
Bola.net - Manchester United rupanya belum move on dari kekalahan pada babak semifinal Liga Europa musim 2019/2020 lalu. Hal tersebut diungkap oleh sang manajer, Ole Gunnar Solskjaer.
Manchester United kembali tampil di Liga Europa musim 2020/2021 ini. United masuk ke babak 32 Besar usai gagal di Liga Champions dengan hanya berada di posisi ketiga klasemen akhir fase grup.
United baru saja memainkan leg pertama babak 32 Besar, Jumat (19/2/2021) dini hari WIB. Setan Merah menang dengan skor 4-0 atas Real Sociedad pada laga yang digelar di Allianz Stadium tersebut.
Sakitnya kalah dari Sevilla
Manchester United melangkahkan satu kakinya di babak 16 Besar Liga Europa dengan kemenangan 4-0 atas Sociedad. Namun, Solskjaer mengingatkan pada anak asuhnya untuk tidak cepat puas dengan hasil tersebut.
Solskjaer mengikatkan momen menyakitkan yang dialami United musim lalu. Marcus Rashford dan kolega kalah dengan skor 2-1 dari Sevilla dan harus memupus harapan untuk bisa menjadi juara.
"Saya harus mengatakan kekalahan semifinal musim lalu masih ada di benak kami. Tentu saja menyakitkan. Kami bermain sangat bagus melawan Sevilla dan merasa layak melaju lebih jauh," kata Solskjaer di situs resmi klub.
Harus Belajar
Kenangan menyakitkan musim lalu belum sepenuhnya dilupakan skuad Manchester United. Namun, United tidak bisa hanya meratapi hasil buruk itu. Solskjaer ingin tim racikannya belajar untuk mencapai kesuksesan.
"Kami tidak mendapatkan apa-apa dari pertandingan Liga Europa musim lalu, jelas," kata Solskjaer.
"Kami bisa berbicara tentang berada di semifinal dan, pada akhirnya, kami tidak mendapat apa-apa pun dan mungkin nampak tidak sepadan."
"Tetapi saya pikir pengalaman dari musim lalu telah membantu tim ini, para pemain ini, dan kami harus belajar dari pengalaman. Itulah satu-satunya cara belajar dari kesalahan Anda untuk memperbaikinya," tegas Solskjaer.
Sumber: Manchester United
Baca Ini Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Derby Merseyside : 5 Alasan Everton Akan Jungkalkan Liverpool
Liga Inggris 19 Februari 2021, 21:15
-
Usai Sociedad, MU Diprediksi Bakal Bekuk Newcastle
Liga Inggris 19 Februari 2021, 21:02
-
Dean Henderson Tebar Psywar ke David De Gea, Apa Isinya?
Liga Inggris 19 Februari 2021, 20:40
-
Dirk Kuyt: Sungguh Malang Nasibmu, Donny van de Beek!
Liga Inggris 19 Februari 2021, 20:20
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR