
Bola.net - - Arsenal memang memetik hasil positif pada laga melawan Napoli di Lliga Europa. Namun, di balik kemenangan yang diraih, gelandang Aaron Ramsey mengaku jika timnya dibuat menderita oleh Napoli.
Arsenal menjamu Napoli di Stadion Emirates pada leg pertama perempat final Liga Europa, Jum'at (12/4) dini hari WIB. The Gunners menang dengan skor 2-0 lewat gol yang dicetak oleh Aaron Ramsey dan gol bunuh diri Kalidou Koulibaly di babak pertama.
Keunggulan dua gol tentu saja membuat Arsenal berada dalam posisi diuntungkan untuk lolos ke semifinal. Namun, masih ada 90 menit di San Paolo yang harus dimainkan oleh pasukan Unai Emery pekan depan.
Lantas, apa yang menyebabkan Arsenal menderita? Simak ulasan dari Aaron Ramsey di bawah ini.
Arsenal Dibuat Menderita
Arsenal memang bermain lebih baik dan mencetak gol di babak pertama. Namun, pada babak kedua, Napoli yang mampu mengambil kendali permainan. Napoli bahkan mampu unggul dari sisi penguasaan bola dibanding Arsenal.
Dalam rangkuman laga yang dicatat oleh Soccerway, Napoli menguasai bola dengan proporsi 55 persen. Sementara Arsenal hanya mendapatkan 45 persen. Hal ini yang dimaksud oleh Aaron Ramsey bahwa Napoli membuat Arsenal menderita.
"Kami sangat menderita," ucap Aaron Ramsey dikutip dari BT Sports.
"Napoli adalah tim yang bagus dan mereka menjaga bola dengan baik. Kami harus bekerja keras. Saya harusnya mencetak gol lagi pada babak kedua. Tapi, kita bisa datang ke leg kedua dengan agak tenang. Tapi, itu tetap akan jadi tempat yang sulit."
"Mereka hanya tidak beruntung gagal di Liga Champions," tandas pemain berusia 28 tahun.
Hasil yang Tepat
Terkait dengan hasil pertandingan, Aaron Ramsey merasa Arsenal sudah mendapatkan hasil maksimal. Dengan sistem dua leg, dan bertindak sebagai tuan rumah pada leg pertama, maka Arsenal disebutnya sudah memulai fase ini dengan cara yang baik.
"Untuk tetap menjaga gawang agar tidak kebobolan dan mencetak beberapa gol adalah cara terbaik untuk memulai leg pertama. Kami senang dengan hasil yang didapatkan," papar pemain yang musim depan akan pindah ke Juventus ini.
"Napoli adalah lawan yang sulit untuk dihadapi. Kami sudah memberi peluang besar bagi diri kami untuk lolos," tutup Aaron Ramsey.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Granit Xhaka Masuk Radar Inter Milan
Liga Italia 12 April 2019, 21:30
-
Kalah Di Emirates Stadium, Napoli Siap Buat Perhitungan di Leg Kedua
Liga Eropa UEFA 12 April 2019, 18:40
-
Aaron Ramsey Ingin Tinggalkan Arsenal Dengan Memori Indah
Liga Eropa UEFA 12 April 2019, 18:20
-
Kalah Lawan Arsenal, Insigne Akui Napoli Bermain Buruk
Liga Inggris 12 April 2019, 17:00
-
Unai Emery: Arsenal Memang Layak Kalahkan Napoli
Liga Inggris 12 April 2019, 16:40
LATEST UPDATE
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
-
Lawan Bodo/Glimt, Cristian Chivu Tegaskan Inter Harus Tetap Tenang
Liga Champions 24 Februari 2026, 11:43
-
Benjamin Sesko Jadi Supersub Mematikan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:29
-
Tanpa Lautaro, Cristian Chivu Yakin Inter Bisa Balikkan Keadaan Lawan Bodo/Glimt
Liga Italia 24 Februari 2026, 11:17
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tunggu Kecelakaan Pertama di MotoGP demi Pahami Limit Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 10:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09



















KOMENTAR