Bola.net - AS Roma menjamu Fiorentina dalam leg kedua babak 16 besar Liga Europa 2014-15. Pertandingan ini digelar di Stadio Olimpico pada Jumat (20/03) dini hari.
Setelah hanya bermain imbang 1-1 pada leg pertama, Fiorentina mengamuk di kandang lawan. Mereka membantai Roma tiga gol tanpa balas untuk memastikan lolos ke perempat final.
Pada babak pertama, kedua tim memulai pertandingan dengan tempo tinggi. Baik Roma maupun Fiorentina tampil percaya diri dan saling terlibat jual beli serangan.
Saat pertandingan belum berjalan sepuluh menit Fiorentina mendapatkan hadiah penalti setelah Jose Hollebas menjatuhkan Matias Fernandez di kotak terlarang. Gonzalo Rodriguez yang menjadi algojo berhasil menjalankan tugasnya dengan baik di menit ke-9.
Tertinggal satu gol membuat Roma sangat bernafsu membalas dengan meningkatkan serangan. Namun justru Fiorentina yang berhasil menggandakan kedudukan di menit ke-18 melalui Marcos Alonso.
Alonso berhasil memanfaatkan kecorobohan yang dilakukan oleh kiper Lukasz Skorupsi. Skorupsi berusaha mencegah bola keluar lapangan, tetapi berhasil direbut Alonso sekaligus menceploskan bola ke gawang yang kosong.
Tiga menit berselang gawang Roma ternyata harus kembali kebobolan melalui Jose Basanta. Berawal dari sepak pojok yang diambil Fernandez, Basanta yang tidak terkawal mampu menjebol gawang Roma dengan tandukannya.
Tertinggal jauh rupanya belum membuat Roma menyerah. Mereka berusaha keras membalas dan mendapatkan beberapa peluang. Namun usaha dari Hollebas, Adem Ljajic, Alessandro Florenzi dan Juan Iturbe belum ada yang mengubah kedudukan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Roma masih tetap mendominasi pertandingan. Pasukan Rudi Garcia sama sekali belum berniat untuk mengendurkan serangan guna memperkecil kedudukan.
Fiorentina yang terus mendapatkan tekanan praktis hanya bisa memperkuat barisan pertahanan. Mereka memilih bermain sabar dan menunggu saat yang tepat untuk melancarkan serangan balik yang cepat.
Giallorossi semakin ganas menyerang dan mendapatkan sejumlah peluang. Daniele Verde, Adem Ljajic, Juan Iturbe, Florenzi, Daniele De Rossi secara bergantian mengancam gawang Neto, tapi belum ada yang berhasil mengubah papan skor.
Derita Roma semakin bertambah ketika Adem Ljajic menerima kartu merah setelah mendapatkan kartu kuning kedua di menit ke-88. Skor 3-0 bertahan hingga pertandingan usai dan pasukan Vincezo Montella pun lolos dengan agregat 4-1.
Statistik AS Roma - Fiorentina:
Setelah hanya bermain imbang 1-1 pada leg pertama, Fiorentina mengamuk di kandang lawan. Mereka membantai Roma tiga gol tanpa balas untuk memastikan lolos ke perempat final.
Pada babak pertama, kedua tim memulai pertandingan dengan tempo tinggi. Baik Roma maupun Fiorentina tampil percaya diri dan saling terlibat jual beli serangan.
Saat pertandingan belum berjalan sepuluh menit Fiorentina mendapatkan hadiah penalti setelah Jose Hollebas menjatuhkan Matias Fernandez di kotak terlarang. Gonzalo Rodriguez yang menjadi algojo berhasil menjalankan tugasnya dengan baik di menit ke-9.
Tertinggal satu gol membuat Roma sangat bernafsu membalas dengan meningkatkan serangan. Namun justru Fiorentina yang berhasil menggandakan kedudukan di menit ke-18 melalui Marcos Alonso.
Alonso berhasil memanfaatkan kecorobohan yang dilakukan oleh kiper Lukasz Skorupsi. Skorupsi berusaha mencegah bola keluar lapangan, tetapi berhasil direbut Alonso sekaligus menceploskan bola ke gawang yang kosong.
Tiga menit berselang gawang Roma ternyata harus kembali kebobolan melalui Jose Basanta. Berawal dari sepak pojok yang diambil Fernandez, Basanta yang tidak terkawal mampu menjebol gawang Roma dengan tandukannya.
Tertinggal jauh rupanya belum membuat Roma menyerah. Mereka berusaha keras membalas dan mendapatkan beberapa peluang. Namun usaha dari Hollebas, Adem Ljajic, Alessandro Florenzi dan Juan Iturbe belum ada yang mengubah kedudukan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Roma masih tetap mendominasi pertandingan. Pasukan Rudi Garcia sama sekali belum berniat untuk mengendurkan serangan guna memperkecil kedudukan.
Fiorentina yang terus mendapatkan tekanan praktis hanya bisa memperkuat barisan pertahanan. Mereka memilih bermain sabar dan menunggu saat yang tepat untuk melancarkan serangan balik yang cepat.
Giallorossi semakin ganas menyerang dan mendapatkan sejumlah peluang. Daniele Verde, Adem Ljajic, Juan Iturbe, Florenzi, Daniele De Rossi secara bergantian mengancam gawang Neto, tapi belum ada yang berhasil mengubah papan skor.
Derita Roma semakin bertambah ketika Adem Ljajic menerima kartu merah setelah mendapatkan kartu kuning kedua di menit ke-88. Skor 3-0 bertahan hingga pertandingan usai dan pasukan Vincezo Montella pun lolos dengan agregat 4-1.
Statistik AS Roma - Fiorentina:
Penguasaan bola: 57% - 43%
Shot (on goal): 19 (7) - 14 (6)
Corner: 12 - 4
Pelanggaran: 12 - 13
Kartu kuning: 2 - 1
Kartu merah: 1 - 0
Susunan Pemain:
AS Roma: (4-3-3): Skorupski; Torosidis (Iturbe 27'), Manolas, Yanga-Mbiwa (Astori 58'), Holebas; Pjanic, De Rossi, Keita (Verde 44'); Florenzi, Gervinho, Ljajic.
Fiorentina: (3-5-2): Neto; Savic (Tomovic 41'), Rodriguez, Basanta; Joaquin, Fernandez, Badelj, Valero (Aquilani 79'), Alonso; Babacar (Vargas 63'), Salah. (bola/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Kalah Lagi, Inter Tamat
Liga Eropa UEFA 20 Maret 2015, 04:57
-
Review: Fiorentina Bantai Roma di Olimpico
Liga Eropa UEFA 20 Maret 2015, 02:56
-
Review: Tevez Bawa Juve Singkirkan Dortmund
Liga Champions 19 Maret 2015, 04:49
-
Review: Barcelona Masih Superior Bagi Man City
Liga Champions 19 Maret 2015, 04:45
-
Review: Thriller Adu Penalti, Atletico Lolos
Liga Champions 18 Maret 2015, 05:21
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 GP Kanada 2026 di Vidio, 22-25 Mei 2026
Otomotif 24 Mei 2026, 11:57
-
Musuh Besar Timnas Inggris di Piala Dunia: Awas Mata-Mata!
Piala Dunia 24 Mei 2026, 07:49
-
Akhirnya Thomas Tuchel Buka Suara Soal Cole Palmer
Piala Dunia 24 Mei 2026, 07:38
-
Cari Pengganti Lewandowski, Barcelona Lirik Harry Kane!
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 07:27
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR