kerumunan suporter.
Bentrokan di Tengah Kota Wroclaw

Pengamanan ketat diterapkan oleh polisi dengan membentuk barikade di sisi utara Market Square. Polisi yang dilengkapi tameng berusaha memisahkan kedua kelompok suporter agar tidak terjadi bentrokan lebih besar.
Namun, tindakan petugas mendapat perlawanan dengan lemparan benda dari para pendukung. Polisi akhirnya menggunakan semprotan merica untuk membubarkan kerumunan.
Kepala Kepolisian Wroclaw, Lukasz Dutkowiak, menyatakan, "Petugas segera merespons insiden tersebut dan tidak membiarkan konflik berkembang menjadi lebih parah."
Ia menambahkan, "Saat ini, polisi dari bagian kriminal sedang bekerja mengidentifikasi pelaku kerusuhan."
Pengamanan Maksimal Jelang Final

Untuk menjaga keamanan, polisi menempatkan banyak petugas di lokasi-lokasi keramaian. Patroli jalan kaki, pemantauan menggunakan drone dan helikopter, serta kesiapan tim medis disiapkan.
"Dengan banyaknya aparat yang tersebar di wilayah keramaian, masyarakat dan suporter bisa merasa lebih aman," kata Dutkowiak.
Dia juga meminta masyarakat untuk segera melaporkan jika melihat kejadian mencurigakan ke petugas atau menghubungi nomor darurat 112.
Kerusuhan Suporter di Eropa

Final Conference League ini diperkirakan dihadiri lebih dari 70 ribu suporter, padahal kapasitas Stadion Wroclaw hanya sekitar 42 ribu.
Polisi dari seluruh Polandia sebanyak 2.000 personel dikerahkan untuk pengamanan ekstra. Sebelumnya, pihak berwenang juga mengimbau warga setempat untuk mengurangi mobilitas selama tiga hari.
Kerusuhan ini mengingatkan kejadian serupa yang terjadi di Prancis tiga minggu lalu saat polisi bentrok dengan suporter Paris Saint-Germain.
Video yang tersebar memperlihatkan penggunaan gas air mata oleh polisi di Parc des Princes saat menghadapi suporter PSG sebelum laga Liga Champions kontra Arsenal.
Sumber: Daily Mail
Jadwal Final UEFA Conference League

Pertandingan: Real Betis vs Chelsea
Venue: Wroclaw, Polandia
Waktu: Kamis, 29 Mei 2025
Jam kick off: 02.00 WIB
Live streaming: Vidio
Link streaming: Klik tautan ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dari Sesko sampai Gyokeres, 7 Striker Ini Bisa Guncang Premier League
Editorial 28 Mei 2025, 16:16
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Malaysia Open 2026, 6-11 Januari 2026
Bulu Tangkis 5 Januari 2026, 11:11
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Malaysia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Januari 2026, 11:03
-
Kabar Baik MU! Bruno Fernandes dan Mason Mount Fix Comeback Lawan Burnley
Liga Inggris 5 Januari 2026, 10:41
-
Telan Dua Hasil Imbang Beruntun, Matheus Cunha Minta MU Lekas Move On
Liga Inggris 5 Januari 2026, 10:24
-
Kritik Manajemen MU, Ruben Amorim Terancam Dipecat?
Liga Inggris 5 Januari 2026, 09:59
-
Daftar Pemain Voli Putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di Proliga 2026
Voli 5 Januari 2026, 09:57
-
Panduan Lengkap Skrining BPJS Kesehatan 2026: Begini Caranya!
News 5 Januari 2026, 09:11
-
Daftar Pemain Voli Putra Jakarta Garuda Jaya di Proliga 2026
Voli 5 Januari 2026, 09:08
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43

























KOMENTAR